Ahirnya sampai juga ke Betawi. Perasaannya persis kalau pas sign off
dari kapal. Cuma sekarang nggak usah deg degan karena bawa barang
dikoper. Imigrasi yang memang jarang senyum nggak lagi minta oleh oleh
atau berusaha meminta oleh oleh karena kita nggak dan/atau belum lapor
di KBRI padahal dipasport waktu berangkat jelas jelas tertulis harus
lapor di KBRi antah berantah.

Sengaja tidur juga di Seaman's House (S.H) Rotterdam yang sekarang
sudah berubah nama jadi Maritime Hotel. Ini dikarenakan biaya
operasional yang semakin tinggi dan keberadaan S.H dimana mana juga
diharapkan bisa berdikari.

Ada sekitar 12 stand Crewing. Dari hasil wawancara umumnya masih
senang mereka yang memakai Crew Indonesia masih senang akan Pelaut
Indonesia. Ada juga yang mengatakan kualitas Pelaut sekarang agak
kurang dari pelaut saat dulu dia bekerja di Nedlloyd. Sayang nggak
banyak waktu untuk membahas kurangnya disegi apa. Kalau soal bahasa
Inggris ya dari dulu masih begitu begitu juga. Ada juga komentar dari
mereka bahwa Bulenya juga ada juga yang bahasa Inggrisnya payah. 
Masalah Visa Amerika juga masih jadi isu yang sering dilontarkan.
Gyron Crew yang mendapat ijin Pemerintah Belanda untuk mempekerjakan
Pelaut asing di Pelayaran Dalam Negeri Belanda juga mengatakan alasan
mereka merekrut pelaut Filipina karena mereka sudah dikenal jadi mudah
untuk dipasarkan.

Berita cukup menggembirakan adalah kunjungan kami ke semacam asosiasi
kapal penangkap ikan eropa yang antara lain anggautanya dari Inggris,
Prancis dan Belanda. Mereka telah bertemu Menteri Kelautan dan
Perikanan Indonesia sewaktu kunjungan ke Belanda. Mereka tidak hanya
menanti kunjungan kedua yang dijanjikan malah ingin berkunjung ke
Indonesia. CIMA menjanjikan untuk bisa memfasilitasi kunjungan mereka
secepatnya. Saat ini mereka memerlukan Masinis untuk kapal penangkapan
ikan dan pabrik terapung. Masinis ini harus independen dan pengetahuan
yg baik akan hidraulik, pneumatic dan/atau automation.

Selama perjalanan saya ke Belanda, saya ditemani oleh Bung Albert
Tanzil. Perjalanan terasa hangat karena memang disana saya disambut
cuaca yang kurang bersahabat. Suhu 9 deg C cukup dingin. Untuk saya
masih ingat ilmu tenaga dalam alias pakai stoking didalam.

Sekian dulu oleh oleh saya dan kita tunggu bagian keduanya.

Salam 
Budiman
 
 




JALESVEVA YAYAMAHE 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke