Dear miliiss...........
Aku mau minta tolong..siapa tau ada yang punya ISSA tools,
tolong hub saya di 085242454093
thanks
best regards
muh.fadly
Widya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Miliiser khususya buat Para Pelaut
Ada cerpen lagi neh…
Rgds/[EMAIL PROTECTED]
NOdA
Saloon Room
Bob menatap Untung serius.
Ditangannya ada buku Oil Record Book . Bob berjalan mondar-mandir di depan
Untung.
“Kamu nggak mau jujur sama saya?”Tanya Bob tegas.
“Sa…say…saya sudah bicara jujur, Capt”jawab Untung terbata-bata.
“Tapi, kenapa ROB disini,”Bob menunjukkan buku yang dari tadi dia bawa.”sama
pedoman pemakaian BBM dari kantor yang saya pegang, tidak sama?”
“Eng…anu…anu…Ada…ada…”
“Ada apa?”Bob menggebrak meja. Wajahnya mendekap ke wajah Untung yang mulai
ketakutan. Samar tercium bau tidak sedap dari Wearpack merah yang dipakai Bob.
Belepotan noda hitam dimana-mana yang mempertajam kelusuhan baju kerja tersebut.
Lihat saja lambang Wintermar sudah samar terlihat. Untung menghembuskan
nafasnya cepat.
“Ini sudah kedua kalinya, saya bertanya hal sama. Jawabanmu selalu sama juga.
Ada yang seliplah, ada yang salah ngitung lah, ada yang belum ketulislah, ada
angka di kalkulator yang susah dipencetlah, ada…..ada apa lagi?!”
Untung duduk saja, tanpa bisa banyak komentar. Bob bertolak pinggang. Bola
matanya bergantian menatap Untung dan buku yang sekarang sudah tergeletak di
meja. Kemarahan menjelajah ke muka putihnya. Ada rona merah menahan emosi.
Mualim I, Mualim II, Bas II dan para AB yang lain tidak bisa berbuat banyak.
Mereka diam berharap Bob terlalu terbawa emosi.
“Saya sudah memberikan kepercayaan padamu. Saya sudah anggap kamu sebagai
kepanjangan tangan saya alias kamu itu orang terbaik dimata saya. Tapi kenapa
kamu tega menghianati saya? Kamu tega menusuk saya dari belakang!!??”
“Eng…,eeee…eng…”
“Apa kamu merasa pernah tidak diperlakukan adil oleh saya?bilang saja kalau
begitu. Mumpung semua jadi saksi ketidakadilan saya jika memang itu benar
adanya!
“Tapi, Bas”, suara galuh mendadak mengiba.
“Nggak ada tapi tapian. Kerier & keluarga saya ikutan hancur karena kamu
tahu??!!”
Terlihat mulut Untung terbata ingin mengutarakan sesuatu tapi tidak keluar.
Tubuhnya nyaris bersimpuh tapi Bob membiarkan saja, berlalu menuju Anjungan.
Crew Room
Untung melipat tangan ke belakang kepalanya. Langit-langit kamar memikat
matanya untuk dipandangi. Sejenak dia biarkan saja detiknya berlalu tanpa arti.
Tepat searah jam 2 berdiri kipas angin tuanya yang berdebu. Sementara di luar,
Mualim I, dan yang lainnya masih berdiri mematung dengan cemas. Menebak nebak
nasib apa yang akan menimpa 2 orang dedengkot kapal tersebut.
Untung menarik nafas, kemudian menahannya sesaat kemudian dihembuskannya
dengan berteriak. Sesal terpancar dari matanya.
Untung melemparkan pandangannya ke arah tempelan kertas-kertas di dinding
meja kerjanya. Ada Kebijakan Perusahaan yang sering dilupakannya. Kebijakan
tersebut dilaminating dan jelas-jelas terpampang di depan matanya kini.
Dia ingat saat pertama kali dia dibriefing di kantor Jakarta sebelum dia join
ke kapal, manual adalah kitab yang dikenalkan kepadanya.
KEBIJAKAN PERUSAHAAN:
Kebijakan Keselamatan dan Perlindungan Lingkungan
Kebijakan Mutu
Kebijakan Mengenai Obat Terlarang dan Alkohol
Kebijakan Mengenai Korupsi
Waktu itu dibrefing dengan Pak Ali di sebuang ruangan yang serba putih dan
dingin dengan 6 kursi di dalamnya. Ada white board sebagai sarana untuk
menjelaskan Buku Manual dan gambaran operasional kapal, ada
manik”berwarna-warni yang ditaruh sebuah asbak kecil. Yang unik dan menarik
mata saya untuk melihat kemudian menggigitnya saking penasarannya.
Untung memukul kepalanya pelan. Dia menyesali kebodohannya. Perlahan dia
ambil Buku Manual dan mulai dibacanya SBM 18.
No. 4 Ketentuan pemakaian BBM dan minyak pelumas harus dipajang di kamar mesin
No. 5 Laporan konsumsi BBM dan minyak pelumas (FLO/VMM/20) setiap bulan akan
disampaikan ke kantor pusat
No 8 jika dalam laporan didapati penyimpangan tanpa didukung alasan-alasan
yang jelas dan tidak disetujui, Pro-Team akan mengeluarkan sanksi dalam bentuk
Warning Letter sesuai ketentuan SBM 3.9 disertai pemotongan bonus kapal pada
bulan tersebut.
Yang paling menohok dadanya adalah no 9 yaitu:
Surat Teguran akan diberikan kepada Nahkoda dan KKM yang bersangkutan, sesuai
ketentuan berikut:
a) Penyimpangan pertama : Warning Letter Class II
b) Penyimpangan Kedua : Warning Letter Class III
c) Penyimpangan Ketiga : Pemecatan / sign off
“Ehmm, Itu berarti, kemungkinan aku di pecat sangat besar”, gumam Untung.
Kemudian dia melanjutkan membaca VMM bagian 5.2.1
Mesin Induk
Pencegahan adalah lebih baik daripada perbaikan, untuk itu didalam
pencegahan kerusakan, tentu adanya perawatan yang berlanjut dan mengacu pada
instruksi atau rencana yang ditentukan baik oleh Kepala Kamar Mesin maupun
instruksi PT WINTERMAR.
Untung menopangkan dagunya diatas meja.
Lembar yang dibukanya kini VOM 10.3 Tugas jaga bagian mesin
Masinis jaga akan menjaga kamar mesin sesuai dengan pedoman sebagai berikut:
a) Perhatikan meter pada pneumatic control
b) Bersihkan filter hisap, fuel, oil purifier
c) Bersihkan lubricating oil purifier
d) Periksa dana tambah expansion jacket air tawar
e) Periksa dan tambah oil kompresor angina
f) Cerat botol angin dan selang angin
g) Penambahan oil, jika ada dicatat
h) Mendata dan catat di Log book temperature serta tekanan
mesin Bantu dan mesin lainnya.
i) Kurangi kandungan minyak / air di tanki bilge dan
sludge, saat kapal di laut lepas
j) Bersihkan filter pipa bilga
k) Semua kamar mesin dikontrol dengan Alarm
l) Pompa muatan dan sistem inert gas (jika ada) diperiksa
m) Periksa pengoperasian motor Bantu dan mesin lainnya
n) Semua data dicatat di Log book, diperiksa dan diparaf
VOM 10.4 Serah terima tugas jaga
a) Lapor ke kamar mesin minimal 15 menit sebelum tugas jaga
b) Semua mesin induk, mesin Bantu dan mesin lainnya
diperiksa supaya pengoperasiannya normal
c) Semua tanki disounding dan dicatat
d) Penjagaan kamar mesin secara keseluruhan dilaksanakan
e) Masalah yang ditemukan pada saat jaga dijelaskan kepada
pengganti tugas jaga
f) Masinis I dan Masinis II diberitahu jika ada yang tidak
normal
Sejenak Untung berdiri memandang birunya laut dari jendela kamarnya.
Menikmati tarian burung-burung Albatros putih terbang diatas ombak. Sayapnya
yang menurut Discovery Channel adalah sayap terpanjang didunia terlihat garang
mengepak.
g) Semua data dicatat di log book, diperiksa dan diparaf
Pagi, Anjungan Kapal
Cinta adalah kekuatan
Yang mampu
Mengubah duri dari mawar,
Mengubah cuka jadi anggur,
Mengubah malang jadi untung,
Mengubah sedih jadi riang,
Mengubah setan jadi nabi,
Mengubah iblis jadi malaikat,
Mengubah sakit jadi sehat,
Mengubah kikir jadi Dermawan,
Mengubah kandang jadi taman,
Mengubah penjara jadi istana,
Mengubah amarah jadi ramah,
Mengubah musibah jadi muhibah
Itulah Cinta!!1
Kau adalah Ibu dari dan untuk segala ibu terbaik yang Tuhan berikan bagi ke-5
kurcaci-kurcaci kecilku. Menjaganya 24 jam sendirian, menyaksikan mereka
belajar berguling, merambah tembok, menapak, menguntai jemari denganmu hingga
siap berlari melewati pelangi , menembus jantung bumi membawa segala
pengharapan kita pada mereka.
Namun, tingkah bodohku mempersiapkan gundukan tanah merah berselimut minyak
Solar. Darahmu dan anak-anak kita teraliri semua yang haram dariku.
Bagi cinta nan tulus
Seorang perempuan sempurna, lahir batin
“Selamat Hari Ibu”
Sent!! 22 Desember 2007 10.20 WITA
Untung menutup Laptopnya perlahan kemudian melangkah gontai tanpa harap
menggendong tas ransel yang berisi pakaian-pakaiannya. Setelah tidak ada lagi
yang tertinggal di kamarnya, dia keluar untuk bersalaman dengan Captain dan
penghuni kapal. Malu!! Dia merasakan seperti sampah! Seperti tak ada harga diri
dia keluar dari kapal. 2 minggu yang lalu OR atau Owner Representatif kantor
datang mengaudit semua laporan minyak. Menurut SBM 18.2 terbukti bahwa OR yang
ditunjuk mendapatkan bahwa bantahan dari Untung tidak beralasan dan telah
diverifikasi kembali kepada pihak kapal, pihak kapal yang mengajukan bantahan
dalam hal ini Untung harus dapat menerima hasil investigasi dan verifikasi dari
pihak kantor pusat. Sanki terhadap ketentuan ini adalah pemecatan / diturunkan
dari kapal.
Langit diatas lautan memberi nuansa kekuatan alam yang sekonyong-konyong
menjalar ketubuh Bob dan Untung dalam pelukan bersahabat.
3 bulan kemudian
Pada akhirnya, detik perdetik dilalui Untung dengan iklas dalam sebentang
harap luar biasa untuk sebuah kebaikan, lahir batin. Jiwa raga dibalik jeruji
penjara. Hakim telah memukul palu bersalah. Menurut Undang-Undang Hukum Pidana
(KUHP) Pasal 362 & 372 dan Peraturan Presiden RI No. 9 Tahun 2006 tentang
Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2005 tentang Harga Jual Eceran
Bahan Bakar Minyak dalam Negeri, Untung dikenai 8 tahun penjara dikurangi masa
kurungan 30 hari.
Catatan:
Nama tempat / orang apabila sama hanyalah kebetulan saja
(diadaptasi dengan banyak perubahan dari puisi Rumi dan Masnawinya)
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!