Terima kasih atas infonya Oom.

Alhamdulillah, hingga detik ini belum ada 1 beritapun yang kami 
dengar dari crew yang kami kirim ke taiwan, yang ada berita dari 
kampung kalau anaknya sudah kirim uang dari kapal. Perlu Oom ketahui, 
sebelum kami kerjasama dengan perusahaan fishery di Taiwan, kami 
terlebih dahulu mempelajari perusahaan tersebut, dan yang lebih 
penting, kami pun tidak sembarang angkut crew. Kami lakukan uji 
fisik, mental, medik, dan training dengan Instruktur yang 
berpengalaman yang kami rekrut dari eks kapal ikan taiwan dan eks 
kapal ikan jepang, bila tidak lulus, mereka pulang.

Mengenai kontrak, memang tidak pas 3 tahun, karna ada potongan cuti. 
Bila Oom Carel berkenan dan ingin bukti, silahkan Titip Crew pada 
kami asal jangan crew yang Cengeng. Sebab kalau cengeng, bisa jadi 
pada waktu training pun sudah minta pulang.

Regards
Nusalines Jakarta

[email protected], Carel Silubun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Yang namanya kontrak kerja sekalipun di kapal ikan tidak ada yang 3 
tahun, maksimum 14 bulan.
> Sudah banyak kejadian terutama dikapal-kapal ikan Taiwan, dimana 
pelaut (karena dibujuk rayu dan terdesak kebutuhan ekonominya atau 
karena ketidakmengertiannya) menerima saja PKL asal-asalan yang 
disodorkan kepadanya lalu diteken.  Sudah banyak kejadian juga 
pelaut-pelaut yang bekerja dikapal-kapal ikan Taiwan mendapat 
perlakuan yang tidak manusiawi, dipukul bahkan tidak digaji.  
Biasanya trik yang dipakai oleh Nakhoda dan perusahaan untuk tidak 
membayar upah pelaut adalah memulangkan mereka dengan alasan tidak 
bisa kerja.  Padahal mereka sudah 1 tahun bekerja dikapal. Benar-
benar perbudakan modern, dan kalau sudah begini biasanya agen/broker 
di Indonesia enak-enak saja cuci tangan dengan berbagai cara.
> Setahu saya kapal-kapal ikan Taiwan itu bukan dimiliki oleh 
perusahaan perikanan, kapal-kapal tersebut adalah milik orang 
perorang yang bergabung dalam suatu unit usaha semacam koperasi dari 
suatu komunitas nelayan.  Terkadang Nakhoda kapal adalah 
juga pemilik kapal tersebut.  Principal yang dimaksud oleh 
agen/broker di Jakarta/Indonesia, sebenarnya adalah broker/calo-calo 
tenaga kerja yang beroperasi di Taiwan, yang jangankan orangnya, 
alamatnya di Taiwan pun kalau ditelusuri cuma alamat palsu.  Cara 
kerja mereka adalah mendekati para pemilik kapal atau pengurus 
koperasi setempat untuk menawar-nawarkan tenaga kerja.  Setelah 
dapat mereka segera cari mangsa diberbagai negara.  Sasaran utamanya 
adalah pelaut-pelaut dari Indonesia, Myanmar dan negara-negara di 
Afrika.  Syukur-syukur tidak terjadi apa-apa, sebab biasanya mereka 
tidak akan nampak lagi setelah mendapat bayaran dari pemilik kapal. 
Sialnya agen/broker di Jakarta juga berlaku sama. 
>  Yang lebih sial lagi tentunya pelaut, karena selain sudah 
membayar jutaan rupiah untuk agen/broker di Jakarta, tidak pula 
mendapat upah.  Apalagi kalau sampai terjadi hal yang lebih parah 
lagi, semua pada kabur entah kemana.  Dicari pakai anjing pelacakpun 
susahnya minta ampun.  Sasaran empuk agen/broker kapal-kapal ikan di 
Jakarta adalah rekan-rekan pelaut dari daerah-daerah seperti 
Indramayu, Tegal, Cilacap dll yang notabene buta segala-galanya, 
sehingga mudah diakalin.
> Saran saya, kiranya rekan-rekan pelaut jangan pernah mau menerima 
tawaran pekerjaan dikapal ikan dengan kontrak lebih dari 1 tahun, 
sebab itu namanya perbudakan.  Dan yang paling parah kita dijual 
bangsa sendiri untuk menjadi budak.
> Note :  Untuk mengetahui kasus-kasus yang menimpa pelaut-pelaut 
Indonesia yang bekerja dikapal-kapal perikanan, terutama kapal-kapal 
Taiwan, silahkan hubungi Bagian Konsuler dan Perlindungan WNI Deplu 
di jalan Taman Pejambon, Jakarta.
> Salam,
> Carel   
> 
> 
> 
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: alangkibar_permana <[EMAIL PROTECTED]>
> Kepada: [email protected]
> Terkirim: Kamis, 21 Agustus, 2008 21:13:42
> Topik: [pelaut] Re: LOWONGAN DECKHAND
> 
> 
> Yoh yoh.... La kontrak kok 3 tahun... yo bongko neng kapal tenan 
> ki.... Kok ya masih ada perusahaan kayak gitu yo....
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED] com, "nusalinesjakarta" 
> <nusalinesjakarta@ ...> wrote:
> >
> > Dear Moody... Numpang Iklan ya...
> > 
> > 
> > Principal kami di Taiwan mengundang rekan2 untuk join di Kapal 
> Ikan 
> > Longline, Operasi Pasifik dan Operasi Trinidad.
> > 
> > Nama Kapal : F/V. Li Chun No. 1
> > GRT : 700
> > Trade Area : Pasifik
> > Requested : - 18 Non Experience
> > - 11 Experience ( Bisa Line Hauler )
> > - 1 Orang Ice Master
> > - 1 Orang Koki
> > Kontrak : 3 Thn
> > Berangkat : 29 Agustus 2008
> > 
> > Qualifikasi :
> > Usia Max. 32 thn
> > Buku Pelaut dan Paspor yang masih berlaku
> > SKCK
> > Surat Ijin Orang Tua / Istri
> > 
> > Nama Kapal : F/V. Hai Zen No. 31
> > GRT : 245
> > Trade Area : Trinidad
> > Requested : - 20 Non Experience
> > Kontrak : 3 Thn
> > Berangkat : 30 Agustus 2008
> > 
> > Qualifikasi :
> > Usia Max. 32 thn
> > Buku Pelaut dan Paspor yang masih berlaku
> > SKCK
> > Surat Ijin Orang Tua / Istri
> > 
> > Mohon bantuan bila ada rekan yang berminat atau punya 
> rekan/keluarga 
> > yang berminat, hubungi Ali 0813 18872295 atau Syamsi 0815 11845040
> > 
> > Regards
> > Nusalines Jakarta
> >
> 
>  
> 
> 
>       
______________________________________________________________________
_____
> Nama baru untuk Anda! 
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan 
@rocketmail. 
> Cepat sebelum diambil orang lain!
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>



------------------------------------

JALESVEVA YAYAMAHEYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke