Saudara Anu (Kenapa Anu, karena nggak tau)

 

Sebaiknya memang begitu, ada yang memikirkan urusan pelaut didarat.
Sebetulnya kalau mau dan urus sendiri bisa saja memakai jasa asuransi. Tapi
biar asuransi dan urusan lain kalau untuk orang banyak jadi pengurusan lebih
dihargai.

 

Untuk membentuk wadah, pengalaman diminta orang sukarela mengurus, , sudah
dengan mengeluarkan biaya sendiri, imbalannya caci maki lagi, atau
diawal-awal sudah dicurigai berlebihan.

 

Yang tak kalah memberatkan bagi sukarelawan ini adalah harapan yang terlalu
besar dari para pelaut, semua seperti membalikan telapak tangan, semua perlu
proses. Terutama proses membangun trust diantara kita. Dalam menjalani
proses ini, perlu pengorbanan dari semua fihak, baik pengorbanan materil
maupun moril. Dengan bergandengan tangan sebetulnya banyak yang dapat
dikerjakan. Tak usah banyak2, 100 orang saja yang komit dan mau sama
menyinsingkan lengan baju, bisa berbuat yang mengagumkan.

 

Kita sudah pernah mendirikan GPI, dan malah sudah ada websitenya, tapi apa
daya, terbentur bantuan moril dan materil tadi.

 

Salam

elCapitano

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of
Ipemab Batam
Sent: Thursday, January 06, 2011 8:53 AM
To: [email protected]
Subject: [pelaut] renungan hati keluarga pelaut.

 

  

dng membc krmn dr s0hib pelaut smua,dan membc berita duka wafatny saudara
kita 
sesama pelaut dlm usia yg blm sampai 40th,mau tny apa sdh ada ya badan atau 
wadah untk kepedulian sesama pelaut,kt ambil cnth dg wafatny saudara kita yg

meninggalkn istri dan seorang anak balita,kira kira kita sesama pelaut
pernah 
gak ya memikirkn bgmn nasib janda dan anak yg ditinggalkn klo si ibuny tdk
pny 
kerja,setahu sy kebykn istri pelaut byk yg tdk pny penghasilan,selain
menerima 
gaji dari sang suami tercinta,adakah wadah atau badan yg mengelola santunan 
untuk janda anak anak pelaut yg ditinggal wafat suaminy,notbn yg benar2
sijanda 
itu tdk pny penghsln buat nyambung hdp ms dpn anak2ny.klo ada sy mau
bergabung 
untuk menyalurkn sedikit rizki yg sy terima,klo blm ada kira2 ada gak ya yg
mau 
meluangkn wkt tenaga ilmuny dg suka rela ikhls tanpa pamrih imbalan dll,untk

membentuk ikatan persaudaraan pelaut.khusus santunan.dibentuk percabang dimn

kota tinggal.dg harapn istri anak2 pelaut yg ditinggal wafat suaminy tdk 
terlantar hdpny.dg kita berfikir andai itu terjadi pd diri kita bagaimn
kira2 
nasib anak istri kita.smntr kita blm sempt meninggalkn bekal biaya hdp yg
cukup 
buat anak istri kt.smoga sekelumit pemikiran sy ada manfaatny dan bisa
mengetuk 
hati nurani para pelaut2 dan istri2 pelaut diindonesia tercinta ini.mhn maaf
tdk 
ada maksd untk menggurui ataupn ceramah.ini murni ungkpn rasa persaudaraan 
sesama pelaut.mhn maaf bila ada kata yg salah dan kurang berkenan,buat
pelaut2 
smuany.smoga jaya dan sukses sll buat pelaut indonesia.

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke