Nature
Supir Camat

Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh, minta berhenti karena akan
merantau ke Jakarta untuk mengadu nasib.

Mula-mula dia bekerja sebagai pedagang keliling di Tanah Abang.
Setelah dapat mengumpulkan sedikit modal, dia mulai pula menggelar
dagangannya di pinggir jalan di Tanah Abang. Nasib rupanya memihak
kepadanya, beberapa tahun kemudian dia berhasil memiliki kios kain di
dalam pasar. Dia pun berkeluarga dan memiliki 2 anak.

Tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan perumahan dosen
UI. Karena tetangganya semua akademisi, macam-macam gelarnya, ada
Prof., ada Phd. dll. Usman merasa malu kalau papan namanya tidak
tercantum gelar seperti tetangganya. Dibuatlah papan nama dari perak,
dipesan dari Kota Gadang, dengan nama DR. Usman Chaniago MSc.

Ketika ayahnya datang berkunjung, sambil bangga dia bertanya di mana
anaknya kuliah, sebab setahu dia, Usman hanya berdagang. Dengan malu-
malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama:

"Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat."

regs

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Ayo 
Ngguyu !!" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: Nature Bkgrd.jpg>>

Kirim email ke