PAHLAWAN PERANG

Polem adalah seorang serdadu yang sudah kenyang ditugaskan di daerah 
konflik. Oleh tetangganya, Polem dijuluki pahlawan perang. Tapi Polem 
harus membayar mahal karena banyak anggota tubuhnya yang sudah palsu 
akibat luka-luka semasa bertugas di medan tempur. Kaki Polem palsu, 
tangannya palsu, dan berbagai anggota tubuh lainnya juga palsu. Tapi ada 
satu kebiasaan Polem yang tak hilang. Yaitu kegemarannya main taruhan. 
Suatu hari, Polem bertaruh dengan tetangganya, si Robi.

Polem: Robi, ayo kita bertaruh.

Robi: Taruhan apa, Pak Polem?

Polem: Saya akan menggigit telinga saya sendiri.

Robi: Ah, mana mungkin ada orang bisa menggigit telinga sendiri.
      Melihat tanpa cermin pun tidak bisa. Apalagi menggigit.

Polem: Makanya, taruhan Rp 500 ribu, yuk!

Robi: Oke, siapa takut.

Setelah disepakati, Polem pun melepas telinga palsunya dan menggigitnya. 
Robi jelas kesal karena kalah taruhan. Keesokan harinya, Polem menantang 
Robi taruhan lagi.

Polem: Mau taruhan lagi, Rob?

Robi: Oke, tapi saya yang pilih jenis taruhannya.

Polem: Oke, no problem.

Robi: Kalau Pak Polem bisa menggigit mata sendiri, saya bayar 1 juta.

Robi berani bertaruh seperti itu karena Polem bisa melihat dengan jelas 
dan tidak buta. Maka tidak mungkin ia melepas bola matanya.
Karena bola mata itu asli. Tapi dasar Polem si Pahlawan Perang, dia pun 
tetap nekat.

Polem: Oke, saya setuju!

Polem pun segera melepas gigi palsunya, dan menggigitkan gigi itu ke 
matanya sendiri. :-P :-P

PUISI PAHLAWAN KECIL

Aku pahlawan kecil
Biarpun tubuhku kecil
Namun nyaliku tidak kecil

Aku gagah berani
Pantang mundur
Semangat tak pernah kendur

Bila penjajah datang aku serang
Bila penjajah menyerang aku bilang,

"Idiih ... beraninya sama anak kecil!!!"  :-D
>  

--

You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Ayo 
Ngguyu !!" group.
To post to this group, send email to [email protected].
To unsubscribe from this group, send email to 
[email protected].
For more options, visit this group at 
http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en.


Kirim email ke