apa yang diputuskan oleh peraturan jemaat kan hanya untuk kepentingan disiplin 
organisasi..benar tidaknya keputusan diambil kan itu urusan majelis kepada 
Tuhan...akan tetapi sekiranya ada anggota gereja dicoret dan dipecat dari 
gereja...itu kan bukan berarti namanya  dibuku kehidupan  surga juga di 
coret...nga lahh.
tergantung dari sudut mananya kita liat....apakah dari sudut  disiplin ato dari 
sudut penghakiman...kalo saya sih prinsipnya manusia tidak boleh menghakimi 
manusia...karena itu hanya hak prerogratif TUHAN.jadi diperlukan ke hati hatian 
dalam mengambil keputusan jemaat kepada orang yang bersalah . Karena kita 
Tahu... majelis gereja Bukan Tuhan...kadang kadang sering diplesetkan  Majelis= 
Manusia jelmaan Iblis   banyak kan terjadi di gereja gereja...
  ----- Original Message ----- 
  From: Darmawan Triosa 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, July 07, 2008 4:50 PM
  Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?



  untuk hal ini anda bisa tanya ke confrence.. peraturan manusia ato organisasi 
kan bisa salah...buktinya liat aja peraturan sidang sudh berapa kali di 
revisi..... kalo firman Tuhan bisa di revisi??? NO WAY
    ----- Original Message ----- 
    From: Richan S 
    To: [email protected] 
    Sent: Monday, July 07, 2008 4:25 PM
    Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?


    untuk kepentingan organisasi berarti boleh mengkimi donk hehehe

    RS

    Darmawan Triosa wrote: 


      punishment yg dilakukan gereja hanyalah untuk kepentingan organisasi 
sementara kita berada di dunia ini. dan nanti bila kita sudah disurga  
organisasi  akan bubar karena sdh tidak diperlukan lagi
        ----- Original Message ----- 
        From: Richan S 
        To: [email protected] 
        Sent: Monday, July 07, 2008 3:33 PM
        Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?


        bro, mengapa ada panismen dari gereja kepada seseorang yang telah 
melanggar.
        berarti gereja sudah bertindak mendahului penghakiman Tuhan hehehe
        atau dalam hal ini gereja mewakili penghakiman Tuhan hehehe
        btw, kita bukan berbincang perihal masuk surga atau tidak bos.

        bgmn tanggapan anda dengan anak yang dikandung di luar nikah ?? mengapa 
anda tidak mau melakukannya ?? hehehe

        Salam,
        Richan S


        Darmawan Triosa wrote: 

          kalo menurut saya... penghakiman adalah hak Tuhan, Manusia nga berhak 
menghakimi  sesorang..kita tidak berhak mengatakan orang ini masuk surga apa 
nga,.. untuk itulah alkitab mengatakan " jangan menghakimi"
          kan nanti di surga ada tiga keheranan
          keheranan pertama adalah kita heran orang yang kita perkirakan ngak 
masuk surga ternyata mereka ada disurga
          keheranan kedua adalah orang yang kita perkirakan masuk surga 
ternyata nga ada di surga
          keheranan yang ketiga  kenapa kita sendiri ada di surga.
          Hummmmmm 
          Matius  7:1. "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi. 

            ----- Original Message ----- 
            From: Richan S 
            To: [email protected] 
            Sent: Monday, July 07, 2008 2:25 PM
            Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH KARUNIA TUHAN?


            sekarang kalau sudah terlanjur dengan alasan hilafffff !! bagaimana 
?? hehehe apakah perlu di rajam ?? spy semua manusia berdosa ini senang ?? 
hehehe
            bagaimana kalau mereka berdua menangis-menangis siang malam selama 
7 hari dan minta ampun sama Tuhan...tapi janin masih bergerak-gerak di perut si 
cewek hehehe
            apakah dosa mereka diampuni ?? bagi saya itu dosa yang bisa 
diampuni hehehe

            masalahnya otak kita ini cenderung dan senang mengingat-ingat aib 
orang sampai otaknya tidak bisa mengingat apa-apa lagi (mati),
            Mencuri dan Berjinah...aib yang dua ini susahhhh sekali dilupakan 
orang. seperti nya itulah dosa terbesar di jagat raya ini hehehe. itu saja 
masalah nya bos hehehe

            bgmn ?? ;-) 

            RS

            Jon Sabuin wrote: 

                    Menghasilkan anak di luar nikah adalah suatu tindakan yang 
tidak dibenarkan bila dipandang dari segi apapun,orang ateis sekalipun tidak 
membenarkan hal yang demikian apalagi kita yang mengaku sebagai anak 
Tuhan.Perzinahan setara dengan penyembahan berhala.Sex pranikah sangat tidak 
dibenarkan karena itu tidak menghormati Allah dan tidak menghormati 
orangtua,dan itu sudah termasuk mencuri juga karena dilakukan diluar 
sepengetahuan orang lain.he.....he......he..............GBU

                    --- On Mon, 7/7/08, pisctwentyfour <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:

                      From: pisctwentyfour <[EMAIL PROTECTED]>
                      Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK ADALAH 
KARUNIA TUHAN?
                      To: [email protected]
                      Date: Monday, July 7, 2008, 6:25 AM


                            kayknya semakin seru nih... sudah banyak pendapat 
yang masuk..

                            bapak situmorang.. . yang terkasih... 
argumentasinya sangat nyata sekali bahwa... hanya sekarang seolah olah semua 
hal bisa disetujui dan sah2 saja termasuk menghasilkan anak dengan cara 
apapun..termasuk di luar nikah..()

                            gmana nih..?
                            --- On Sun, 7/6/08, Richan S <richansitumorang@ 
gmail.com> wrote:


                              From: Richan S <richansitumorang@ gmail.com>
                              Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK 
ADALAH KARUNIA TUHAN?
                              To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                              Date: Sunday, July 6, 2008, 11:02 PM


                              hadir nya anak bukan karena nikah atau tidak nya 
tapi karena gitu-gitu deh hehehe...
                              jadi istilah anak haram, dasar kita mengatakan 
hal itu apa ?? katanya si pembuat bibit tidak menikah ?? hehehe
                              kalau bapaknya menikah dua kali, bagaimana pula 
itu hehehe

                              istilah anak haram hanya sebutan yang 
mencerminkan bentuk kecemburuan dan kesombongan dari seorang anak yang bapaknya 
menikah baik-baik hehehe

                              bentuk nikah juga banyak di dunia ini, saya tidak 
tahu yang mana berkenan kepada Tuhan. apakah semua bentuk syah2 saja hehehe 
sebab setiap anut kepercayaan memiliki system bentuk pernikahan masing-masing. 
ada yang diberkati pendeta, ustad, kepala suku, maupun tua-tua kampung yang 
tidak percaya Tuhan Jesus sama sekali, atau malah diberkati Bandit yang 
menyamar jadi pastor spt yg di felem-felem hehehe...

                              kalau si pembuat bibit adalah anggota jemaat 
kita, tentu ada disiplin yang diatur dlm Gereja kita.
                              biar lah gereja yang menyebutkan anak itu anak 
apa... ??

                              tapi sependengaranku selalu dikatakan anak yang 
Tuhan titipkan.

                              Salam,
                              Richan S

                              pisctwentyfour wrote: 

                                oks terima banget...masukan. ..yang sudah 
diberikan

                                sekali lagi diskusi ini bukan untuk mencari 
yang benar atau salah 

                                jadi jangan takut untuk memberikan tanggapan, 
argumentasi dan solusi...

                                semua bebas...

                                nah sekarang pertanyaannya adalah : berarti 
seolah olah kita bisa memaklumi apa yang namanya MBA? b ukan berarti kita mo 
menghakimi loh...

                                tetapi kenyataan itu lah yang banyak kaum 
pemuda kita alami...menikah setelah calon istri "berbadan dua"... 

                                --- On Sun, 7/6/08, Jhon Sriven <sriven_jhon@ 
yahoo.com> wrote:


                                From: Jhon Sriven <sriven_jhon@ yahoo.com>
                                Subject: Re: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK 
ADALAH KARUNIA TUHAN?
                                To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                                Date: Sunday, July 6, 2008, 10:20 PM


                                Benar, saya percaya bahwa seorang anak tetap 
merupakan anugerah Tuhan, sekalipun dia lahir di luar pernikahan alias lahir 
dari hasil perzinahan.



                                Dosa zinah kedua orangtuanya bukanlah dosa si 
anak.  Kesalahan kedua orangtuanya tidaklah mengurangi sedikitpun penialaian 
Allah terhadapnya bahwa anak itu sangat berharga dalam pandangan Allah.



                                Mungkin ada yang bertanya: "Tapi apakah Tuhan 
memberikan suatu anugerah lewat tindakan dosa?"



                                Saya percaya Tuhan tidak mengenal istilah 'anak 
haram', melainkan 'sepasang insan yang bertindak haram'  Anak itu tidak haram 
sebab dia tidak melakukan kesalahan apa pun.  Yang haram adalah tindakan kedua 
ortunya.



                                Bukankah kasih Allah begitu mulia?  Bahkan 
dibalik keharaman (baca: dosa) tindakan sepasang insan pun, Tuhan masih 
mengizinkan lahirnya seorang anak tak berdosa.  Tak ada seorang anak pun yang 
lahir tanpa 'Restu' Allah.  Mereka semua terlahir untuk maksud yang baik dan 
mereka semua adalah anugerah Allah.



                                Demikian sekilas pendapat pribadi saya.  Mohon 
maaf kalau ada yang dirasa kurang tepat dan terimakasih untuk kesempatan 
sharing pendapat di sini.



                                Salam Kasih,



                                Jhon Sriven 



                                --- On Sun, 7/6/08, pisctwentyfour 
<pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:


                                From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
                                Subject: [Pemuda Advent] PERTANYAAN : ANAK 
ADALAH KARUNIA TUHAN?
                                To: "PEMUDA ADVENT" <pemuda_advent@ 
yahoogroups. com>, "PA DKI" <[EMAIL PROTECTED] com>, "pomanet pa" <[EMAIL 
PROTECTED] .com>, "imab bandung" <[EMAIL PROTECTED] ups.com>
                                Date: Sunday, July 6, 2008, 8:45 PM


                                ada pertanyaan lagi nih..:

                                anak itu karunia TUHAN yang diberikan kepada 
pasangan dua manusia yang menjalin cinta.... sehingga ada istilah anak itu 
titipan TUHAN,,

                                na sekarang pertanyaannya bgaimana dengan anak 
yang dilahirkan dari pasangan yang tidak sah menikah (pasangan di luar nikah), 
walaupun istilah nya MBA

                                apakah itu karunia TUHAN juga...?

                                sekian dan terima kasih..
                                 


                                 


                                 




                           


                   











   

Kirim email ke