Mari kita lawan KPI jangan mau joint di agency yg jadi agen pungut KPI, mending 
cari lain
Sent from my BlackBerry® wireless device from STC

-----Original Message-----
From: Mochamad Taufik Taufik <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 27 Oct 2012 06:04:49 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [pelaut] BOSAN & MUAK....... Sinetron tak ber ujung

Dear All Seaman,jangan di percaya mulutnya hanafi itu,,,dia teriak2 karena all 
seaman sudah tau,apa sih kerja nyata KPI sekaramg,,,kita bisa berangkat keluar 
negri itu bukan jasa dari KPI,,tapi jasa ilmu kita semua yang mampu dan bisa 
berlomba skill dengan negara lain,,,dan jangan di hiraukan prakata yang bisa 
membuat kita semua marah,,,,kita sudah sukses semua,,,tanpa bantuan 
hanafi,,,dan kita tidak tau siapa hanafi yang sebenarnya,,,apakah dia 
akanmengambil keuntungan dengan duduk di belakang meja saja,,,atau bekoar agar 
di denger semua pelaut,,, hai hanafi,,ini jaman sudah lain,,,bukan jaman nya 
masa2hanafi yang bisa cerita kesa kemari tapi tidak ada bukti,,,kami pelaut 
sekarang lebih bisa dan mengerti apa yang harus kita perbuat,,,,,,duduk saja 
kamu di belakang mejamu dan segelas kopi, jangan lupa hisap rokok kuat2 dan 
berdoalah supaya ada orang yang datang dan minta cop KPI denagn harga yang 
sudah kamu tentukan,,,,kasian sekali hanafi ini,,,,

Bravo pelaut indonesia




________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Saturday, October 27, 2012 10:57 AM
Subject: [pelaut] BOSAN & MUAK....... Sinetron tak ber ujung
 

  
memang benar selama ini KPI SOK SIMPATI TERHADAP PELAUT INDONESIA...... setiap 
ada musibah dikapal lokal / luar gak pernah ada berita soal KPI yg pernah ikut 
nimbrung (selalu telat). Padahal KPI mustinya turut serta setiap PELAUT 
INDONESIA ada musibah atau keluhan....  berita pembajakan,kebakaran,tenggelam 
KPI gak pernah jadi organisasi yg BENAR BENAR MEM BACK UP PELAUT INDONESIA,,,,, 
TERMASUK PENIPUAN TERHADAP PELAUT yang berkedok BROKER/AGENCY mustinya itu jg 
SALAH SATU kerjaan KPI , TAPI MEREKA TUTUP MATA,TUTUP TELINGA,TUTUP MULUT knp 
gak sekalian aja DITUTUP AJA KPI ,,,,, TIADA GUNA FUCK*** BULLSHIT...  
SIBAY.... BLET...... PENJUAL SIMPATI PELAUT BUAT PENCITRAAN......

--- In [email protected], Saiful Akbar <saiful.akbar75@...> wrote:
>
> Dear all,
> Sebagian besar Pelaut Infonesia tidak ada kecocokan dengan Union nya, saya 
> berpikir  kenapa pihak Union (KPI) tidak membuat suatu Big Meet dengan semua 
> Pelaut guna mendengar dan menampung apa sebenarnya kemauan Pelautnya dan apa 
> kemauan Unionya, yang jelas demi meningkatkat kesejahteraan Pelautnya, 
> Pelaut sejahtera so pasti Union akan sejahtera, kita berharap Union lebih 
> banyak memihak ke Pelaut bukan ke pihak Perusahaan Pelayaran, Pak Sby 
> menegaskan hilangkan budaya Kongkalikong,,,
> Jaya terus Pelaut Infonesia
> 
> harianto harianto <harianto_nas@...> wrote:Dear Pak Hanafi,
> 
> Bilang aja klo KPI sdh tdk ada yg mau jd memberx....jd pemasukan kurang 
> heheeeee.......siapa takut, ngapain jga jauh2 kerja kebelanda sdgkn company 
> yg dekat2 jga gajix lebih bagus drpd company belanda.
> 
> salam
> pelaut pinngiran
> 
> ________________________________
> From: Daniel kanhau <daniel_kanahau@...>
> To: "[email protected]" <[email protected]> 
> Sent: Thursday, October 25, 2012 1:31 PM
> Subject: Re: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam 
> Dipulangkan
> 
> 
>   
> Memang dari dulu sampai sekarang kpi tuh ngga tau maunya apa,hanya cari duit 
> dari anggota kasian deh .Jadi apa yang terjadi dengan akan kembali nya  crew 
> dari bbrp perusahaan Belanda itu berarti kpi tidak ada usaha lobby dan hanya 
> bisa yes saja sama Belanda tuh.
> 
> ________________________________
> From: Susanto Al Ashari <ashar_t364l@...>
> To: "[email protected]" <[email protected]> 
> Sent: Wednesday, October 24, 2012 3:07 PM
> Subject: Bls: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam 
> Dipulangkan
> 
>   
> kpi so peduli ngana! apa2 aja yang kau bela utk pelaut? ngomong aja pemasukan 
> lu ga ade cos pelaut ga mo jd member u? gmn jd member? jaminannya 
> kesejahteraan apa yang u tawarkan?
> 
> ________________________________
> Dari: "dhanaone@..." <dhanaone@...>
> Kepada: [email protected] 
> Dikirim: Rabu, 24 Oktober 2012 1:48
> Judul: Re: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan
> 
>   
> kpi ga ada pemasukan bro klo pelaut ga daftarkan diri brrroooooo... Intinya 
> duit brrrrrooo duiiiiiiit brrrroooooo.... 
> Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone 
> 
> -----Original Message----- 
> From: Fadlhi Fad <fadleeeeey@...> 
> Sender: [email protected] 
> Date: Wed, 24 Oct 2012 00:05:00 
> To: [email protected]<[email protected]> 
> Reply-To: [email protected] 
> Subject: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan 
> 
> KPI sok prihatin sama Pelaut...., Pelaut yang bermasalah di luar negeri gak 
> di urusin..... sok tau Pelaut mo di pulangin emangnya kbutuhan pelaut di 
> dunia udah terpenuhi sehingga segampang itu pelaut Indonesia mo dipulangin, 
> sejauh ini pasokan pelaut terbanyak di dunia datang dari Philipine sama 
> Indonesia dan lebih terpercaya. 
> 
> Kecuali kalau memang kapalnya mo nongkrong semua ya betul pelaut2 mo mereka 
> pulangin...... 
> 
> ________________________________ 
> Dari: Maulana aditya Aksen <maulanaadityaaksen@...> 
> Kepada: "[email protected]" <[email protected]> 
> Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 9:34 
> Judul: Bls: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan 
> 
>   
> saatnya untuk gerakan perubahan.. MLC harga mati 
> jika perlu diperbanyak lagi seminar-seminar tentang pentingnya MLC.. 
> 
> salam 
> Aditya 
> 
> ________________________________ 
> Dari: "[email protected]" <[email protected]> 
> Kepada: [email protected] 
> Dikirim: Minggu, 21 Oktober 2012 4:53 
> Judul: [pelaut] Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan 
> 
>   
> Ribuan Pelaut RI di Luar Negeri Terancam Dipulangkan 
> 
> Rabu, 17/10/2012 - 19:37 
> 
> JAKARTA, (PRLM).- Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) mendesak pemerintah 
> Indonesia untuk segera meratifikasi konvensi pekerja maritim (Maritime Labour 
> Convention /MLC). Jika pemerintah tidak serius memperhatikan masalah ini, 
> pelaut Indonesia terancam tidak akan direkrut perusahaan pelayaran di luar 
> negeri. 
> 
> "Dampak yang lebih besar, ratusan ribu pelaut Indonesia yang kini bekerja di 
> luar negeri akan diturunkan dari kapal dan dipulangkan ke tanah air," kata 
> Presiden KPI Hanafi Rustandi di Jakarta, Rabu (17/10). 
> 
> Hanafi mengatakan, ancaman tersebut antara lain disampaikan oleh asosiasi 
> perusahaan pelayaran Belanda saat menandatangani CBA (Collective Bargaining 
> Agreement) di Jakarta pada 12 Oktober 2012. 
> 
> CBA yang ditandatangani KPI dengan Nautilus International (Serikat Pelaut 
> Belanda) dan tiga asosiasi perusahaan pelayaran Belanda (Social Maritiem 
> Wekgeversverbond, Vereniging Van Werkegevers In De Handelsvaart, dan 
> Netherland Maritime Employers Association). 
> 
> CBA yang ditandatangani itu, menurut Hanafi, merupakan perjanjian induk yang 
> wajib digunakan oleh semua perusahaan pelayaran Belanda yang merekrut dan 
> mempekerjakan pelaut Indonesia di kapal-kapal berbendera Belanda. Ketiga 
> asosiasi perusahaan pelayaran Negeri Kincir Angin itu hingga kini 
> mempekerjakan sedikitnya 2.000 pelaut Indonesia. 
> 
> CBA yang masa berlakunya mulai 1 Januari 2013 dan berakhir 31 Desember 2013 
> itu telah mengadopsi berbagai ketentuan yang ditetapkan MLC. 
> 
> Semua isi CBA sejalan dengan MLC, karena Belanda telah meratifikasi 
> MLC.Tekait soal ini, Indonesia diminta segera meratifikasi MLC. Kalau tidak 
> meratifikasi ketentuan internasional tersebut, pelaut Indonesia tidak akan 
> direkrut dan dipekerjakan di kapal-kapal berbendera Belanda. 
> 
> "Asosiasi perusahaan pelayaran Belanda akan segera menyurati Presiden RI agar 
> secepatnya meratifikasi MLC," kata Hanafi seraya menambahkan, konvensi ini 
> penting untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan bagi pelaut yang 
> diimplementasikan melalui perjanjian yang ditandatangani pemilik kapal dengan 
> serikat pelaut. 
> 
> MLC merupakan konvensi yang ditetapkan dalam sidang ILO (International Labor 
> Organization) tahun 2006. Hingga sekarang, MLC telah diratifikasi oleh 30 
> negara dan telah memenuhi syarat untuk diterapkan di seluruh dunia. 
> 
> Rusia dan Filipina merupakan dua negara terakhir yang meratifikasi MLC pada 
> Agustus 2012. "Rencananya, ILO akan memberlakukan MLC di seluruh dunia mulai 
> Agustus 2013," kata Hanafi. 
> 
> Berkaitan dengan ratifikasi MLC tersebut, lanjut Hanafi, pemerintah (Ditjen 
> Perhubungan Laut) baru menyiapkan pelatihan untuk 
> marine inspector dan DPA (Designated Person Ashore) perusahaan angkutan laut 
> (ships owner). 
> 
> Dalam waktu dekat (29 Oktober) Pusbang SDM Hubla akan menyelenggarakan ToT ( 
> Training of Trainers) untuk MLC auditor dengan peserta dari perwakilan UPT 
> Diklat Laut, Adpel utama dan pegawai Ditkapel lainnya dalam upaya 
> mempersiapkan auditor Maritime Labour Certificate & Declaration of Maritime 
> Labour Compliance. 
> 
> Ditambahkan, dalam CBA tersebut total gaji AB (juru mudi) di kapal minimal 
> 1.091 dolar AS, sedang untuk tingkat perwira gaji minimal 3.234 dollar AS. 
> Perpanjangan CBA yang baru ditandatangani itu juga merupakan penyatuan dari 2 
> CBA sebelumnya yang khusus untuk rating dan perwira. 
> 
> Sebelum CBA berakhir, tim khsusus akan melakukan perundingan untuk membahas 
> perpanjangan CBA masa berikutnya, termasuk negosiasi peningkatan gaji bagi 
> seluruh awak kapal. Selain itu, juga disepakati program pensiun untuk tingkat 
> bawahan akan disiapkan paling lambat 1 Juli 2013. (A-78/A-89)*** 
> 
> NASIONAL 
> 
> Dicopypaste dari: http://www.facebook.com/groups/sugiyonohalim2/ 
> Postingan: http://www.facebook.com/ahmad.effendi.9693 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


 

[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke