....TUMBAL-TUMBAL BUMN....
Hi Indonesia,!!
Sementara segenap jajaran pemerintah menggemakan kesuksesan menangani multi
krisis dan korupsi.Tidak banyak yang tahu,bahwa kami di India sekarang justru
dijadikan tumbal-tumbal BUMN.
Bagaimana tidak,!?kami bekerja di armada kapal TSHD IRIAN JAYA,IMO No
:8016926,milik Pt Rukindo (Persero)salah satu perusahaan milik negara (yang
otomatis kami telah berkonstribusi menghidupkan perusahaan negara) dan
disewakan ke pihak swasta (SSS International Pte,Ltd)yang berbasis di
Singapura,malah kami tidak mendapat gaji sepeserpun sesuai kontrak yang kami
tanda tangani bersama Pt Freja Indonesia yang berkantor di kompleks MoI (Mall
of Indonesia)Kelapa Gading,Jakarta.Selaku agen yang memberangkatkan kami.
Diantara 18 kru,ada yang tidak mendapat gaji selama 10 bulan sebanyak 9 kru,2
kru tidak mendapatkan gaji selama 6 bulan dan 7 kru tidak mendapatkan gaji
selama 5 bulan.Parahnya,hampir semua kru seluruh kru sudah habis masa kontrak
namun tak juga dipulangkan,tetap dipertahankan diatas kapal dengan fasilitas
kesehatan yang tidak memadai.
Sudah lima bulan lebih kami tidak pernah bisa ke darat,kami tetap dikapal
dengan media hiburan satu unit televisi.
Saya pribadi sudah melaporkan kejadian ini ke Kedutaan Besar Republik Indonesia
di Mumbai pada tanggal 26 Juli 2011 jam 04:54pm waktu India,dan langsung
ditanggapi oleh Ibu Sri Lestari selaku pihak dari KBRI pada hari yang sama jam
22:09,dan bersedia memediasi kami agar segala hak kami terpenuhi,namun hingga
masa jabatan beliau berakhir di Mumbai belum juga ada penyelesaian.saya juga
telah mencoba meninggalkan kapal pada tanggal 30 agustus 2011 untuk meminta
bantuan pihak otoritas pemerintah setempat namun dilarang oleh pihak
penyewa,dan pada tanggal 14 september 2011 pihak penyewa malah menahan passpor
dan buku pelaut kami hingga saat ini.
Saat ini,sudah 4 hari kami hidup dalam kondisi gelap gulita tanpa bahan bakar
untuk menghidupkan mesin listrik atau sekedar menyalakan kompor untuk
memasak,diperparah dengan tidak adanya pasokan air tawa sekedar untuk mandi dan
sudah empat hari belakangan ini kami menggunakan sisa-sisa air limbah pendingin
ruangan untuk mandi.
Masalah ini bukan masalah baru,mulai sejak bulan Desember 2010 masalah ini tak
kunjung bisa diselesaikan,baik dari pihak Pt Rukindo (Persero),Pt Freja
Indonesia selaku agen ataupun oleh SSS International Pte Ltd,selaku pihak
penyewa.Padahal sebagian besar kru adalah karyawan Pt Rukindo (Persero).
Indonesia,Indonesia,..I Love Indonesia.
Sampai kapan kami akan menjadi tumbal untukmu,?
Secarut marut inikah BUMN untuk tetap ada hingga kami yang menjadi tumbal,?
Kemana kami akan mengadu atas perlakuan ini setelah hampir setahun pihak-pihak
terkait tak juga mampu menyelesaikan masalah ini,?
Ada apa dibalik semua ini,?
Pengirim:
Kru kapal TSHD IRIAN JAYA.
Arjun.
Karaikal port,India.
------------------------------------
1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas
asli pengirim berita.
2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/