emang tujuan adanya ISPS bukan buat melawan roket atau sbgainya, tujuannya kita hrs bsa mendeteksi lbh dini/awal,bahkan apasaja hal2 yg mencurigakan kita anggap sbgai ancaman. tapi kalau pembajak sudah didekat kapal kita/tidak perlu menunggu sampai pembajak itu naik karena yang jelas kalau pembajak bersenjata sudah naik otomatis kita hrs menyerah. yang jadi pertanyaan saya, bagaimana kita bisa mengulur waktu agar pasukan bantuan datang, padahal pembajak itu sudah dekat dgn kapal kita dan sdh menembakkan senjatanya, lalu kalau kita berdegil, pembajak menyiapkan peluncur roket. apa yang bisa kita perbuat ? oh my GOD>>>>
--- Pada Jum, 18/3/11, jotham <[email protected]> menulis: Dari: jotham <[email protected]> Judul: RE: Bls: Bls: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 18 Maret, 2011, 8:05 PM Maksud dan tujuan ISPS bukan untuk melawan peluncur roket dengan roket kawan. Maksudnya bagaimana cara sebuah kapal bila dideteksi lebih awal/dini ada indikasi pembajakan maka bagaimana dgn prosedur ISPS kita dapat menghubungi pasukan koalisi/bantuan dan mencegah selama mungkin pembajak tidak naik diatas kapal sampai bantuan itu tiba. ISPS bukan untuk melawan roket itu kawan, Prosedurnya bukan begitu. Anda salah sama sekali/atau mungkin anda belum mempelajari isi dari ISPS dan ini Cuma salah satu lain lagi kalau di pelabuhan. Dalam ISPS di sarankan kalau pembajak sudah di atas kapal jangan kita lawan malah nanti anda dibunuh sama pembajak. Sekian saja. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Wanda Nainggolan Sent: Friday, March 18, 2011 12:21 PM To: [email protected] Subject: Re: Bls: Bls: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia AYO MANA MEREKA YG MENGAGUNG AGUNGKAN ISPS????LAWAN TUH PELUNCUR ROCKET!!!!! ALIAS ROCKET PROPELED GRENADE!!!! ________________________________ From: Putera Ziarah <[email protected] <mailto:putera_ziarah%40yahoo.com> > To: [email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> Sent: Fri, March 18, 2011 7:02:25 PM Subject: Bls: Bls: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia kabar semua crew'y gmn ??? ________________________________ Dari: Farman Husain <[email protected] <mailto:farman_65%40yahoo.co.id> > Kepada: [email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> Terkirim: Jum, 18 Maret, 2011 16:37:37 Judul: Bls: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia MV Sinar Kudus, milik Samudera Indonesia, full Indonesian. ________________________________ Dari: "[email protected] <mailto:alberto_januari%40yahoo.com> " <[email protected] <mailto:alberto_januari%40yahoo.com> > Kepada: [email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> Terkirim: Jum, 18 Maret, 2011 12:18:28 Judul: Re: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia Iya baru masuk berita d sctv sekarang Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "bbudiman" <[email protected] <mailto:bbudiman%40hotmail.com> > Sender: [email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> Date: Thu, 17 Mar 2011 14:20:20 To: <[email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> > Reply-To: [email protected] <mailto:pelaut%40yahoogroups.com> Subject: [pelaut] Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia Kapal Indonesia Dibajak Perompak Somalia Terdapat 20 pelaut Indonesia. Mereka diserang 30-50 perompak Somalia. KAMIS, 17 MARET 2011, 19:40 WIB Nur Farida Ahniar VIVAnews- Kapal Indonesia, Sinar Kudus dibajak oleh 50 perompak Somalia. Para pembajak menggunakan kapal Sinar Kudus untuk membajak kapal lainnya, namun gagal. Seperti dilansir Channelnewsasia.com, perompak membajak kapal Sinar Kudus sekitar 320 mil timur laut Pulau Socotra pada Rabu, 16 Maret 2011 pagi. Dalam kapal tersenut terdapat 20 pelaut Indonesia. "Rincian serangan itu tidak diketahui, tapi laporan awal dari kru menyatakan bahwa 30-50 bajak laut telah naik dan mengambil alih kapal," kata juru bicara Navfor Uni Eropa, Paddy O'Kennedy seperti diberitakan Channel News Asia. Kapal Indonesia tersebut kemudian digunakan para pembajak untuk menyerang kapal berbeda Liberia, Kamis hari ini. Namun aksi bajak laut itu gagal setelah adu tembak dengan petugas keamanan. VIVAnews.com mencoba mengkonfirmasi kondisi pelaut Indonesia kepada Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene, namun yang bersangkutan tidak mengangkat telepon selulernya. (sj) • VIVAnews [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
