--- On Fri, 10/15/10, Priyo Murtono <[email protected]> wrote:


Salut dan cerdas buat Pak Almajusi999... Sehat selalu buat anda pak, semoga 
biasa membawa perubahan secepatnya utk kita semua, yang selama ini kita idam 
idamkan.
 
From: Priyo Murtono <[email protected]>
Subject: Re: Bls: [pelaut] Re: Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia
To: [email protected]
Date: Friday, October 15, 2010, 7:36 AM


  



KPI g bermutu, bubarkan aj ga ada gunanya sama aj organisasi Komunis pelaut 
indonesi
saya minta bantuan KPI untuk ngeluarin gaji n bonus saya di perusahaan kore 
ampe 
sekarang ga ada reaksiny
tapi perbulan saya kena potongan KPI

________________________________
From: lingsar Gede <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, October 15, 2010 12:11:50 AM
Subject: Re: Bls: [pelaut] Re: Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia

SETUJU, DENGAN MASUKAN ALMAJUSI, SAYA JUGA BANYAK TEMAN YG DIKRIMINALKAN POLISI 
KARANA KAPALNYA TENGGELAM MESKIPUN SYAHBANDAR MENGATAKAN JELAS KARENA CUACA 
BURUK, HUH KPI..SEBAIKNYA PENGURUSNYA DIPILIH DARI PELAUT YG BERMUTU & EKS 
PERUSAHAAN BERKELAS JANGAN KAYAK PENGURUS SEKARANG , EKS PENGACARA ( 
PENGAGGURAN 

BANYAK ACARA )

________________________________
From: almajusi999 <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, October 13, 2010 12:38:06 PM
Subject: Bls: [pelaut] Re: Masa depan Kesatuan Pelaut Indonesia

KPI jangan dibubarkan, karena pelaut perlu trade union untuk wadah yang bisa 
menyalurkan aspirasinya secara hukum.
Yang harus dilakukan adalah reformasi total terhadap struktur kepimpinan KPI 
saat ini.
Indonesia adalah satu2nya negara di dunia yang mengkriminalisasikan kecelakaan 
pelayaran dan penerbangan. Tetapi untuk dunia penerbangan karena mereka punya 
organisasi yang sangat kuat didukung oleh pihak2 di dalam dan luar negeri (di 
dalam negeri mereka didukung oleh para mantan KSAU antara lain Pak Marsekal 
Chappy Hakim), kasus Captain Marwoto Komar langsung menjadi heboh nasional dan 
internasional, dan dari Sekretariat Negara sudah diisyaratkan ini akan menjadi 
kasus satu2nya dan ke depannya tidak boleh ada lagi kasus serupa.
Di pelayaran, KPI praktis menjadi organisasi letoy impoten, nakhoda KM Levina 
dipenjara, KPI diam saja. Sudah banyak nakhoda dan mualim kapal niaga kita yang 
dikriminalisasikan karena kecelakaan navigasi namun samasekali tanpa tanggapan 
apa2 dari KPI.
Di mana saja di seluruh dunia, kecelakaan pelayaran dan penerbangan tidak 
dikriminalisasi tetapi ditangani secara khusus oleh suatu board of inqury 
(kalau 

di dunia pelayaran Indonesia oleh Mahkamah Pelayaran), dan ini sesuai dengan 
azas lex specialis di atas lex generalis (aturan hukum khusus mengatasi aturan 
hukum umum).
Di mana peran KPI selama ini ?, jangan2 pimpinan KPI pun tidak ngerti mengenai 
masalah ini !.

--- In pelau


      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke