Dear rekan popeye..
Saya hanya mau menumpahkan unek2.. tentang bagaimana institusi pendidikan
(suatu institusi mulia) pelaut yang masih banyak berkeliaran oknum mafia yang
tiap saat selalu siap menerkam pelaut terutama pelaut pelaut pemula..
saat ini untuk pelaut pemula di butuhkan beberapa sertifikat untuk bisa bekerja
di kapal.. Mereka di karenakan ketidak tahuan ataupun karena waktu yang sempit
(banyak dari rekan yang tinggal di daerah luar jakarta)diharuskan untuk "lewat
belakang" agar bisa mendapatkan tempat dengan cepat untuk mengkuti kursus2 yg
diadakan instistusi tsb.
Dari banyak kasus yang saya dengar sendiri dari "adek2" kita yang mau ambil
setifikat (ex. BST atau SCRB). Pihak penyelenggara akan mengatakan bahwa tidak
ada tempat untuk kursus tsb untuk waktu yang dekat, tapi dengan sejumlah uang
mereka bisa mengusahakan untuk bisa kursus secepatnya.
Mereka (baca Oknum di institusi pendidikan) begitu pintar melihat peluang akan
keterbatasan waktu rekan2 kita di jakarta.. yang pada akhirnya dari pada buang
uang bolak balik ke jakarta, rekan2 kita tsb dengan terpaksa memanfaatkan jasa
oknum tsb supaya bisa dapat ikut kursus dalam waktu cepat..
juga sudah menjadi rahasia umum, dimana setiap mengambil ijazah profesi seperti
ANT/ATT, akan ada tim sukses yang dibentuk agar ujian bisa berjalan baik.. tim
sukses tsb di bentuk dengan moadal uang yang lumayan besar (puluhan juta
rupiah). uang tersebuta nantinya akan digunakan untuk mendekati oknum2 tsb..
Sungguh suatu kondisi yang sangat memalukan. Suatu Institusi pendidikan yang
seharusnya tidak hanya mengajarkan tentang skill yang berhubungan dengan
profesi tapi juga harusnya mengajarkan dan mencontohkan suatu sikap prilaku
yang terpuji dalam hal MORAL..
Pelaut2 indonesia belajar berprilaku tidak berMORAL justru di Institusi
pendidikan yang seharusnya mengajarkan MORAL juga..
maka sangat tidak heran kalau stelah menjadi pelaut, rekan2 kita sering menjual
minyak dari kapal, masuk kerja dengan uang pelicin, nembak pegalaman. dll yang
nantinya uang yang dihasilkan digunakan untuk makan anak istri.. Bapak2 yang
berkompeten dengan masalah ini ikut menanggung dosa karena secara tidak
langsung telah membentuk mental yang tidak sehat tsb
Saya yakin masih ada bapak2 yang bekerja di instistusi tsb yang masih punya
moral.. Mudah2an bapak di sana bisa membenahi kondisi yang sangat tidak
mendidik ini..
Ntuk rekan pelaut, jangan suka memaksakan sesuatu. kalau belum lulus ujian
berarti kemmpuan kita masih kurang.. belajar lagi.
semoga ada manfaatnya untuk kejayaan pelaut indonesia
Wasssalam
Popeye
------------------------------------
Moderator tdk bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli
pengirim berita. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload
ke FILE. Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/