Bitung, Sulut, BNP2TKI, Sabtu (13/4) - BNP2TKI terus membenahi penempatan dan 
perlindungan TKI pelaut agar dapat bekerja dengan jelas serta terjamin 
hak-haknya.
Kasubdit Penyiapan Pemberangkatan BNP2TKI Aminullah menyatakan BNP2TKI terus 
menyiapakan peraturan khusus TKI pelaut dan perikanan.
"Belakangan permasalahan yang sering masuk ke BNP2TKI adalah TKI pelaut dan 
perikanan sehingga sekarang kita konsen menangani penempatan dan perlindungan 
TKI pelaut dan perikanan. Mudah-mudah ke depan tidak lagi menjadi tanda tanya 
besar,"katanya saat Sosialisasi Program Penempatan dan Perlindungan TKI Pelaut, 
di Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (12/4).
Permasalahan yang menimpa TKI pelaut dan perikanan telah membuat prihatin 
sehingga BNP2TKI membuat aturan supaya bisa mengontrol dan mengaturnya. Dengan 
dokumen yang dilengkapi TKI pelaut dan perikanan bisa meningkatkan perlindungan 
diri. Selain itu, perusahaan yang menempatkan TKI Pelaut dan perikanan harus 
mulai dikontrol supaya tidak ada kasus TKI yang tidak mempunyai dokumen dan 
tidak terbayar hak-haknya. "Dokumen perusahaan dan dokumen kepelautan harus 
benar-benar dilengkapi," tuturnya.
Amin menambahkan mudah-mudahan dengan banyaknya sekolah pelaut ke depan TKI 
pelaut yang ditempatkan akan lebih bagus terampil dalam bekerja. Karir yang 
bersekolah di sekolah pelaut dahulu belum jelas sehingga mulai 2012 dirumuskan 
jenjang kepelautan. Padahal sejak zaman dahulu negara kita dikenal sebagai 
negara maritim terbesar.
Ia mengatakan Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) merupakan oganisasi pelaut yang 
sudah diakui secara internasional. KPI merupakan mitra pemerintah, karenanya 
jika TKI pelaut mengalami masalah segera laporkan ke KPI atau ke BNP2TKI.
"Yang bekerja di kapal ikan gajinya sangat minim, berbeda dengan kapal kargo 
dan lainnya. Seperti ada kasus 17 TKI perikanan terkatung-katung di Uruguay dan 
hanya digaji 120 dolar AS. Begitu diusut ada kelemahan pada proses penempatan 
dan pelaut tidak mendatangani perjanjian kerja laut internasional," tuturnya.
Banyak kasus menimpa pelaut kita yang bekerja di kapal berbendara asing. Atas 
dasar itu, BNP2TKI mengatur TKI pelaut dan perikanan Ke depan denga
n sistem dan kurikulum yang telah diperbarui, pelaut kita dapat bersaing dengan 
pekerja di luar negeri.
BNP2TKI bersama KPI terus menyosialisasikan perusahan yang memiliki 3 dokomen 
kolektif labour Agreement yang disahkan oleh sahbandar, minimal untuk pelaut 
yang belum berpengalaman harus digaji minimal 300 dolar.
"Jika gaji di bawah 300 dolar jangan dilayani. Paling tidak negara yang sudah 
memberlakukan standar minumun itu merupakan negara yang kita pakai. Banyak 
maning agent yang memanfaatkan ketidaktahuan dan kelemahan TKI pelaut dan 
perikanan dengan memberikan upah yang rendah," katanya. (hpp/b)
 
http://www.bnp2tki.go.id/berita-mainmenu-231/8188-bnp2tki-benahi-tki-pelaut.html



------------------------------------

1.      Moderator tidak bertanggung jawab atas kebenaran isi dan/atau identitas 
asli pengirim berita.
2.       ATTACHMENT akan dibanned, krmkan ke pelaut-owner atau upload ke FILE.
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/pelaut/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke