Salam, Jaya Pelaut Indonesia . Buat saudara"ku mari kita bekerja sm yg baik ,
saling support dan memberi informasi yg baik pula . Msalah kpi gak usah
diributin tapi kt bisa mgambil hikmahnya . Apapun sosialisasi itu yg penting
positif buat pelaut indonesia mari kita dukung dengan semangat besar jujur dan
ikhlas . Maaf n trims Jaya Pelaut Indonesia.
------------------------------
Pada Sab, 27 Okt 2012 06:08 Waktu Terang Hari Pasifik
[email protected] menulis:
>Kapai buat malakin pelaut aja kyakny
>Karena thn 2008 sy lapor kpi krn pembayaran gaji sy blm di bayar ama perusaan
>n agen sy dijkrt gak ada respon tapi saat itu saya tiap bulan bayar iuran Kpi,
>makany klo menurut sy kpi tak ada fungsi
>Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
>-----Original Message-----
>From: "adi pranata" <[email protected]>
>Sender: [email protected]
>Date: Sat, 27 Oct 2012 06:17:48
>To: [email protected]<[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Subject: Re: Re: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam
>Dipulangkan
>
>KPI itu fungsinya apa Yaaah? Ada yg bisa jelasin ga? Cos dari awal saya
>berprofessi sebagai pelaut kayanya ga ada andilnya tuch buat kemudahan karir
>sayaa...???
>
>Sent from my BlackBerry® by dtac.
>
>-----Original Message-----
>From: Saiful Akbar <[email protected]>
>Sender: [email protected]
>Date: Sat, 27 Oct 2012 13:04:20
>To: <[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Subject: RE: Re: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam
> Dipulangkan
>
>Dear all,
>Sebagian besar Pelaut Infonesia tidak ada kecocokan dengan Union nya, saya
>berpikir kenapa pihak Union (KPI) tidak membuat suatu Big Meet dengan semua
>Pelaut guna mendengar dan menampung apa sebenarnya kemauan Pelautnya dan apa
>kemauan Unionya, yang jelas demi meningkatkat kesejahteraan Pelautnya,
>Pelaut sejahtera so pasti Union akan sejahtera, kita berharap Union lebih
>banyak memihak ke Pelaut bukan ke pihak Perusahaan Pelayaran, Pak Sby
>menegaskan hilangkan budaya Kongkalikong,,,
>Jaya terus Pelaut Infonesia
>
>harianto harianto <[email protected]> wrote:Dear Pak Hanafi,
>
>Bilang aja klo KPI sdh tdk ada yg mau jd memberx....jd pemasukan kurang
>heheeeee.......siapa takut, ngapain jga jauh2 kerja kebelanda sdgkn company yg
>dekat2 jga gajix lebih bagus drpd company belanda.
>
>salam
>pelaut pinngiran
>
>________________________________
>From: Daniel kanhau <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Thursday, October 25, 2012 1:31 PM
>Subject: Re: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam
>Dipulangkan
>
>
>
>Memang dari dulu sampai sekarang kpi tuh ngga tau maunya apa,hanya cari duit
>dari anggota kasian deh .Jadi apa yang terjadi dengan akan kembali nya crew
>dari bbrp perusahaan Belanda itu berarti kpi tidak ada usaha lobby dan hanya
>bisa yes saja sama Belanda tuh.
>
>________________________________
>From: Susanto Al Ashari <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Wednesday, October 24, 2012 3:07 PM
>Subject: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam
>Dipulangkan
>
>
>kpi so peduli ngana! apa2 aja yang kau bela utk pelaut? ngomong aja pemasukan
>lu ga ade cos pelaut ga mo jd member u? gmn jd member? jaminannya
>kesejahteraan apa yang u tawarkan?
>
>________________________________
>Dari: "[email protected]" <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Dikirim: Rabu, 24 Oktober 2012 1:48
>Judul: Re: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
>
>
>kpi ga ada pemasukan bro klo pelaut ga daftarkan diri brrroooooo... Intinya
>duit brrrrrooo duiiiiiiit brrrroooooo....
>Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone
>
>-----Original Message-----
>From: Fadlhi Fad <[email protected]>
>Sender: [email protected]
>Date: Wed, 24 Oct 2012 00:05:00
>To: [email protected]<[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Subject: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
>
>KPI sok prihatin sama Pelaut...., Pelaut yang bermasalah di luar negeri gak di
>urusin..... sok tau Pelaut mo di pulangin emangnya kbutuhan pelaut di dunia
>udah terpenuhi sehingga segampang itu pelaut Indonesia mo dipulangin, sejauh
>ini pasokan pelaut terbanyak di dunia datang dari Philipine sama Indonesia dan
>lebih terpercaya.
>
>Kecuali kalau memang kapalnya mo nongkrong semua ya betul pelaut2 mo mereka
>pulangin......
>
>________________________________
>Dari: Maulana aditya Aksen <[email protected]>
>Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
>Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 9:34
>Judul: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
>
>
>saatnya untuk gerakan perubahan.. MLC harga mati
>jika perlu diperbanyak lagi seminar-seminar tentang pentingnya MLC..
>
>salam
>Aditya
>
>________________________________
>Dari: "[email protected]" <[email protected]>
>Kepada: [email protected]
>Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 4:53
>Judul: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
>
>
>Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
>
>Rabu, 17/10/2012 - 19:37
>
>JAKARTA, (PRLM).- Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) mendesak pemerintah
>Indonesia untuk segera meratifikasi konvensi pekerja maritim (Maritime Labour
>Convention /MLC). Jika pemerintah tidak serius memperhatikan masalah ini,
>pelaut Indonesia terancam tidak akan direkrut perusahaan pelayaran di luar
>negeri.
>
>"Dampak yang lebih besar, ratusan ribu pelaut Indonesia yang kini bekerja di
>luar negeri akan diturunkan dari kapal dan dipulangkan ke tanah air," kata
>Presiden KPI Hanafi Rustandi di Jakarta, Rabu (17/10).
>
>Hanafi mengatakan, ancaman tersebut antara lain disampaikan oleh asosiasi
>perusahaan pelayaran Belanda saat menandatangani CBA (Collective Bargaining
>Agreement) di Jakarta pada 12 Oktober 2012.
>
>CBA yang ditandatangani KPI dengan Nautilus International (Serikat Pelaut
>Belanda) dan tiga asosiasi perusahaan pelayaran Belanda (Social Maritiem
>Wekgeversverbond, Vereniging Van Werkegevers In De Handelsvaart, dan
>Netherland Maritime Employers Association).
>
>CBA yang ditandatangani itu, menurut Hanafi, merupakan perjanjian induk yang
>wajib digunakan oleh semua perusahaan pelayaran Belanda yang merekrut dan
>mempekerjakan pelaut Indonesia di kapal-kapal berbendera Belanda. Ketiga
>asosiasi perusahaan pelayaran Negeri Kincir Angin itu hingga kini
>mempekerjakan sedikitnya 2.000 pelaut Indonesia.
>
>CBA yang masa berlakunya mulai 1 Januari 2013 dan berakhir 31 Desember 2013
>itu telah mengadopsi berbagai ketentuan yang ditetapkan MLC.
>
>Semua isi CBA sejalan dengan MLC, karena Belanda telah meratifikasi MLC.Tekait
>soal ini, Indonesia diminta segera meratifikasi MLC. Kalau tidak meratifikasi
>ketentuan internasional tersebut, pelaut Indonesia tidak akan direkrut dan
>dipekerjakan di kapal-kapal berbendera Belanda.
>
>"Asosiasi perusahaan pelayaran Belanda akan segera menyurati Presiden RI agar
>secepatnya meratifikasi MLC," kata Hanafi seraya menambahkan, konvensi ini
>penting untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan bagi pelaut yang
>diimplementasikan melalui perjanjian yang ditandatangani pemilik kapal dengan
>serikat pelaut.
>
>MLC merupakan konvensi yang ditetapkan dalam sidang ILO (International Labor
>Organization) tahun 2006. Hingga sekarang, MLC telah diratifikasi oleh 30
>negara dan telah memenuhi syarat untuk diterapkan di seluruh dunia.
>
>Rusia dan Filipina merupakan dua negara terakhir yang meratifikasi MLC pada
>Agustus 2012. "Rencananya, ILO akan memberlakukan MLC di seluruh dunia mulai
>Agustus 2013," kata Hanafi.
>
>Berkaitan dengan ratifikasi MLC tersebut, lanjut Hanafi, pemerintah (Ditjen
>Perhubungan Laut) baru menyiapkan pelatihan untuk
>marine inspector dan DPA (Designated Person Ashore) perusahaan angkutan laut
>(ships owner).
>
>Dalam waktu dekat (29 Oktober) Pusbang SDM Hubla akan menyelenggarakan ToT (
>Training of Trainers) untuk MLC auditor dengan peserta dari perwakilan UPT
>Diklat Laut, Adpel utama dan pegawai Ditkapel lainnya dalam upaya
>mempersiapkan auditor Maritime Labour Certificate & Declaration of Maritime
>Labour Compliance.
>
>Ditambahkan, dalam CBA tersebut total gaji AB (juru mudi) di kapal minimal
>1.091 dolar AS, sedang untuk tingkat perwira gaji minimal 3.234 dollar AS.
>Perpanjangan CBA yang baru ditandatangani itu juga merupakan penyatuan dari 2
>CBA sebelumnya yang khusus untuk rating dan perwira.
>
>Sebelum CBA berakhir, tim khsusus akan melakukan perundingan untuk membahas
>perpanjangan CBA masa berikutnya, termasuk negosiasi peningkatan gaji bagi
>seluruh awak kapal. Selain itu, juga disepakati program pensiun untuk tingkat
>bawahan akan disiapkan paling lambat 1 Juli 2013. (A-78/A-89)***
>
>NASIONAL
>
>Dicopypaste dari: http://www.facebook.com/groups/sugiyonohalim2/
>Postingan: http://www.facebook.com/ahmad.effendi.9693
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>------------------------------------
>
>1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas
>asli pengirim berita.
>2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
>Yahoo! Groups Links
>
>
>
------------------------------------
1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas
asli pengirim berita.
2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/