Tersebutlah di negeri antah berantah ada sebuah tim sepakbola bernama Amburadul 
FC (Football Club).  
 
Sesuai dengan amanat suporter yang juga diikuti pergantian pelatih,  Tim 
Amburadul merubah formasi dari 4-4-2 menjadi  4-3-3 dimana tim ini memasang 3 
orang striker/penyerang sekaligus.

Striker yang pertama ini namanya Jaka, dulunya adalah penyerang tengah yang gak 
ada matinya. Walaupun jarang mencetak gol, tapi tetap dipasang sebagai 
penyerang tengah. Tapi untunglah, sejak tahun reformasi bergulir striker ini 
mulai dipindah menjadi penyerang sayap (harapan pelatih, biar dia sadar). Tapi 
musim demi musim, performa sang striker ini kok kayaknya makin menurun. Dari 
dulu sebenernya memang striker yang satu ini ga terlalu kinclong prestasinya, 
ya cuman gitu2 aja. Memang sih ada kalanya si Jaka ini bisa mencetak gol yakni 
ketika melawan tim2 gurem (Maling Ayam FC, Maling Sandal FC, dll) tapi suporter 
di stadion dan pemirsa di rumah sudah terlanjur kecewa dibuatnya. Masak cuman 
lawan tim gurem doang bisa nge-gol-in.
 
Dalam tiga pertandingan terakhir lawan Artalita FC, Prita FC, dan baru saja 
CaBit FC, sang striker ini selalu terperangkap offside, blunder, dan kadangkala 
melakukan gerakan membingungkan kawan sendiri. Waktu pertandingan melawan 
Artalita FC, setiap sang striker ini pegang bola, penonton selalu teriak 
huuuuu, tapi karena berhubung sang pelatih masih sayang, ya ga diganti2 sampai 
akhir pertandingan. Pelatih sendiri berharap si Jaka ini sebentar lagi bakalan 
mencetak gol (kayak Inzaghi). Tunggu aja di depan, ntar ada yang mengirim umpan 
lambung yang sangat matang. Beberapa anak muda coba melakukan demo ke sang 
pelatih, ya apa boleh buat sang pelatih bilang klo dia punya strategi lain. 
Sang pelatih sendiri memang terkenal dengan moto “Lanjutkan”. 
 
Striker yang kedua namanya Poli, sebenarnya si striker ini sudah berusaha untuk 
meningkatkan performanya. Tapi ya itu lagi masalahnya, penonton pengennya si 
Poli ini juga bisa  mencetak gol klo lawan tim2 papan atas, terutama kalo lagi 
derbylawan Korupsi FC. Memang sih waktu lawan Tim kuat, Teroris FC beberapa 
waktu lalu, sang striker ini berhasil mencetak hattrick. Tapi entah mengapa klo 
melawan Korupsi FC, sang striker ini selalu keliatan kurang greng.
 
Nah striker yang ketiga, si Kompak merupakan penyerang tengah yang menjadi  
harapan terakhir dari suporter untuk bisa meningkatkan performa tim. Usianya 
masih belia, tapi suporter melihat ada secercah harapan dari sang striker ini. 
Apalagi klo sedang berhadapan dengan Korupsi FC. Suporter dan pemirsa di rumah 
bisa nonton bagaimana sang striker berusaha keras buat mencetak gol kalau lawan 
Korupsi FC. Tapi sayangnya sang pelatih nampaknya tidak terlalu suka dengan 
sang pemain ini. Bahkan sang pelatih (setelah menandatangani kontrak baru 
hingga 2014)  pernah bilang waktu konferensi pers kalau striker yang satu ini 
akan segera masuk bursa transfer. Dan sang pelatih pun bilang klo nanti derby 
melawan Korupsi FC, si Kompak  akan sedikit ditarik mundur ke belakang (dengan 
harapan, 2 penyerang sayapnya bisa mencetak gol) 
 
Pada waktu melawan CaBit FC, 2 (dua) penyerang sayap dan  1 (satu) penyerang 
tengah ini saling baku hantam di lapangan. Awalnya sang pelatih kelihatan 
membela 2 penyerang sayapnya. Tapi suporter merasa ga puas karena striker 
harapan mereka ditindas semena-mena. Pelatih bingung, akhirnya memanggil Tim 
verifikasi. Dalam tayangan ulang pertandingan untuk mencari siapa yang memulai, 
suporter pun mencemooh ternyata ada konspirasi antara  2 penyerang sayap dengan 
Team lawan (Korupsi FC) untuk menciderai si Kompak. 
 
Apa boleh buat, suporter cuman bisa ngurut dada sementara sekarang pelatih 
terkesan pasrah nunggu laporan Tim Verifikasi. Para pemain lain cuman bisa 
diam, bingung mo berkomentar karena takut dimarahi oleh sang Pelatih. Suara 
sang kapten yang baru diangkat bernama Menhum pun terkesan membela pelatih. Ada 
beberapa pemain baru hasil transfer dari Parpol FC dan DPR FC yang dulunya 
ngaku mencintai suporter sekarang diam tak terdengar.
 


      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Ayo 
Ngguyu !!" group.
To post to this group, send email to [email protected]
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected]
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke