Dear All
Ternyata banyak yg kita lakukan sehari-hari bisa berdampak besar pada perusakan alam / pemanasan global. Mungkin kita gk sadar tapi, tiap detiknya perusakan lingkungan yg terjadi akibat ulah kita terus bertambah.. Fakta : - membeli pulsa elektrik dapat menghemat kertas dibandingkan membeli voucher isi ulang. - Penggunaan sedotan plastik yg digunakan hanya beberapa menit saja, padahal setelahnya menjadi sampah yg sulit terurai. - Gosok gigi dengan keran terbuka selama 1 menit = membuang 1 galon air bersih setiap harinya. - Mencuci gelas dan piring dengan keran membutuhkan air 2x lebih banyak dibandingkan dengan baskom - Membawa sendiri tas yg terbuat dari kain atau kertas saat belanja dapat mengurangi sampah plastik yg perlu ratusan tahun untuk terurai. - Monitor Computer jenis LCD hanya memerlukan listrik 40 watt saat menyala dan memerlukan listrik 3 watt saat standby dibandingkan monitor jenis CRT yg memerlukan listrik 120 watt saat menyala dan 20 watt saat standby - Laptop hanya memerlukan daya 60 watt dibandingkan PC yg memerlukan daya minimal 200 watt - Memaksimalkan penggunaan cahaya matahari dapat mengurangi penggunaan listrik minimal untuk 2 lampu. - Gunakan serbet atau handuk kecil atau lap yg dpt dipakai ulang dibandingakan dengan tisu yg terbuat dari serat kayu. - Boros menggunakan minyak goreng = ikut berpartisipasi dalam menggunduli hutan alam = menambah pemanasan global. - Kantong teh celup sulit terurai --> mending minum teh tubruk. - Cat dinding warna hijau membuat suhu rumah sejuk, dapat mengurangi pemakain AC. - Penghematan kertas dapat dilakukan dengan mengirim undangan via internet. - Pada kondisi stand by alat elektronik masih mengalirkan listrik sebesar 5 watt --> dalam 8 jam berarti melakukan pemborosan 40 watt / hari. Membakar sampah tidak sama dengan mengurangi masalah sampah, malah menambah polusi udara. Penggunaan sabun atau detergent yg berlebihan tidak juga menjamin kebersihan, malah sulit menghilangkan sabunnya yg berakibat, lebih boros air. Intinya kita harus hidup lebih sederhana dan bijak. Bukan cuma kita yg butuh air, listrik, kertas dan kebutuhan lainnya. Akhirnya, kata-kata yg sering didengar, "Kalau bukan kita yg menyelamatkan bumi, siapa lagi yg akan melakukannya?" :crossarm: :crossarm: Sumber artikel KompasForum: by anoew Slm pelaut Arnold
