Menurut saya sih permintaan untk awak kpl yg bakal berkurang gak mungkin 
kalee,Contoh kecil untk loker di offshore,kcuali klu uda gak ada ekplorasi 
minyak di laut bru mungkin kurang lokernya sedang kta smua tahu ekplorasi 
minyak di laut terutama di gulf region sana lg gencar2nya. Belum lg proyek2 
besar yg diadakan di laut spt palm project,world project,pembuatan break water 
di UAE sana serta ada lagi wacana pembuatan BRIDGE yg akan menghubungkan UAE 
dgn QATAR, Blum lg project2 dibagian dunia yg lain. ingat GULF REGION gak kenal 
krisis ekonomi global jika dunia terkena krisis ekonomi global harga minyak pst 
melambung tinggi negara2 GULF REGION yg kaya minyak pst senang dan berusaha 
untk meningkatkan produksi minyak serta eksplorasinya dan juga mebangun 
fasilitas2 pendukung untuk hal itu. Boleh sih SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN tp jgn 
dibawa cemas smpai yg uda join dikapal gak mau sign off krn takut ntar susah 
utk cari chance kembali.Tenang aja blum ada
 crew kpl kena phk smpai ratusan orang,ini bukan di darat bung yg sekali PHK 
karyawan sampai ribuan orang.UNTUK REKAN2 PELAUT YG LG STAND BY UTK JOIN DAN YG 
LG NYARI2 CHANCE JGN TERPENGARUH DGN WACANA INI,SAMPAI2 BIAR GAJI GAK SESUAI 
SATNDART IJAZAH DIEMBAT AJA,BIAR KENA CHARGE GEDE DIBAYAR JUGA......JANGAN YA 
FRIENDS!!!!!!!! GLORY FOR ALL INDONESIAN SEAFARER..

 



________________________________
From: leonis hadar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, November 28, 2008 10:19:53 AM
Subject: [pelaut] ada artikel menarik dari indonesian ship.com (buat bahan 
renungan & analisa)





Prospek Awak Kapal Tahun 2009

 
Kalau tahun 2007-2008 yang lalu terjadi lonjakan permintaan awak kapal sehingga 
terjadi kekurangan awak kapal, maka mulai tahun depan terjadi kebalikannya. 
Permintaan akan awak kapal diprediksikan turun drastis.. Penurunan ini dipicu 
oleh krisis keuangan global yang menyebabkan berbagai perusaahaan pelayaran 
kelas dunia bangkrut. 
Sampai akhir tahun ini ada beberapa perusahaan pelayaran dari Korea, Ukraina 
dan China yang telah bangkrut dan akan menyusul beberapa perusahaan dalam 3 
bulan kedepan. Puncaknya akan terasa di pertengahan tahun 2009. 
Anjloknya perdagangan komoditas dalam 3 bulan terakhir ini mau tidak mau 
menyeret perusahaan pelayaran di situasi yang sulit. Memilih menjalankan kapal 
dengan biaya yang lebih besar dari pendapatan. Atau menghentikan sementara 
kapal di pelabuhan terdekat sehingga tidak keluar biaya sama sekali kecuali 
biaya pembelian kapal dan bunganya. Sebagai tambahan informasi, biasanya kapal 
dibeli dengan system kredit jangka panjang 8-15 tahun, sehingga perusahaan 
harus mencicil pembayaran tiap bulannya ke bank. 
Saat ini di tengarai ratusan jenis kapal telah lego jangkar di 
pelabuhan-pelabuhan utama dunia seperti Singapore, Busan-Korea dan 
Piraeus-Greece. Mematikan mesin induk dan mulai menghemat segala biaya termasuk 
pengurangan awak kapal. Diperkirakan puncaknya kan terjadi di pertengahan tahun 
2009. 
Oleh karena itu bagi semua rekan awak kapal marilah kita bersiap, “Sedia Payung 
sebelum Hujan karena Musim Hujan telah tiba”. 

 
 

 
Source : Indonesianship.com


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli 
pengirim berita. Yahoo! Groups Links




      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli 
pengirim berita. Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke