Rangkuman Diskusi
Kompetensi SAFETY MAN di perusahaan
Oleh Administrator
 

Tanya - Nanang Jamil

Dear Experts,

Malam begini memang enaknya nyusun proposal..... Kali ini proposal
saya adalah tentang program pelatihan berbasis kompetensi yang akan
mencetak Safety Man siap kerja..... Saat saya berhandai handai dan
membayangkan kondisi lapangan baik offshore, maupun onshore, baik di
workshop maupun di refinery, baik di perusahaan tambang maupun
perusahaan migas, saya mendapatkan bahwa seorang Safety Man harus
memiliki kompetensi seperti dibawah ini :

1. Mampu menerapkan aspek K3 pada pekerjaan yang sedang dalam
pengawasannya.

2. Mampu melakukan JSA/JSO

3. Mampu melakukan First Aid

4. Mampu memimpin Safety Talk, atau Tool Box Meeting

5. Mampu menggunakan APAR dengan baik jika terjadi kebakaran.

6. Memiliki pengetahuan tentang PPE (APEDI) dengan baik.

7. Memiliki pengetahuan tentang LOTO

8. Memiliki pengetahuan tentang Electrical Safety

Nah ...saya mohon masukan rekan experts untuk mengoreksi atau
menambahkan kompetensi diatas sesuai dengan kondisi di perusahaan
masing masing. Kalau proposalnya ntar udah jadi...saya akan sharingkan
dengan yang memerlukan (tentu saja via japri ya...wong berbau komersil).

Tanggapan 1 - M madoeretno

Dan jangan lupa seorang Safety Man harus mampu berbahasa inggris
dengan baik karena banyak istilah yang dipakai dalam buku atau
training dan nama nama materials atau equipment di lapangan semua
pakai istilah asing/inggris dan termasuk kata SAFETY MAN juga pakai
bahasa inggris.

Tanggapan 2 - bonie satria

Disamping ilmunya ( kopentensinya ) seperti yg ditulis Pak Nanang
barangkali juga perlu dibuat standar nama / jabatan, kita banyak
dengar baik di migas, konstruksi,tambanng umum, power plant,chemical
plant nama2 seperti safety man,fire man,safety officer,fire
offiser,safety supervisor dan mungkin banyak lagi,yg kadang2 namanya
sama tg jawabnya bisa berbeda. saya dengar kopentensi jabatan ini mau
dibakukan,kalau ada yg punya,bisa di share ke saya/kita. TQ-BS

Tanggapan 3 - AMIROEL PRIBADI

Mang jangan lupa Gas Tes, memang sebutan jabatannya sama yaitu Safety
Man tapi ilmunya tergantung apa yang disyaratkan oleh tempat kerjanya
jadi sebetulnya yang membuat kriteria ilmunya ya tempat kerjanya dan
bukan tempat pelatihan / sekolahnya ( Betul enggak Lae Edyson ), maka
dari itu sekarang ini teman2 dari LSP K3 sedang mumet nyusun
kompetensi Profesi K3 tapi ya samo bae dengan kompetency untuk profesi
tukang semprot ( Firefighter) dari IFPA juga masih mbulet sampai
sekarang belum kelar2 , sabar aja ya Mang sebentar lagi pasti rampung
nanti pasti info ke BPP.

Tanggapan 4 – feriansyah

Pak apa dari Depnaker enggak ada standard kompetensinya?, kebeneran
saat ini saya kerja di Malaysia, di sini seorang safety officer harus
memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh DOSH, kalau perlu nanti
saya carikan.

Tanggapan 5 - pungki purnadi

Dear Pak Nanang,

Sekedar sharing saja untuk menyusun sebuah program pelatihan yang
berbasiskan kompetensi, maka anda harus memilah terlebih dahulu jenis2
pekerjaan dan level pekerjaan tersebut dalam jenjang organisasi
perusahaan. Untuk jenis pekerjaan bidang Safety di oil & gas biasanya,
akan ada level safety technician, safety foreman, safety supervisor
dan sampai safety superintendent. Nah dari level pekerjaan tsb,
barulah kita identifikasi kompetensi requirement nya, yang didalamnya
ada technical kompetensi atau hard competencies atau disebut juga
sebagai professional competencies dan juga soft competencies atau
biasa yang disebut sebagai aspek attributes serta managerial
competencies. Contohnya hard competencies di safety itu adalah Job
Safety Analysis Contohnya soft competencies di safety itu adalah
Behaviour Safety, Safety Talk, Communication at Safety, etc. Setelah
kita selesai dengan competencies requirement di setiap level pekerjaan
safety maka baru kita menentukan indikator keberhasilan dari setiap
kompetensi tsb, supaya si pemegang jabatan pekerjaan safety tsb dapat
diukur level kompetensi nya. Baru setelah itu kita define kebutuhan
training atau pelatihannya. Sebagai sharing juga pengalaman saya
memegang safety training, tidak melulu harus dilakukan didlam kelas
ataupun diluar kelas seperti OJT, simulator dan fireground, tapi juga
termasuk program penugasan terhadap pekerjaan safety yang
sesungguhnya. Dulu saya punya pengalaman untuk menerapkan Safety On
Line program dimana dalam kurun waktu kerja 2 minggu di lapangan semua
teknisi (baik electrical, mechanical, instrument, utilities) dan juga
operator (baik operator well, process dan produksi), harus meluangkan
waktu bekerja sebagai safety technician selama 2 hari dalam setiap on
2 minggu dan ini dibarengi dengan adanya rotasi pekerjaan di level
teknisi. Hasilnya adanya peningkatan safety awareness dari semua
employees dan akhirnya menurunkan angka accident, incident dan
nearmiss. Nah biasanya juga setiap organisasi perusahaan sudah punya
program pelatihan safety standar dari masing2 headquarter atau memang
ada safety training policy yang mewajibkan semua employee nya
mengikuti program safety training selama bekerja diperusahaan tsb.
Sebagai contoh jenjang program safety training nya sbb :

1. Basic Safety Training (incl. Basic Fire Training, CPR dsb)

2. Integrated Safety Training (incl. exercise at fire ground, JSA,
FAT, Safety kit, Toolbox, etc.)

3. Risk & Loss Control

4. Industrial Fire Training (refresher) dan biasanya bisa untuk
kontraktor juga.

5. Loss Control Management

6. Behaviour safety Based dan seterusnya sampai kepada level yang agak
tinggi seperti modern safety management dan accredited safety audit.

Demikian sedikit sharingnya.

Tanggapan 6 - feriansyah abubakar

Gents, check this link

http://www.niosh.com.my/examination/Safety-Health-Officer.htm
 



JALESVEVA YAYAMAHE 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke