Kalau ada seorang Atheis yang menyaksikan diskusi ini, mungkin dia akan
tertawa terbahak-bahak. "Hehehe, mereka ini sama-sama belum kenal dan lihat
Tuhan, tapi coba-coba mendiskusikan Tuhan." Hanya intermezo.

Sepertinya kita semua harus belajar lebih banyak lagi, termasuk anda dan
saya. Sebab saya perhatikan yang satu membicarakan A-nya dari kesatuan "ABC"
sedang yang satu berbicara tentang B-nya. Tapi yang anehnya sama-sama
bersikeras... Hehehe...

Ok lah, saya maklumi semuanya. Mari kita lanjutkan ke topik lain saja.

Ini milis moderatornya siapa ya, apa ditinggal tanpa penunggu?

Salam,

2008/7/9 Richan S <[EMAIL PROTECTED]>:

>    bro ini perasa kali pun hehehe... (sori, karena masih tetap di milis)
> point dari ayat itu : ternyata ada juga hal yang bukan kehendak Tuhan,
> sehingga kita harus pintar mengetest dan membedakannya mana yang ya, mana
> yang tidak.
>
> ** bingung cari referensi yang warna hijo di bawah hehehe ;-)   (tidak
> usah ditanggapi)
>
> majelis tidak selamanya dipilih Tuhan, tetapi Tuhan mendelegasikan hal
> kecil spt itu kepada manusia berdosa seperti kita ini...
> nah..kesempatan seperti inilah banyak manusia berdosa seperti kita ini lupa
> diri, kita diutus oleh siapa duduk di situ ??
> bukan kah sering kali Tuhan dipermalukan melalui kita-kita pelaku ceroboh
> ini...makanya kita harus tetap dengan rendah hati minta petunjuk dari Nya
> tanpa bawa-bawa unsur kepentingan pribadi.
> kesalahan kita bukan karena kehendak Tuhan tetapi karena kecorobahan kita
> yang memalukan. kendati ketika kita insaf dan sadar akan kekurangan
> itu..Tuhan sering kase solusi. tetap yang sebelumnya bukan berarti kehendak
> Tuhan.
>
> Kehendak Tuhan adalah baik dan sempurna seperti Dia yang adalah baik dan
> sempurna.
> inilah konsep dasar mengukur sesuatu itu kehendak Tuhan atau tidak. "ada
> test timbal balik dan bolak balik" ;-)
>
> Cheers,
> RS
>
> Philips Marbun wrote:
>
>  Saya rasa tidak perlulah kita main-main ayat untuk memuaskan diri
> sendiri. Ada juga ayat mengatakan segala sesuatu tidak dapat terjadi di luar
> kehendak Allah. Bahkan burung pipit pun tidak akan jatuh ke bumi di luar
> kehendak Bapa.
> *
> **Intinya, kalau TUHAN tidak berkehendak pastilah Dia sudah campur tangan
> langsung*. Contoh, Petrus tidak dikehendaki-Nya mati sebelum waktunya,
> sehingga malaikat diutus untuk memboyong Petrus. Contoh2 lain juga banyak,
> bahkan hingga zaman sekarang ini.
>
> Mengenai majelis-majelis, sekali lagi saya katakan, seburuk apapun tingkah
> mereka, mereka sudah dipilih Allah untuk duduk di sana. Dan segala keputusan
> yang mereka ambil, baik maupun buruk, Allah dapat bekerja di dalamnya.
>
> Baiklah, menurut saya cukup sampai di sini. Kalau anda masih ingin lanjut
> berdiskusi dengan saya, silahkan lewat JAPRI.
>
> Salam,
> Philips
>
>  2008/7/9 Richan S <[EMAIL PROTECTED]>:
>
>>   jadi maksud ente, jika ente mencuri dan tidak binasa saat itu berarti
>> itu kehendak Tuhan hehe... ;-)
>> Rom 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah
>> oleh pembaharuan budimu, *sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak
>> Allah*: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
>>
>> RS
>>
>> Philips Marbun wrote:
>>
>>   Kalau Tuhan tidak berkehendak mereka pukul2 meja, anda percaya ga
>> mereka bisa binasa saat itu juga?
>>
>> Tapi ternyata tidak toh?
>>
>>  2008/7/8 Richan S <[EMAIL PROTECTED]>:
>>
>>>   bro philips, bagaimana menurut bro kalau anggota majelis gereja pukul2
>>> meja dan lempar2 kursi, tereaak kencang2 seperti kerasukan hehehe...
>>> bagaimana dengan hasil putusan majelis seperti itu ?? apakah itu
>>> termasuk kehendak Tuhan ?? ;-)
>>>
>>> RS
>>>
>>>
>>>
>  
>



-- 
Salam,
Philips Marbun
Anggota GMAHK Pulomas

Kirim email ke