Hadeuhh... seburuk itukah Manusia Indonesia?? Jd menurut Pak Muchtar Lubis Manusia Indonesia ga ada baiknya dong??
Kalau menurut Saya, itu memang sudah jadi sifat Manusia didunia tapi bukan Manusia Indonesia saja. "Kesimpulannya saya setuju pernyataan yang paling bawah (yang tidak ada nomernya) Atau pernyataan yg tidak semuanya benar dan tidak seluruhnya salah" Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: "bbudiman" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 11 Apr 2013 19:03:18 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [pelaut] MANUSIA INDONESIA : Silahkan anda renungkan 1 . Hipokrit alias Munafik Berpura-pura, lain di muka lain di belakang, m erupakan sebuah ciri utama manusia Indonesia sudah sejak lama, sejak m ereka dipaksa oleh kekuatan-kekuatan dari luar untuk menyem bunyikan apa y ang sebenarnya dirasakannya atau dipikirkanny a ataupun y ang sebenarnya dikehendakinya, karena takut akan m endapat ganjaran yang membawa bencana bagi dirinya. 2 . Segan dan Enggan Bertanggung Jawab Atas perbuatannya, putusannya, kelakuannya, pikirannya, dan sebagainya. " Bukan saya", adalah kalimat yang cukup populer di mulut manusia Indonesia. Atasan m enggeser tanggung jawab tentang suatu kegagalan pada bawahannya, dan bawahannya menggesernya ke yang lebih bawah lagi, dan dem ikian seterusnya. 3 . Berjiwa Feodal Meskipun salah satu tujuan revolusi kemerdekaan Indonesia ialah untuk juga mem bebaskan manusia Indonesia dari feodalisme, tetapi feodalisme dalam bentuk-bentuk baru makin berkembang dalam diri dan masyarakat manusia Indonesia. Sikap-sikap feodalisme ini dapat kita lihat dalam tatacara upacara resmi kenegaraan, dalam hubungan-hubungan organisasi kepegawaian (um pam any a jelas dicerm inkan dalam susunan kepem im pinan organisasi-organisasi isteri pegawai-pegawai negeri dan angkatan bersenjata), dalam pencalonan isteri pembesar negeri dalam daftar pem lihan umum . Isteri kom andan, isteri menteri otomatis jadi ketua, bukan berdasar kecakapan dan leadership nya,atau pengetahuandan pengalamannya atau perhatian dan pengabdiannya. 4. Masih Percaya Takhyul Dulu, dan sekarang juga, masih ada yang demikian, manusia Indonesia percaya bahwa batu, gunung, pantai, sungai, danau, karang, pohon, patung, bangunan, keris, pisau, pedang, itu punya kekuataan gaib, keramat, dan manusia harus mengatur hubungan khusus dengan ini semua. Kepercay aan serupa ini m em bawa m anusia Indonesia jadi tukang bikin lambang. Kita percaya pada jimat dan jampe. Untuk m engusir hantu kita memasang sajen dan bunga di empat sudut halam an, dan untuk m enghindarkan naas atau mengelakkan bala, kita membuat tujuh macam kembang di tengah sim pang em pat. Kita m engarang m antera. Dengan jimat dan mantera kita merasa yakin telah berbuat yang tegas untuk menjamin keselamatan dan kebahagiaan atau kesehatan kita. 5. Artistik Karena sifatnya yang memasang roh, sukma, jiwa, tuah dan kekuasaan pada segala benda alam di sekelilingnya, makam anusia Indonesia dekat pada alam . Dia hidup lebih banyak dengan naluri, dengan perasaannya, dengan perasan-perasaan sensuilnya, dan semua ini mengembangkan daya artistik yang besar dalam dirinya yang dituangkan dalam segala rupa ciptaan artistik dan kerajinan yang sangat indah-indah, dan serbaneka macam nya, variasinya, warna-warninya. 6.Watak yang Lemah Karakter kurang kuat. Manusia Indonesia kurang dapat mempertahankan atau memperjuangkan keyakinannya. Dia mudah, apalagi jika dipaksa, dan demi untuk 'survive' bersedia mengubah keyakinannya. Makanya kita dapat melihat gejala pelacuran intelektuil amat mudah terjadi dengan manusia Indonesia. 7 . Tidak Hemat, Dia Bukan " Economic Animal" . Malahan manusia Indonesia pandai mengeluarkan terlebih dahulu penghasilan yang belum diterimanya, atau yang akan diterimanya, atau yang tidak akan pernah diterimanya. Dia cenderung boros. Dia senang berpakaian bagus, memakai perhiasan, berpesta-pesta. Hari ini ciri manusia Indonesia menjelma dalam m em bangun rum ah mewah, mobil mewah, pesta besar, hanya memakai barang buatan luar negeri, main golf, singkatnya segala apa yang serba mahal. 8. Lebih suka tidak bekerja keras, kecuali kalau terpaksa. Gejalanya hari ini adalah cara-cara bany ak orang ingin segera m enjadi "miliuner seketika", seperti orang Amerika membuat instant tea, atau dengan mudah mendapat gelar sarjana sampai memalsukan atau membeli gelar sarjana, supaya segera dapat pangkat, dan dari kedudukan berpangkat cepat bisa menjadi kaya. 9. Manusia Indonesia kini Tukang Menggerutu. Tetapi menggerutunya tidak berani secara terbuka, hanya jika dia dalam rumahnya, atau antara kawan-kawannya yang sepaham atau sama perasaan dengan dia. 10. Cepat Cemburu dan Dengki Terhadap orang lain yang dilihatnya lebih dari dia. 11 . Manusia Indonesia juga dapat dikatakan manusia sok. Kalau sudah berkuasa mudah mabuk berkuasa. Kalau kaya lalu mabuk harta, jadi rakus. 12 . Manusia Indonesia juga manusia tukang tiru atau Plagiat. Kepribadian kita sudah terlalu lemah. Kita tiru kulit-kulit luar yang mem pesonakan kita. Banyak yang jadi koboi cengeng jika koboikoboian lagi mode, jadi hipi cengeng jika sedang musim hipi. "Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah." Dari "MANUSIA INDONESIA" Mochtar Lubis [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ 1. Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas asli pengirim berita. 2. ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
