Salam pelaut. 4 jempol deh buat bung Elfis Mangkuto

Pada Kam, 14 Okt 2010 16:15 ICT elfis mangkuto menulis:

>Alhamdulillah selama berlayar saya tidak pernah yang kenal namanya KPI, tapi 
>masih bisa dapat gaji USD 350/day.
>
>
>
>
>
>________________________________
>Dari: Widya Yoliza <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Terkirim: Kam, 14 Oktober, 2010 00:02:19
>Judul: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>
>  
>Bung dhani jaguar yg terhormat...!!
>Sampai pnuhpun tong sampah dikantor KPI dgn surat kt apa anda yakin suara kt2 
>pelaut akn didgnr oleh mrk,...
>Oke lah mrk baik dimata ITF, dan sgala mcmnya,tp tujuan utama KPI adalah bt 
>mbantu pelaut2 kt, baik mrk diluar tp gak da fungsi bt para pelaut bt 
>apa...??????
>
>________________________________
>From: akbar saleh <[email protected]>
>To: [email protected]
>Cc: dhani jaguar <[email protected]>; [email protected]
>Sent: Tue, October 12, 2010 4:01:00 PM
>Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>
>Dear all seaferer,   siapa yg pernah ada masalah dengan KPI dan punya bukti 
>sampaikan di milis ini saya siap mengikuti saran mr dhani harap di ingat kawan 
>sy tidak punya interest,  hanya mau melihat pelaut indonesia tidak selalu pada 
>posisi di tekan , wass 
>
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
>-----Original Message-----
>From: dhani jaguar <[email protected]>
>Sender: [email protected]
>Date: Tue, 12 Oct 2010 14:38:59 
>To: <[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Cc: dhani jaguar<[email protected]>; <[email protected]>
>Subject: RE: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>
>Dear All, 
>
>Saya mengamati komentar dan tulisan rekan2 pelaut, begitu ada yang mengangkat 
>berita tentang KPI 
>
>saya meramalkan ini pasti akan ramai, saling menyalahkan, saling merendahkan 
>satu sama lain,
>saling menghina,.......lha..inilah cermin, demokrasi yang nyata....
>
>Sebenarnya, persoalan ini bisa disampaikan ke KPI langsung, tidak harus 
>menuangkan kekesalan di 
>
>milist pelaut ini, kalau memang anda benar kenapa harus takut, banyak jalan 
>yang 
>
>bisa ditempuh,
>tidak harus berkoar, seperti pahlawan kesiangan....hahaha.....
>Terkadang melihat tulisan yang ada sedih, karena hujatan demi hujatan terus 
>diumbar...., apakah
>dengan cara seperti ini bisa menyelesaikan persoalan tentunya sangat 
>jauh.......dari harapan
>
>Cara yang bijaksana bisa ditempuh seperti berikut:
>1. Buat Surat ke Kementrian Transportasi Indonesia cq.Dirjen Perla----
>informasikan apa yg sebenarnya jadi masalah...di KPI
>2. Kirim Surat pemberitahuan ke ITF (karena KPI ber afiliasi dgn ITF/ melalui 
>SPSI)
>3. Kirim surat pemberitahuan kepada Assosiasi Ship Owner/ Shipping company
>di mana KPI ber KKB
>4. Kirim Surat pemberitahuan ke setiap Organisasi Pelaut di seluruh dunia
>5. dan banyak lagi pemberitahuan yg harus dibuat....
>
>itulah sekelumit dan perkiraan seperti inilah informasi yang harus dibuat....
>Adakah yang mampu...? ayo unjuk gigi dong.... tampilkan merahmu......!
>
>Sedikit informasi tentang ketua KPI sekarang Sdr. Hanafi Rustandi (mudah2an 
>tdk 
>salah)
>
>1. 2002 - sekarang President KPI (beliau sekarang kira2 berumur 65 tahun)
>2. ........- 2002 KeTua III (Bidang Luar NEgeri) jaman pak Iskandar Illahude 
>Ketua
>Anggota Team CBA...ITF London/ TCC / FOC Campign
>Sekjen ITF: Mr. David Cockroff mengakui kepiawaian Sdr. 
>Hanafi 
>
>Rustandi/ begitu juga Mr. Sigeru Wada/ Jepang sangat 
>menghormati
>setiap langkah luar negeri yang di tempuhnya/ Mahendra 
>Sarama/India
>ITF - Asia Pacific sama, masih banyak sekali orang2 di 
>luar sana yang
>menghormati Sdr. Hanafi Rustandi...
>
>tapi sayang-memang sayang...Sdr. Hanafi Rustandi di dalam negeri kurang begitu 
>Popular...
>dan tidak disukai ...entah banyak sekali alasan2 yang ada.....tuduhan2 miring
>kepadanya...dikarenakan dia seorang mantan OILER....?! seperti yg diributkan 
>oleh
>sesepuh kita bpk. ALMAJUSI (72 tahun)!
>
>3. .......-......... Sekjen KPI...jamannya pak Harahap/ Jen Haryanto/ Capt. 
>Sudiono
>4. .......-......... Messenger ....juru photo copy, ber-tahun2 sambil 
>belajar.......
>Beliau betul2 merayap dari bawah, setelah berlayar dan 
>kemudian 
>
>bekerja serabutan di KPI, sebagai buruh dan jadi pegawai 
>kecil2an
>
>5. .......-......... Oiler/ di Jakarta Lloyd....
>
>Kalau informasi di atas benar, wah Hebaat dong seorang mantan Oiler bisa jadi 
>Presiden
>The Indonesian Seafarer's Union....! ini sedikit hal yg saya ketahui mengenai 
>Sdr. Hanafi
>Rustandi....(Pak Hanafi mohon maaf bila informasi yg saya sampaikan salah)
>dan bisa di cek dan re-check langsung.....kepada yang bersangkutan.
>
>Kita harapkan bagi yg berminat jadi pengurus/ Ketua KPI, bersikap Besar hati 
>dan 
>
>dan tunjukkan kepada kami bahwa Saudara layak untuk menjadi jembatan Pelaut
>Indonesian menuju gerbang kesejahteraan yang berkah buat keluarga dan
>masyarakat Indonesian, dan bisa mengikuti FIT and Proper test kaya mau jadi 
>ketua MA gitu.....!
>
>ALAMAT KPI:
>jl. cikini raya 58 AA/BB
>ph: 3141495 fax 3141491
>jakarda 10330
>email: [email protected]
>[email protected]
>
>Ayo siapa berani, hubungi langsung ke kantornya, jangan ngumbar amarah di 
>milist 
>
>ini.
>Seperti e-mail saya dikirim CC nya ke KPI....mudah2an diantara kita tidak 
>terjadi salah faham,
>biasa di dalam satu organisasi itu saling jatuh menjatuhkan adalah hal yang 
>sering terjadi...!
>
>Sekali lagi, saya mohon maaf bilsa tulisan yg disampaikan tidak berkenan di 
>hati 
>
>rekan2 
>
>pelaut dan pembaca pd umumnya.
>
>Wassalam,
>DJ
>non-partisan
>==
>
>> To: [email protected]
>> From: [email protected]
>> Date: Tue, 12 Oct 2010 04:58:11 +0000
>> Subject: Re: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>> 
>> Shaloom, nah dr kepengurusaNnya saja sdh menyalahi ad art bgmn bisa 
>> diharapkan 
>
>>berbuat untuk kepentingan pelaut? Segera ajukan munaslub dgn mempermasalahkan 
>>mosi tidak percaya kpd pengurus sekarang , bersatulah pelaut indonesia , 
>>bersama 
>>
>>kita pasti bisa, salam 
>>
>> 
>> Sent from my BlackBerry®
>> 
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>> 
>> 
>> 
>> -----Original Message-----
>> 
>> From: "Tug Crew" <[email protected]>
>> 
>> Sender: [email protected]
>> 
>> Date: Tue, 12 Oct 2010 08:42:36 
>> 
>> To: <[email protected]>
>> 
>> Reply-To: [email protected]
>> 
>> Subject: RE: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>> 
>> 
>> 
>> Almajusi MeClis:
>> 
>> 
>> 
>> "Kalau tidak, maka beliau harus tahu diri, lengser keprabhon"
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> Kalau sesuai anggaran dasar sdr Hanafi Rustandi sudah tidak boleh lagi
>> 
>> menjabat presiden KPI, karena telah 2 kali menjabat. Pasal lain menyatakan
>> 
>> harus mempunyai pengalaman layar 10 tahun dan atau pengalaman layar ditambah
>> 
>> seperdua dari opengalaman di organisasi kepelautan adalah 10 tahun. Entah
>> 
>> bagaimana dalam munas terakhir (Desember 2009) dipertahankan lagi. Mungkin
>> 
>> pasal pembatasan ini dihilangkan sebelum pemilihan. Mungkin karena jabatan
>> 
>> disana empuk kali ya.
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> Salam
>> 
>> 
>> 
>> Mod
>> 
>> 
>> 
>> Batam
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
>> 
>> almajusi999
>> 
>> Sent: Monday, October 11, 2010 7:55 PM
>> 
>> To: [email protected]
>> 
>> Subject: [pelaut] Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> What is an officer means ?
>> 
>> Mari kita buka "The Concise Oxford Dictionary".
>> 
>> Officer,.... 4. Person holding authority in navy, army, air force, or
>> 
>> mercantile marine.
>> 
>> Ini asalnya dari kata Latin officiarus ("yang memegang jabatan").
>> 
>> Jadi sejatinya orang memimpin suatu organisasi seperti Kesatuan Pelaut
>> 
>> Indonesia adalah seorang officer, seorang perwira (sebagai mantan pelaut
>> 
>> Koninklijke Paketvaart Matschapij, saya masih mengalami istilah "opsir
>> 
>> laut". Dalam bahasa Indonesia sekarang kata opsir yang berasal dari kata
>> 
>> Belanda "officier" sudah tinggal dalam kamus saja yang artinya ya "perwira"
>> 
>> tapi kini jadi istilah obsolete).
>> 
>> Nah kalau sesorang sudah bertahun2 menduduki jabatan pimpinan KPI tapi watak
>> 
>> dan karakternya tetap saja tidak ubahnya sebagai seorang specialist oiler,
>> 
>> apakah pantas beliau tetap duduk di situ ?.Seharusnya dengan duduk sebagai
>> 
>> pimpinan, wawasannya sudah harus sebagai seorang officer, malah sebagai
>> 
>> captain.
>> 
>> Kalau tidak, maka beliau harus tahu diri, lengser keprabhon, karena jelas
>> 
>> dia sudah heer berulang kali dan tidak lulus ujian calon perwira.
>> 
>> Saya di tahun 1980an pernah ditarik jadi instruktur deck shiphandling
>> 
>> khususnya tali temali di sebuah sekolah pelayaran swasta. Di sekolah ini ada
>> 
>> 3 jurusan, Dek, Mesin, dan Boomzaken (Tata Laksana Pelabuhan / Pelayaran
>> 
>> Niaga). Kepala sekolahnya seorang Drs.Ekonomi yang juga pegawai negeri
>> 
>> Perhubungan Laut, kami semua para guru, instruktur, staf, sampai siswa
>> 
>> seringkali menyapa beliau dengan "Kep" ("Captain"), padahal beliau tidak
>> 
>> pernah jadi nakhoda di kapal, why ? ini karena beliau sudah menunjukkan
>> 
>> kecakapan untuk menjadi leader, an officer, memimpin sekolah dengan
>> 
>> berhasil. He was really a captain.
>> 
>> Penggantinya kemudian, seorang pelaut dengan ijazah AMK-IS, pernah jadi KKM
>> 
>> di coaster, ternyata not worth an officer, kami semua sampai bergosip-ria
>> 
>> "jangan2 ijazahnya aspal nih!". Seorang officer yang tidak mampu menunjukkan
>> 
>> qualitynya sebagai seorang officer, is no officer at all. Dia cuma bertahan
>> 
>> 9 bulan sebagai kepala sekolah, fired out oleh yayasan. Ini persis seperti
>> 
>> seorang captain MPI di Guan Guan Shipping Singapore yang pernah saya kenal
>> 
>> di seputaran awal 1970an, untuk etika saya tidak akan menyebut namanya
>> 
>> tetapi kawan2 yang pernah malang melintang di Dermaga Anthing Singapore
>> 
>> sekitar tahun2 itu pasti mengenalnya, ditendang dari sana ditendang dari
>> 
>> sini entah akhirnya mungkin turun lagi jadi ordinary seaman atau A.B.. Kalau
>> 
>> saya yang jadi boss personalia di Guan Guan Shipping, sudah saya turunkan
>> 
>> pangkatnya jadi junior apprentice seaman di bawah O.S.
>> 
>> 
>> 
>> Masalah pimpinan Kesatuan Pelaut Indonesia sudah jelas, beliau sudah diberi
>> 
>> kesempatan oleh situasi dan kondisi untuk "duduk kuliah di sekolah calon
>> 
>> perwira" selama bertahun2 tapinya nyatanya tidak pernah lulus, lha terus mau
>> 
>> diapain ?. 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>> 
>> 
>> 
>> ------------------------------------
>> 
>> 1.    Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau 
>> identitas 
>>asli pengirim berita.
>> 2.     ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
>> Yahoo! Groups Links
>> 
>> 
>> 
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>------------------------------------
>
>1.    Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
>asli pengirim berita.
>2.     ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
>Yahoo! Groups Links
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>





------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke