Seorang pria sedang lewat ketika melihat si kecil Joni sedang asyik nongkrong sambil mengisap rokok.
"Hei bocah kecil. Kamu kan masih terlalu kecil untuk merokok?" Joni menatap orang itu tapi tidak ngomong apa-apa. "Berapa umurmu?" tanya pria itu. "Tujuh tahun", sahut Joni "Tujuh tahun? Kapan kamu mulai kenal rokok?" "Persis setelah saya pertama kali tidur dengan cewek", jawab Joni. "Ha? Setelah tidur dengan cewek? Kapan itu?" Johnny jawab, "Nggak ingat, waktu itu saya lagi teler" ---------- Seorang cewek masuk RS untuk menjalani operasi. Sesudah operasi si cewek bertanya, "Dok, berapa lama saya harus menunggu sampai saya bisa kembali melakukan hubungan seks?" Jawab dokter, "Hm...terus terang baru kali ini saya ditanyai pertanyaan semacam itu sehabis operasi amandel" ------------ Seorang pria mendatangi dokternya, bertanya bagaimana caranya supaya bisa hidup lama, sampai 100 tahun. "Bapak merokok atau minum minuman keras?"" "Tidak Dok" "Suka berjudi atau taruhan?" "Oh tidak Dok, tidak pernah" "Sering melakukan kegiatan yang mendebarkan seperti terjun payung, bungee jumping atau berselingkuh ?" "Tidak dok, saya tidak pernah melakukan hal-hal itu" "Kalau begitu", kata sang dokter, "Buat apa Bapak menginginkan hidup sampai 100 tahun?" ------------ Seorang wanita tua mendatangi dokter. Ketika ditanya maksudnya, si nenek bilang dia perlu pil anti hamil. Tentu saja si dokter kaget. Setelah manggut-manggut sebentar dia berkata, "Maaf ya nek, tapi nenek kan umurnya sudah 70 tahun. Nenek minta pil itu buat apa?" Si nenek menjawab, "Pil itu bikin saya tidur lebih nyenyak" Si Dokter makin bingung. Belum pernah dia membaca dalam jurnal kesehatan manapun kalau pil anti hamil bisa bikin tidur lebih nyenyak. "Bagaimana mungkin pil anti hami bisa bikin nenek tidur lebih nyenyak?" Jawab si nenek, "Saya mencampurkan pil itu tiap malam ke dalam jus si Ningsih cucu saya dan itu bikin saya tidur lebih nyenyak". --------- Seorang wanita masuk begitu saja ke dalam ruang praktek dokter, melepas celana dalamnya, duduk di kuris dan membuka selangkangannya lebar-lebar. "Ibu pasti keliru nih", kata sang dokter yang terkaget-kaget. "Saya dokter gigi Bu, dokter kandungan adanya di lantai 2" Wanita itu membalas, "Saya tidak keliru. Minggu lalu Dokter kan yang memasang gigi palsu suami saya? Sekarang tugas dokterlah yang menariknya keluar" --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Guyon Yuk !!" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
