KapanLagi.com - 
Oleh: Agatha YunitaAntara Paku & Emosi

Seringkali emosi berlebihan membuat kita menyesal
setelahnya...
Apakah Anda pernah mengalami emosi yang luar biasa, sudah
marah-marah dan malah menyesal kemudian? Bila ya, mari sempatkan diri barang 2 
menit membaca kisah ini...
Ada seorang anak yang memiliki temperamen tinggi. Ia sangat emosional dan mudah
marah. Suatu hari saat ia marah besar, ayahnya memberikan sebuah palu dan paku,
memintanya memaku sebuah batang kayu agar emosinya reda. Dan berhasil! Emosi 
sang anak reda
dan menghilang. 
Hari berikutnya, emosi anak meluap lagi. Kali ini ayah menyodorkan dua paku
kepada anaknya. Begitulah  seterusnya hingga puluhan paku telah menancap di
sebuah batang kayu yang terlihat kekar tersebut. 
Seiring bertambahnya jumlah paku yang ditancapkan, sang anak merasa metode ini
tak lagi efektif. Semakin hari emosinya semakin sulit dikendalikan. Datanglah
ia kepada ayahnya, "ayah, buat apa kau selalu menyuruhku memaku kayu bila
emosiku tak bisa diredakan?" tanyanya. 
Sang ayahpun menggandeng tangannya menuju batang kayu yang sudah penuh paku.
"Coba, cabut semua paku-paku yang sudah kamu tancapkan itu." Anakpun
menurut, di dalam benaknya, ayah akan menyuruh menancapkan paku-paku itu
kembali. Namun ternyata tidak. Sang ayah mengumpulkan paku kembali dan
mengangkat batang kayu. "Coba lihat, bagaimana bentuk batang kayu ini
sekarang. Kayu yang tadinya tampak kokoh dan baik-baik saja, penuh luka dan
banyak lubang di sekujur tubuhnya. Demikianlah saat kamu meluapkan emosimu
kepada orang lain. Hati mereka terluka, sekalipun mereka tampak baik-baik
saja," jelas sang ayah. 
Anda mungkin merasa
bahwa orang di sekitar Anda baik-baik saja. Namun, jauh di lubuk hati mereka
sedang terluka oleh emosi Anda. Sama halnya seperti paku, perkataan adalah
sebuah senjata yang sangat kejam untuk melukai seseorang. Apabila emosi Anda
sedang meluap-luap, tarik nafas panjang dan kendalikan emosi dan perkataan Anda
:) (wo/bee)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke