Semoga kita bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari 

lingkungan kita.......... 

 
 
 SIAPA PALING JELEK DI
DUNIA INI ?
 
 

Ada suatu kisah seorang santri yg menuntut ilmu pada
seorang Kyai. 
Bertahun-tahun telah ia lewati hingga sampai pada suatu
ujian terakhir. 
Ia menghadap Kyai untuk ujian tersebut. "Hai Fulan,
kau telah menempuh semua tahapan belajar dan tinggal satu ujian, kalau kamu
bisa menjawab berarti kamu lulus ", kata Kyai. "Baik pak Kyai, apa
pertanyaannya ?" "Kamu cari orang atau makhluk yang lebih jelek dari
kamu, kamu aku beri waktu tiga hari ". Akhirnya santri tersebut
meninggalkan pondok untuk melaksanakan tugas dan mencari jawaban atas
pertanyaan Kyai-nya. 
 
Hari pertama, sang santri bertemu dengan si Polan pemabuk
berat yg dapat di katakan hampir tiap hari mabuk-mabukan. Santri berkata dalam
hati, " Inilah orang yang lebih jelek dari saya. Aku telah beribadah
puluhan tahun sedang dia mabuk-mabukan terus ". Tetapi sesampai ia di
rumah, timbul pikirannya. "Belum tentu, sekarang Polan mabuk-mabukan siapa
tahu pada akhir hayatnya Alloh memberi Hidayah (petunjuk) dan dia Khusnul
Khotimah dan aku sekarang baik banyak ibadah tetapi pada akhir hayat di
kehendaki Suul Khotimah,bagaimana ? Dia belum tentu lebih jelek dari saya. 
 
Hari kedua, santri jalan keluar rumah dan ketemu dengan
seekor anjing yg menjijikan rupanya, sudah bulunya kusut, kudisan dsb. Santri
bergumam, " Ketemu sekarang yg lebih jelek dari aku. Anjing ini sudah
haram dimakan, kudisan, jelek lagi " . Santri gembira karena telah dapat
jawaban atas pertanyaan   gurunya. Waktu akan tidur sehabis 'Isya,
dia merenung, "Anjing itu kalau mati, habis perkara dia. Dia tidak
dimintai tanggung jawab atas perbuatannya oleh Alloh, sedangkan aku akan
dimintai pertanggung jawaban yg sangat berat yg kalau aku berbuat banyak dosa
akan masuk neraka aku. "Aku tidak lebih baik dari anjing itu. 
 
Hari ketiga akhirnya santri menghadap Kyai. Kyai bertanya,
"Sudah dapat jawabannya muridku ?" "Sudah guru", santri
menjawab. " Ternyata orang yang paling jelek adalah saya guru". Sang
Kyai tersenyum, "Kamu aku nyatakan lulus". 
 
Pelajaran yg dapat kita petik adalah: Selama kita masih
sama-sama hidup kita tidak boleh sombong/merasa lebih baik dari orang/mahkluk
lain. Yang berhak sombong adalah Alloh SWT. Karena kita tidak tahu bagaimana
akhir  hidup kita nanti. Dengan demikian maka kita akan belajar
berprasangka baik kepada orang/mahkluk lain yg sama-sama ciptaan Alloh SWT
    


      
___________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

Kirim email ke