Yg jelas perlu dan seharusnya standard OPITO apalagi dg harga Jakarta. Sektor offshore akan semakin berkembang dg menipisnya cadangan minyak di darat sehingga eksplorasi beralih ke pantai dan laut dalam.
Di Ind, baru sedikit providernya (yg stdr opito) atau paling tidak diakui oleh migas/pemerintah. Kalau ada TC yg terintegrasi baik sektor drilling sampai surface production & support vesselnya saya kira banyak peminatnya. Apalagi kursus2 yg sekarang ini banyak yg belum standard kecuali migas cepu, samson tiara (cmiiw). Nah sekarang, bisa gak yg berpengalaman sbg provider2 bikin training dari hulu ke hilir tapi hrs ada pengakuan dari opito atau yg lain shg sertifikatnya bisa dipakai di negara lain juga? Kalau bisa kan gak perlu kita ke singapore, miri dll salam kk --- On Fri, 12/9/08, Ferdi Ramadhan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Ferdi Ramadhan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [pelaut] Bikin Wacana Yakzz... " Perlu ga sih Indonesia punya Indonesia Offshore training Center bertaraf Internasional" To: [email protected] Date: Friday, 12 September, 2008, 9:15 PM Dear All, Salam kenal.. saya ferdi .. hehe bukan pelaut asli sih .. cuma orang yang bnyk maen di peralatan navigasi dan ngurusin pelatihan buat pelaut.. Nah gw punya wacana. pengen tau seberapa besar sih Animo para pelaut Indonesia dengan perencanaan akan pembangunan Indonesia Offshore training Center dengan taraf Internasional? Soalnya kan perkembangan Migas dan kebutuhan akan para pelaut yang mempunyai sertifikat offshore (DPO operator contohnya) udah banyak tuh, sedangkan klo untuk training di luar kan mahalnya bgt2 .. sedangkan klo di Indonesia kan bisa memotong biaya visa dan perjalanan yang mahal. Soalnya klo liat dari orang pemerintahan kita, mereka pesimis gila klo proyek IOTC ini ga akan dapet sambutan bagus dari dalam para pelaut sendiri umumnya dan perusahaan perkapalan nasional pada khususnya. ditunggu responnya Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
