NASIHAT BUAT PRIA LAJANG
(dari : www.rumahrenungan. com)
Seringkali kita mendengar pria lebih memilih untuk melajang lebih lama dengan
alasan2 ekonomi. Lebih spesifiknya mungkin ingin punya rumah pribadi dulu,
punya mobil dulu, punya gaji sekian juta dulu atau beberapa ratus juta untuk
sebuah pesta pernikahan. Karenanya, sebelum mencapai pernikahan, para pria
bekerja ekstra keras mengumpulkan uang demi kemapanan.
Ini tidak salah. Sudah selayaknya untuk punya kehidupan yang aman secara
finansial saat berumah tangga dan memberikan kenyamanan bagi istri. Tapi, pada
saat kemapanan itu sudah dimiliki, ada situasi yang bisa menjebak para pria.
Saat seorang pria sudah begitu kaya, maka semua jenis wanita akan datang kepada
dia menawarkan cinta. Tapi akhirnya semua menjadi buram, apakah mereka datang
karena cinta, atau mencintai uang kita. Sampai akhirnya sesuatu yang buruk
terjadi, hingga kita menyesal kenapa kita bisa menjadi begitu kaya.
Wanita mana yang tidak akan datang bila kamu begitu tampan, cerdas, kaya dan
muda? Semua ingin merasakan Jaguar-mu, tidur di atas Tempur Pedic-mu, tinggal
di pent house-mu, dan berdampingan dengan pria berjas Kiton. Itu semua gambaran
bahwa uang bisa memanipulasi perasaan. Dan parahnya, itu adalah uangmu!
Bila saat ini kamu memiliki mobil dan seorang pacar, kamu tidak akan pernah
tahu, apakah wanita ini masih mencintamu kalau suatu saat kamu hanya naik
sepeda motor. Bagaimana kalau kamu tak lagi punya rumah pribadi dan hanya ada
tempe di atas meja makan. Tahukah kamu?
Tidak. Karena dia datang pada saat kamu bisa memberikannya kenyamanan2
finansial yang dia idam-idamkan. Cintakah yang kamu punya? Bukan. Kamu hanya
memiliki wanita yang mencintai kenyamanan yang bisa kamu sediakan.
Beruntunglah bagi pasangan yang telah menikah dan mereka berdua memulainya dari
bawah. Mensyukuri mobil mereka, karena mereka berdua pernah merasakan
panas-hujan dengan sepeda motor. Menyenangi spring bed baru mereka, karena
mereka berdua pernah tidur bersama di atas sebuah kasur busa kecil. Terharu
dengan rumah pribadi mereka, karena dulu mereka pernah tinggal hanya di sebuah
kost. Beruntunglah para pria yang memiliki wanita yang begitu mencintai mereka
dan mendampingi di saat-saat berjuang menuju kehidupan yang lebih baik.
Bila ini tidak juga mengubah pikiranmu, maka teruskanlah mengumpulkan uang dan
berjuang menjadi tersohor. Sampai suatu saat kamu sadar, bahwa menjadi kaya
seringkali adalah sebuah kutukan.
---------------------------------
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli
pengirim berita. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/