Hebat2... Ni baru trik ditilang polisi... aku emang setuju sekali... Makasih buat triknya, semoga bermanfaat bagi semua... Malahan aku kok kepikiran untuk coba2...ha..ha..ha... Sapa tau polisinya emang lagi cari2...he..he..he... OK, thanks
Farid --- In [email protected], purwanti kurbyantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > TRIK DITILANG POLISI ! > > Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja untuk kebutuhan lebaran, saya > sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya > menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. > Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi. > > Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK? > Sopir (Sop) : Baik Pak⦠> > P : Mas tau..kesalahannya apa? > Sop : Gak pak > > P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor > taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil > buku tilangâ¦lalu menulis dengan sigap > Sop : Pak jangan ditilang deh⦠wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana⦠> kalo ada pasti saya pasang > > P : Sudahâ¦saya tilang sajaâ¦kamu tau gak banyak mobil curian sekarang⦠> (dengan nada keras!! ) > Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini > kan bukan mobil curian! > > P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima > aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH) > Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnyaâ¦Saya mau yg warna BIRU > aja > > P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak > berlaku! > Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku? > > P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU⦠Dulu > kamu bisa minta form BIRU⦠tapi sekarang ini kamu Gak bisa⦠Kalo kamu gak > kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot) > Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh > polisi) > > Dalam hati saya â¦berani betul sopir taksi ini ⦠> P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!? > Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU⦠Bapak kan yang gak > mau ngasih > > P : Kamu jangan macam-macam yah⦠saya bisa kenakan pasal melawan petugas! > Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini > aja pak saya foto bapak aja deh⦠kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku > (sambil ngambil HP) > > Wah ⦠wah hebat betul nih sopir â¦. berani, cerdas dan trendy ⦠(terbukti > dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera. > P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin > (sambil berlalu) > Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan > "shoot pertama" (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi ) > > P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu > Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi > yg menilangnya) > > lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan > singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. > Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi > P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta) > Sop: Gak sama saya pakâ¦. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil > polisi yang menilang) > > P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal) > > Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil > berkata "nih kamu bayar sekarang ke BRI ⦠lalu kamu ambil lagi SIM kamu > disini, saya tunggu". > S : (Yes!!) Ok pak ...gitu dong kalo gini dari tadi kan enak⦠> > Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada > saya, "Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya .. mau transfer uang tilang . > Saya berkata ya silakan. > > Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, ⦠"Hatiku senang banget > pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu." > "Untung saya paham macam2 surat tilang." > > Tambahnya, "Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu > nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAIâ¦. > Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!" > > Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai > berikut: > > SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri > secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.. Itupun di pengadilan nanti > masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan > liar berupa pembengkakan nilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, > dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum > kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang. > > SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. > Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah > norek Bank BUMN). > Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK > kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang > tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya > RESMI MASUK KE KAS NEGARA. > > Semoga bermanfaat.. ..!!! > > > New Email names for you! > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ > ------------------------------------ Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
