seperti biasa..diambil dari suatu sumber yang kaga bisa gue sebutin....maklum....supaya gue bisa posting terus...he..he.....(klo gue kasih tau sumbernya, tar loe semua pada baca dong???) Cerita tentang Huruf "S" Saya Sampaikan Secara Sukacita: “Salam Sukses Selalu, Semoga Sama-Sama Senantiasa Senang. Serta Selamat, Sentausa, Sehat, Semangat, Sejahtera, Sakinah, Siap-Sedia Sokong Siapa Saja (Selain Suap), Saling Setia, Seiya Sekata, Sabar, Suci, Spesial, Simpatik, Sukarela, Sopan-Santun, Suka Sumbang Saudara-Saudari, Sederhana, Sahaja, Susah-Sedih Senantiasa Selalu Sama-Sama (Sedangkan Senang Suka Sendiri-Sendiri), Sekali-Sekali Sempat Suka Senyum-Senyum Sendiri Sana-Sini... Sebagainya… Sebagainya… Seterusnya Sampai Selamanya”. Sekian Sumpah-Serapah Singkat Saya Sampaikan Sekalian Semua Secara Sempurna, Semesta, Seutuhnya, Sekaligus, Serempak, Serta Sesingkat-Singkatnya (Sepertinya Sih). Simaklah Sebuah Syair Sahabat Saya (Si Superman, Sang Selebritis Sinting, Suka Sekali Sikut-Sana-Sikut-Sini, Seperti Seorang Siluman Setan Saja Sifatnya): “Suer… Saya Sungguh-Sungguh Sangat Serius Sekali Saat-Saat Sekarang, Seperti Saat-Saat Saya Selagi Statusnya Sedang-Sedang Saja”. Serta Simaklah Salah-Satu Semboyan Spiritual Super-Spektakuler Saya (Saya Sudah Simpan Sejak Saya Sedang Sibuk-Sana-Sibuk-Sini Serta Stres Sendirian Saja): “Syukurilah Semuanya Serta Sedekahlah, Sebelum Saat Semuanya Sirna Serta Sia-Sia”. Selesai Sesudah-Sudahnya! Sekian Serta Salam Semuanya. Memencet Bel Pintu Dengan Hidung Johan berjanji akan datang ke rumah Vina untuk merayakan hari Valentine dan berjanji akan datang nanti malam pkl. 18.30. "Nanti malam jadi datang kan Mas?" "Oh, tentu donk ... ini kan hari valentine kita yang pertama." "Nanti begitu kamu sampai, pencet saja bel yang ada di depan pintu dengan hidungmu." "Lho, kok dengan hidung? Kalau dengan tangan memangnya tidak bunyi?" tanya Johan dengan heran. "Bukan begitu, Mas. Kedua tanganmu kan sedang memegang kado, mana bisa dipakai untuk memencet bel?" !...@#$%#$#% Istri dan Tukang Sayur Category: Humor Lainnya Seorang Ibu terlihat berdiri didepan rumah dan termenung seperti menunggu sesuatu...tiba-tiba ada tukang sayur lewat. Tkg.Sayur : "Yur.. sayurrrrrr.." Istri : "Sayur..sini..." Tkg.Sayur : "Ada apa bu... kok muka nya cemas banget keliatan nya.." Istri : "Begini loh mas..Suami saya lagi sakit...boleh pinjam 20rb buat biaya ke dokter?" Tkg.Sayur : "Wah gak ada bu..saya baru aja keluar...gimana kalo beli sayur saya aja bu, buat dimasak untuk bapak makan...utang dulu juga tidak apa-apa kok bu." istri : "Bener ni mas? makasih banyak yah...nanti pasti saya bayar kok." (sambil ambil sayur banyak bgt) Tkg.Sayur : "Iyah tidak apa-apa bu, kita kan harus saling membantu... *buset ni orang ambil sayur banyak amat buat masak suami, mungkin badan suami nya gede, tapi gede-gede kok sakit" Besok hari nya si ibu terlihat masi cemas didepan rumah dan tkg sayur yg sama itu lewat lagi Tkg.Sayur : "Mau beli sayur bu?" Istri : "Tidak mas...gini loh suami saya masih sakit." Tkg.Sayur : "Wah masi sakit aja suami nya, kasihan banget...nih bu ambil sayur saya aja dulu...kasihan suami nya sakit." Istri : "Tapi saya gak ada uang mas?" Tkg.Sayur : "Tidak Apa-apa ambil aja dulu bu..kalo bapak sudah sehat dan kerja lagi, baru bayar aja." Istri : "wah mas baik sekali..semoga dagangan nya cepat laku."(Sambil sayur lebih banyak dari kemarin) Hari ke 3 si ibu lagi-lagi masi terlihat cemas didepan rumah, dan LAGI-LAGI tkg sayur yg sama lewat Istri : "Mas saya boleh ngutang lagi gak?" Tkg.Sayur: "Wah jangan ngutang trus dong.. kalo gini trus saya bisa rugi.." Istri : "Aduh kali ini aja mas yang terakhir.. suami saya semakin parah sakit nya." Tkg.Sayur: "Aduh gimana yah bu....kali ini yang terakhir yah ngutang nya?" Istri : "Iyah deh mas.. maaf yah...semoga..." Belum habis sang Ibu bicara tiba-tiba seorang laki-laki bertubuh kecil dan sehat keluar rumah Laki-laki: "Ma.. papa pergi kerja bakti dulu yah...duit belanja papi dah taroh di meja makan tuh.." (sambil bawa cangkul) Tkg.Sayur: "Kalau mau ngutang bilang aja bu...jangan alasan si bapak sakit parah.. bayar utang nya bu mumpung duit nya dimeja..!!" Wawancara Sekretaris Cantik Seorang sekretaris yang masih muda dan sangat cantik sedang mengikuti interview terakhir yang menentukan gaji Boss : "Jadi berapa yang anda minta mbak?" Sekre: "Bagaimana jika Rp. 1.200.000,- saja pak?" Boss : "Wah... baiklah.. dengan senang hati..." Skre : "Maaf pak, kalau harus membuat "senang hati" paling tidak harus Rp.7.500.000,- sebulan" Anak Muda Sedang Pacaran Suatu hari Doni sedang pacaran dengan Nita di taman kota. Doni : "Nita kamu terlihat cantik hari ini." Nita : "Kamu juga Don." Doni : "Boleh gak aku kasih kamu sebuah pantun?" Nita : "Dengan senang hati honey." Doni : "Ni dengerin ya say, Oohh..NIta kaulah bulanku dan kaulah bintangku " Nita : "Trus Don....." Doni : "Nita karena kau banyak utang denganku" Nita : (Dengan sedikit marah menjawab) "Aku juga punya pantun untukmu." Doni : "Mana sayangku??" Nita : "Doni kalau kau jadi kumbang, aq rela jadi bunganya" Doni : "Lagi say.." Nita : "Kalau kau jadi pohon, aku rela jadi daunnya" dan " kalau kau jadi monyet...AKU RELAAAAAAA BANGEEETTT!! SUMPAH DECH....." jadi kita sekarang putusss!!" Robby Nuzly, S.Si., Apt.Direktorat Pengawasan ProduksiProduk Terapetik dan PKRTBadan Pengawas Obat dan Makanan RIJl. Percetakan Negara No. 23 JakartaE-mail:[email protected] --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Guyon Yuk !!" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
