TIDAK SEMPET MENANGIS
Suatu hari ada seorang kakek-kakek yang lagi nangis sambil menghadap tanaman sayurannya, Tiba-tiba datang cucunya yang baru pulang sekolah. Si cucunya kaget ngedapetin sang kakek sedang nangis sendirian di kebun samping rumahnya itu maka ditanyalah sang kakek oleh cucunya tadi. Cucu : "kek, kenapa nangis di situ?" Kakek : "Ini cu, cangkul kakek hilang." Cucu : "Kapan hilangnya kek?" Kakek : "Besok lusa" Cucu : "Loh kok kakek nangisnya sekarang??!" Kakek : "Mumpung lagi sempet.." Cucu : "??????!!!!!.............." MUDIK ALA SELEBRITIS Tidak hanya rakyat jelata saja yang mengenal budaya mudik. Pejabat, artis bahkan bintang Hollywood juga mudik, siapa saja????? Astis yang selalu mudik : Mudik Koesnadi Menteri yang selalu mudik : Menko Pulkam Penyanyi yang mudik lewat pantura : Alas Groban Ibu hamil yang mudik ke RS : Pecah Ketuban Pet Detective yang menyelidiki jalur mudik : Ace Pantura Jalur mudiknya Maradona : Jogja - Sragentina Pendangdut yang mudiknya ngeborr : Inul Aidin Rute mudik yang melelahkan : CIKAMPEK dehhhh. .. . . BELI RUMAH BEBAS BANJIR Telepon kantor pemasaran perumahan di Jakarta berdering. Dari ujung terdengar suara marah2 seorang laki-laki yang rupanya penduduk sedang kebanjiran. Penduduk : "Bapak ini bagaimana, jual rumah katanya 99% bebas banjir, baru saya pakai 1tahun kok kebanjiran??!!!" Sales : "Kita kan tidak bohong pak, rumahnya memang 99% bebas banjir." Penduduk : "Sialan kamu, mana managermu? Mau saya tuntut kalian dipengadilan." (karena takut, si seles memberikan telepon itu ke managernya). Penduduk : "Heh...(berusaha sabar) itu anak buahmu jawab saya edan!" Manager : (tanpa rasa bersalah). "Pak, sabar saja, besok kan sudah selesai banjirnya. Kita memang jualnya 362 hari bebas bajir, yang 3 hari kebanjiran." Penduduk : "Hah?" Manager : "Jadi sesuai yang kami janjikan, banjir akan surut besok siang jam 12, atau pas 3.5 hari." Jadi sekarang siapa yang salah??" Penduduk : (marah besar dan langsung membanting teleponnya) Besoknya si manager telepon lagi ke si penduduk :"Bener kan pak sudah surut? Bapak seharusnya bersyukur dong bisa mendapatkan luburan musim hujan." Penduduk :"!!@@##$$$!!!!????" TARUHAN MENGIGIT MATA Jono adalah seorang serdadu yang sudah kenyang di tugaskan di daerah konflik. Oleh tetangganya, jono dijuluki pahlawan perang. Tapi jono harus membayar mahal karena banyak anggota tubuhnya yang sudah palsu akibat luka2 semasa bertugas di medan tempur. Kaki Jono palsu, tangannya palsu dan berbagai anggota tubuh lainnya juga palsu. Tapi ada satu kebiasaan jono yang tak hilang, yaitu kegemarannya main taruhan. Suatu hari, jono bertaruh dengan tetangganya, si Budi. Jono :"Budi, ayo kita bertaruh." Budi :"Taruhan apa, Pak Jono?" Jono : "Saya akan mengigit telinga saya sendiri" Budi :"Ah, mana mungkin ada orang yang bisa mengigit telinganya sendiri... melihat tanpa cermin saja tidak bisa, apalagi mengigit. Jono :"Makanya, taruhan 500 riby,, yuuu!!!" Budi : "Oke, siapa takut." Setelah di sepakati jono melepas telinga palsunya dan mengigitnya, Budi jelas kesal karena kalah taruhan. Keesokan harinya, Jono menantang Budi taruhan lagi. Jono : "Mau taruhan lagi, Bud??" Budi : "Oke, tapi saya yang pilih jenisa taruhannya." Jono :"Oke, no problem." Budi : "Kalo pak jono bisa mengigit mata sendiri, saya akan bayar 1juta." Budi berani bertaruh seperti itu karena jono bisa melihat dengan jelas dan tidak buta. Maka tidak mungkin ia melepas bola matanya karena bola mata itu asli. Tapi dasar jono si pahlawab perang, dia tetap nekad. Jono : "Oke, saya setuju!" Jono pun segera melepas gigi palsunya dan mengigitkan gigi itu kematanya sendiri. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Ayo Ngguyu !!" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [email protected] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
