Sobat Leonardo & Rekan Pelaut sekalian

Itulah dia tampilan kita ini, mau berkoar tapi tidak mau ikut berpatisipasi,
mau mengeluh tapi kurang dalam bersama mengusahakan perbaikan. Seperti yang
rekan Leo bilang dibawah ini. Ini kan cerita teman alias cerita dari mulut
ke mulut. Walau sudah banyak yang bercerita, sangat lemah kalau diambil
sebahai bahan diskusi, apalagi ilmiah.

Angket mengenail koki kapal, walau kami memandang sangat perlu diperjuangkan
atau diadakan usaha menuju perbaikan, karena pekerjaan koki adalah sesuatu
yang sangat erat kaitannya untuk prestasi dan keteangan bekerja dikapal.

Tapi sayang, tak seorangpun dari 2000 lebih anggota milist ini yang ingin
berpartisapsi, dengan meluangkan sekitar 10 menit waktunya untuk mengisi dan
mengirimkan kembali angket tersebut. Sampai hari ini, kami menunggu dan
menunggu, tapi yang ditunggu adalah nol koma nol.

Dan email rekan Leo ini adalah email yang kedua menyatakan bahwa servey ini
perlu, yang pertama masuk melalui Japri saya.

Walau bermacam hamabatan dan batu sandungan, mudahan GPI tetap dapat kita
perjuangkan terus tegak untuk memperjuangkan kesejahteraan pelaut Indonesia.
Sudah barangtentu aan penuh keterbatasan, karena semua kegiatan akan
mempunyai limit dan maksimumnya, sesuai partisapasi nyata dari pendukungnya.

Salam
Darul M


On 10/2/08, leo_lautent <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Dear Teman2 Pelaut & keluarga pelaut.
> Ijinkan saya Ucapkan Selamat Idhul Fitri 1429 H
> MOhon Maaf Lahir Dan bathin.
>
> Langsung aja nih.
> Tadi saya bertemu dengan teman lama saya dilaut, lewat vhf.
> Seperti biasa kita bicara mulai dari salary sampai makan.
>
> Terus saya teringat dengan survey yang dilakukan beberapa bulan lalu.
> salah satunya mengenai: Cook/koki di atas kapal
>
> Teman saya tersebut mengeluh akan kondisi makanan di kapal.
> Dia bekerja di salah satu kapal penampungan di Natuna dengan crewing
> agency jakarta.Teman tsb adalah company representative di kapl tsb.
> Menurutnya
> 1. Cook tsb tidak ada variasi menu makanan ,
> 2. mau makan atau tidak terserah kan nantinya juga lapar.
> 3. Katanya apa yg di order selalu dicoret oleh nahkodanya ( orang
> india + officer/ engineer )
> 4. Bahan2 makanan tidak ada.
> dll.
>
> Akhirnya saya teringat :
> - Mungkin saja kokinya tidak berpengalaman. ( alias ada KKN waktu
> direcruit )
> - Koki selalu mendukung capt.nya
> - Ini yg saya rasa agak tdk benar. PEMBAGIAN UANG MAKAN.
> - Beginilah crew kita indonesia. lebih suka bagi2 uang makan dpd
> makan yg bergizi.
> - Atau mungkin ada lagi yg lainnya. antara crew kapal dgn orang
> kantor, atau koki dgn captnya.
>
> Mudah2an ini bisa jadi bahan masukan utk teman2 pelaut dan
> recruitmnet agent
>
> Salam pelaut
> leonardo
>
> 
>



-- 
Thanks & Best Regards
http://www.indonesianseafarer.com
http://www.west-sumtra.com
http://www.dr-net.biz
http://darulmakmur.wordpress.com http://darultda.blogspot.com
http://parapatiah.multiply.com http://candaung.wordpress.com
http://mcvida-construction.blogspot.com

Kirim email ke