|
Apakah anda pemakainya,
pernah surfing melebihi quota? Bagaimana tagihannya?
Disamping itu, berapa
kecepatannya waktu download, pernah lihat cuma 2 - 5
kbps?
Bila anda bilang sama, ini
adalah pilihan lain. Kalau anda masih berfikiran
monopoli itu bagus ya terserah. Tapi kalau dalam ilmu ekonomi monopoli adalah
pemborosan. Dan pahitnya lagi, di komunikasi terjadi pembodohan, tambah miris
lagi hal ini didukung oleh peraturan pemerintah. Cobalah anda baca Kompas
tanggal 6 Sept 2006. Sekitar 10 halaman mengupas mengenai wireless. Jangan
biasakan melihat sesuatu itu dari satu sudut pandang. Apalagi untuk
"menghakimi". Parahnya lagi menghakimi tanpa mengetahui dan merasakan. Disinilah
hal yang menjadikan bangsa kita jadi bangsa mundur.
Mong ngomong, apa mang Jotham ini pelaut nggak ya? Apa
pernah nggak ya merasakan berkomunikasi dari negara lain itu adalah murah
sekali? Salam
El
C
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of jotham sepie wenas Sent: Monday, September 18, 2006 5:32 PM To: [email protected] Subject: Re: [pelaut] Wireless Broad Band
Ini mah sama dengan paket dari SPEEDY telkom. Biayanya sama. Perusahaannya tok cer.
momon <[EMAIL PROTECTED]
. __._,_.___ JALESVEVA YAYAMAHE
SPONSORED LINKS
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe __,_._,___ |
- [pelaut] Wireless Broad Band darul
- Re: [pelaut] Wireless Broad Band momon
- Re: [pelaut] Wireless Broad Band jotham sepie wenas
- [pelaut] Wireless Broad Band darul
- Re: [pelaut] Wireless Broad Band kadek suardana

