Dear all, Skedar tambahan aja. Stahu sy psawat2 baru skrg sudah rata2 dilengkapi dengan teknologi smacam frequency scrambler..bahkan handphone terkini juga sudah dilengkapi dgn flight mode..dan masa genting adalah saat lampu take off dan landing dihidupkan Cuma waspada aja klo memakai maskapai di Indonesia..jangan2 psawat rekondisi..boro2 alat scrambler,alat navigasi standar aja masih ada yang g bfungsi.. Yah,klo psawatnya g mnyediakan fasilitas inflight entertainment..tahan aja dulu sampe mendarat di tujuan
Bgrds, DoDi --- On Fri, 10/17/08, yosis onasis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: yosis onasis <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [pelaut] Re : BAHAYA MENGGUNAKAN HP DI ATAS PESAWAT To: [email protected] Date: Friday, October 17, 2008, 2:09 PM Buat rekan ku Di Middle East Saran saya : approach anda sudah bagus memberitahukan kepada yang lain, tapi sekali lagi harap di konfirmasi apakah ini tidak hasil forward-an dan source nya bisa dipercaya. Tolong klik ini. http://www.howstuffworks.com/question230.htm >>Jangan menyalahkan rakyat kita...mungkin saja karena belum di beritahukan >>secara luas. Buktinya kita hanya di bilangin jangan hidupin HP kalo di pesawat tapi kagak pernah memberitahukan kenapa??<< Nah..pentingnya media dalam penyampaian informasi seperti di milis Pelaut ini . setelah mendapat informasi, dari diri kita dulu memulainya, baru di lingkungan kita.. dst..dst..bisa meluas dech informasi tsb. Ralat yah.. Ada kata >>menyalahkan rakyat ..waww..ngklah...sinonim or gambaran...,seperti itulah>> bahwa msh ada orang yang belum menyadari khususnya pengguna HP. oke ..thanks..too.. Yosis --- On Fri, 17/10/08, J.R. Darwanto Simatupang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: J.R. Darwanto Simatupang <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [pelaut] Re : BAHAYA MENGGUNAKAN HP DI ATAS PESAWAT To: [email protected] Date: Friday, 17 October, 2008, 2:26 AM Jangan menyalahkan rakyat kita...mungkin saja karena belum di beritahukan secara luas. Buktinya kita hanya di bilangin jangan hidupin HP kalo di pesawat tapi kagak pernah memberitahukan kenapa?? Sama dengan ada yang bilang jangan buka internet. Tapi tidak di beri tahukan bahwa apa bahayanya!! Padahal internet bagus dan sangat memberikan info2 yang canggih dan cepat. (tergantung site apa yang dibuka) Saran saya : approach anda sudah bagus memberitahukan kepada yang lain, tapi sekali lagi harap di konfirmasi apakah ini tidak hasil forward-an dan source nya bisa dipercaya. Kalo anda pernah terbang di daerah arab dan africa anda akan tahu juga bahwa masih banyak orang2 lain (bangsa2 lain) yang kepalanya lebih ..... gak ketulungan dari pada orang indonesia... .. Warmest Regards, .:. Seseorang yang tinggal di daerah Timur Tengah .:. --- On Thu, 10/16/08, yosis onasis <yosis_onasis@ yahoo.co. uk> wrote: From: yosis onasis <yosis_onasis@ yahoo.co. uk> Subject: [pelaut] Re : BAHAYA MENGGUNAKAN HP DI ATAS PESAWAT To: [EMAIL PROTECTED] com Date: Thursday, October 16, 2008, 4:29 PM Dear all memberss Menbagi cerita nich mengenai kejadian sehubungan dengan kecelakaan pesawat yang sering terjadi di Indonesia akibat mengeyampingkan larangan penggunaan Ponsel pada saat berada di Pesawat dan Ini Pengalaman Pribadi dari seseorang dan saya share ke milis Pelaut ini krn Transportasi menggunakan Pesawat sedikit banyak sering di gunakan Rekan2 kita sesama Pelaut. dan Sedikit banyak juga pengguna Ponsel yang ber Merek dan kebanyakan orang kita kolo HP nya bermerek woww...pamer dech.and tolong yach sebagai pengguna jasa penerbangan selalu di perhatikan permasalahan ini yang bukan sepele menyangkut nyawa anda dan Orang lain. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman. Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya. Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam ruangan mesin turbin. Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati. Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat tiba-tiba mati pada saat mau mendarat. Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat. Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gk ketulungan. Ada yang gk tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gk peduli. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras. Buat yang belum tahu, kenapa Gk boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut penjelasannya: Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia -Medan. Sampai saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti. Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/telpon genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan. Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering menggunakan pesawat terbang. Contoh kasusnya antara lain: Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat. Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung. Ternyata, sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi. Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998). Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan, langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan. Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance) terhadap kenyamanan orang lain. Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat. Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator) terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar, Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS. Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang, tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik. Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station). Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta). (Varis/pertamina) Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran hukum adalah juga pelanggaran etika. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan keselamatan orang lain, melanggar hukum, dan sekaligus tidak tahu tata krama? Sekiranya bila kita naik pesawat, bersabarlah sebentar. Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang. Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
