seperti biasa..diambil dari berbagai sumber....kalo gue buka sumbernya..tar gue ga bisa posting lagi dong..he..he...
Lupa Dimana Rumahnya Ada seorang kakek Australia sedang duduk di pingir jalan dan menangis. Merasa iba datanglah seorang polisi mendatanginya lalu bertanya, "Kenapa kakek menangis ?" tanya polisi itu. Sambil menangis sang kakek menjawab," aku punya seorang istri yang cantik sekali berumur 25 taun, beramput pirang, seksi, sangat mencintai saya, dan sekarang sedang menantikan saya di rumah." Dengan nada bingung polisi itu kembali bertanya "lalu apa masalahnya?, kenapa kakek jadi sedih??" Dengan menagis keras sang kakek menjawab: "SAYA LUPA DI MANA RUMAH SAYA!!!! " Kisah kakek waktu muda Seorang kakek dengan bangga menceritakan masa mudanya kepada cucunya. Kakek : "Suatu malam, ketika kakek masih muda dulu kakek pulang melewati lorong yang gelap. Tiba-tiba kakek di hadang oleh lima orang perampok. Dengan gagah kakek melawan mereka berlima sehingga terjadilah perkelahian yang seru. Akhirnya dengan keahlian berkelahi yang kakek miliki, kakek berhasil menjatuhkan empat orang perampok itu" Cucu: "Wah, kakek jago juga ya! Trus perampok yg satunya gimana kek?" Kakek : "Sttttsss.....dia itu yang bawa kakek ke rumah sakit". kata kakek sambil berbisik. Jangan boros pakai gigi Ada seorang bapak dari desa Anu di dekat Sorong (Irian Jaya) mendapatkan undian dari sebuah produk makanan. Ternyata ia mendapatkan sebuah sepeda motor keluaran tahun terakhir. Tentu saja sang Bapak sangat senang dan bangga karena di desanya jangankan sepeda motor, sepeda kumbang pun jarang yg punya. Singkat cerita sang Bapak pun mengajak anak laki-lakinya yg baru kelas 6 SD untuk berkeliling desa naik motor tsb. Diperjalanan sang anak heran karena ayahnya kok terus menerus pakai gigi satu gas pun terus dipacu sampai bunyinya menderu -deru tapi sang Bapak tsb tdk mengover ke gigi dua. Akhirnya sang anakpun protes "Pak giginya itu diganti...!" tapi anehnya sang Bapak tidak menuruti malah memacu gas hingga suara mesin motor tsb sudah mirip suara Singa yg mengaum. Melihat hal tsb sang anak kembali protes dgn nada yg sama "Pak giginya itu diganti...lah !" berkali-kali. Mendengar protes yg bertubi-tubi dari anaknya akhirnya sang Bapak pun menjawab dengan nada setengah marah " Hai Nak, kamu boros sekali gigi satu dulu dipakai sampai habis baru pakai gigi dua..!" Jatuh ya pasti pucat dong ... Ceritanya, Boim ingin membawakan oleh-oleh semangka buat istri tercinta yang baru dinikahinya sepekan lalu. Sepulang kerja, dengan Vespa butut hasil warisan ayahnya, mampirlah Boim ke pasar buah di dekat rumahnya. Boim langsung menuju seorang pedagang semangka yang rupanya berasal dari Madura. "Kak, berapa harga sekilo semangka tanpa biji," tanya Boim. "Tiga ribu lima ratus," jawab si pedagang. "Mahal amat," timpal Boim. "Tidak mas, semangka ini kualitas nomor satu. sudah tanpa biji, saya jamin pasti manis dan segar rasanya. Lihat saja warnanya yang merah," tegas si pedagang sambil memperlihatkan contoh buah semangka yang sudah dibelah. Tanpa pikir lagi, Boim langsung memilih semangka yang kira-kira beratnya dua kilo. setelah trangsaksi, Boim menstater dan melarikan Vespanya bak pembalap GP5000 karena ingin secepatnya tiba di rumah. Naas, di sebuah perempatan tak jauh dari rumahnya, Boim terlibat kecelakaan. Dan, semangka yang baru dibelinya pecah berantakan di jalan. Herannya, Boim tampak marah dan merasa tertipu setelah melihat buah semangka ternyata berwarna putih yang menandakanrasanya tidak manis dan kurang segar. Dengan kemarahan luar biasa, Boim kembali ke pedagang buah tempatnya membeli semangka. "Kak, sampeyan ini jualan kok menipu. Semangka gak enak, kok digembar- gemborkan manis dan segar. Ayo kembalikan uang saya," damprat Boim sambil memperlihatkan buah semangka yang hancur. "Lho, sebentar. memangnya apa yang terjadi, kok semangka ini hancur berantakan," ujar si pedagang. "Untung, sebelum sampai di rumah, saya kecelakaan, sehingga tahu bahwa semangka yang sampeyan jual ternyata gak sesuai promosi," jelas Boim. "Sampeyan ini gimana sih. Orang saja kalau jatuh dari sepeda motor pasti pucat kok, apalagi semangka. Ya pasti pucat," Yang satu pencipta lagunya Di sebuah toko penjual burung, mempunyai 2 burung kakak tua. Kedua burung itu berbeda, yang satu suka bernyayi dan yang satunya lagi hanya diam saja, datang seseorang ingin membeli burung kakak tua. Ia berkata kepada si penjual burung : Pembeli : Berapa harga burung kaka tua ini mas...?? Penjual: Kalau yang suka nyayi itu 500.000 rupiah, sedangkan yang diam itu 1.000.000 rupiah. Pembeli: Lho kok yang suka nyayi harganya lebih murah dari yang hanya diam saja. Penjual: yah.... jelas beda wongyang harganya 1.000.000 itu pencipta lagunya kok. Robby Nuzly, S.Si., Apt. Direktorat Pengawasan Produksi Produk Terapetik dan PKRT Badan Pengawas Obat dan Makanan RI Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta E-mail:[email protected] www.obhiebanget.blogspot.com -- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Ayo Ngguyu !!" group. To post to this group, send email to [email protected]. To unsubscribe from this group, send email to [email protected]. For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/pelawak?hl=en.
