Hmm,, Sama ga ya sama kasus ini,, "kadang dalam hati/pikiran suka bilang
gini: Kapan Tuhan?? Kapan?"
 
Cheers :-)
 
 
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of pisctwentyfour
Sent: Wednesday, July 02, 2008 12:21 PM
To: [EMAIL PROTECTED]; PEMUDA ADVENT
Subject: [Pemuda Advent] Re: [PA-DKI] ADA DISKUSI NIH AYO BERIKAN
PENDAPAT
 

satu yang masih menjadi tanda tanya buat saya adalah kebanyakan kita
berdoa hanya untuk meminta saja... dan mengacu kepada ayat yang
mengatakan bahwa mintalah makan akan diberikan kepadamu, dst...
 
tapi kadang apa yang kita minta tidak sesuai dengan apa yang kita
harapkan,, ironis kan kita berdoa kepadaNya tapi gk dikasi? kalau memang
bagi Tuhan gk ada yang mustahil, kok semua yang jelek2 terjadi sih..?
 
nah saya akan mencoba untuk membuka pikiran kita semua bahwa... Tuhan
itu maha tahu, ia tahu segala kebutuhan kita... jadi doa itu bukan untuk
meminta tapi untuk menyembah DIA, bersyukur atas segala berkatNya... 
 
sampai2 ada yang berkhotbah bahwa jawaban dari doa adlah 3 jenis yaitu
ya, tidak dan tunggu,,, sedangkan menurut pemikiran saya adalah jawaban
cuman satu...yaitu :
BIARLAH KEHENDAKMU YANG JADI... kalau memang Tuhan mo berkehendak itu
yang terjadi maka itu lah yg jadi... kita gk bisa lagi untuk
berargumentasi, menyelah, bertanya : knp Tuhan? ya kan?
 
saya membuka forum, untuk teman2 bisa berpendapat...
jbu

--- On Tue, 7/1/08, harris budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: harris budi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [PA-DKI] Percakapan dengan Tuhan
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, July 1, 2008, 10:07 PM

Brother Angkir,
Ada satu kebiasaan, yg barangkali juga merupakan ciri khas dari Tuhan
kita ini.
Apabila kita bertanya kepada Nya, maka Putra Bunda Maria ini akan
menjawabnya dengan pertanyaan juga, bahkan sesekali Beliau menjawabnya
dengan cerita Perumpamaan. 
Dalam sebuah komik Rohanipun aku pernah membaca :
..."Hingga suatu hari, tertidurlah aku dibawah pohon yg rindang dimana
dalam my delicious sleep (tidurku yg enak) itu, Pria yg pernah jalan di
atas air itu berkata : "Jangan tanya apa yg akan Ku berikan kepadamu,
tapi tanyakanlah apa yg engkau berikan kepadaKU"
 
GBU, Bro Angkir..
 
Rgds,

--- On Wed, 7/2/08, Andreas Simorangkir <andreas.simorangkir
@indosurance. com> wrote:
From: Andreas Simorangkir <andreas.simorangkir @indosurance. com>
Subject: [PA-DKI] Percakapan dengan Tuhan
To: [EMAIL PROTECTED] com
Date: Wednesday, July 2, 2008, 10:56 AM
Good thought guys! Thanks.
 
Aku     : "Zzzzz Zzzzz Zzzzz......"

TUHAN : "Bangun !!!"

Aku     : "Hmmm.... siapa ya ?"

Tuhan : "AKU ??? AKU TUHAN.  AKU dengar di doamu, kau ingin bicara
langsung dengan-KU, maka doamu KU-kabulkan. "

Aku (tertegun) : "Oh, aku tidak menyangka doaku dikabulkan,. Lalu kita
ada di mana ?"

TUHAN : "Di dalam mimpimu, ini media paling mudah untuk berbicara."

AKU (tertegun) : "Ooooh..."

TUHAN : "KU-dengar di doamu, kau ingin mengajukan pertanyaan kepada KU.
AKU ingin mendengarnya sekarang."

Aku     : "Benar.  Bisakah sekarang kumulai ?"
Tuhan  : "Tentu."

Aku     : "TUHAN, tahukah ENGKAU bahwa dunia yg KAU ciptakan ini penuh
dengan ketidakadilan.  Banyak orang percaya dianiaya.  Orang benar
menderita.  Itu tidak adil TUHAN !"

TUHAN : "Menurutmu, apakah adil, ketika AKU mati di kayu salib untuk
menebus dosa-dosamu? ?"

Aku     :    "Kalau begitu, semua orang benar harus menderita di dunia,
begitu ?"

TUHAN : "Apakah penderitaan itu selamanya ? Mengapa ketika menderita
manusia selalu bertanya "mengapa harus aku?". Tetapi, ketika senang,
mereka tidak pernah bertanya, "mengapa harus aku ?"

Aku     : "Kalau begitu, mengapa banyak orang jahat hidup senang ?"

TUHAN : "Kau yakin ?"

Aku     : "Ya... walaupun tidak semua ..."

Tuhan : "Kalau begitu, cobalah jadi jahat, dan lihatlah, seberapa lama
kau akan senang, kau bisa membuktikannya sendiri."

Aku     : "Hidup ini terlalu rumit untuk dijalani, mengapa KAU selalu
mendatangkan cobaan dan masalah?"

TUHAN  : "Masalah KU-datangkan bukan untuk disesali dan dikeluhi, tapi
untuk diselesaikan.  Cobaan KU-datangkan untuk menunjukkan adanya
diri-KU, dan perlunya berserah pada-KU."

Aku     : "Tapi, setiap masalah datang, Aku selalu berdoa meminta jalan
keluar.  Tetapi,  kadang KAU tidak memberinya ? Mengapa ?"

TUHAN : "Mengapa ? Pertanyaan bagus!  Mengapa setiap firman yang
KU-perintahkan padamu, kau tidak pernah melakukannya atau selalu
menunda-nunda ? Sebelum engkau menuai, menaburlah terlebih dahulu."

Aku     : "Mengapa manusia tidak pernah puas terhadap dirinya ?"

TUHAN : "Manusia tidak akan menyadari betapa berharganya sesuatu, sampai
mereka kehilangan semuanya.
 
Aku     : "Karena itulah TUHAN, mengapa penyesalan selalu datang
terlambat ?  Itu menyebalkan. .."
TUHAN : "Kalau belum terlambat, bukan penyesalan namanya. Kalau belum
menyesal, manusia tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya. "

Aku     : "Memang benar.  Tapi, penyesalan selalu mendatangkan
penderitaan. "

TUHAN : "Ketika penyesalan datang, manusia diberi 2 pilihan. Pertama,
segera bangkit dan meninggalkan duka-citanya. Itu membuat manusia makin
kuat dan terasah. Kedua, berkata : "Aku tidak kuat, beban ini terlalu
berat untuk dijalani". itu mendatangkan penderitaan. "

Aku     : "Perlukah aku memelihara doa dan waktu untuk-MU setiap harinya
?"
Tuhan : "Perlukah AKU mejagamu dan mengawasimu setiap harinya ?"

Aku     : "TUHAN, seringkali aku sudah berusaha dan berusaha, tapi selau
gagal ! Mengapa ?"
TUHAN : "Berapa kali kau mencoba ?"
 
Aku : "Katakanlah 10 kali."

TUHAN : "Bagus. Kalau begitu kau sudah mengetahui 10 cara yg tidak
berhasil. Jangan samakan kegagalan dengan pengalaman. Manusia tidak
pernah gagal, sampai dia berhenti berusaha."

Aku     : "Tapi, semua itu terlalu beresiko TUHAN. Setiap usaha
mempunyai resiko."

TUHAN : "Sesungguhnya, ketika kau takut mengambil satu resiko, kau telah
mengambil resiko yang tersisa, yaitu kau tidak akan pernah berhasil !"

Aku     : "Kalau begitu, bagaimana cara mendapat kesenangan hidup ?"

TUHAN : "Cintailah dirimu sendiri, dan senantiasa bersyukur. Hidup ini
sebenarnya indah. Jika masalah datang, jangan biarkan masalah menguasai
dirimu, tetapi belajarlah menguasai masalah. Ah, waktu kita habis, kau
sudah harus bangun pagi..."

Aku     : "Kapan kita bisa berbicara seperti ini lagi ?"

Tuhan : "Kapanpun.  Sebenarnya jarak Kita hanya dipisahkan oleh doa."

Aku     : "Oke, terima kasih TUHAN atas pembicaraan yg indah ini."

TUHAN : "Sama-sama."

Aku pun terbangun dari mimpiku..... .
 
 
Best of Regards,
 
Andreas Simorangkir
Broking III Division
 
PT. INDOSURANCE BROKER UTAMA
Sudirman Plaza Complex
Indofood Tower 17th floor
Jl. Jend Sudirman Kav 76 -78
Jakarta 12910
P/+62 21 5793 6000
F/+62 21 5793 6006
M/ 0818 887058
Email : andreas.simorangkir @indosurance. com
Website :  <http://www.indosurance.com/> www.indosurance. com
 
"I would rather be able to appreciate things I cannot have than to have
things I am not able to appreciate"
 
P Save a tree.. Please don't print this e-mail unless you really need to
 
 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 270.4.3/1527 - Release Date:
6/30/2008 6:07 PM

 
 

Kirim email ke