bang Haris, emang very-very delicious menginjil lewat internet. Dengan cara men-cc-in ato mem-bcc-in email2/bacaan rohani ke teman maka kita telah menjadi 'penabur' yang gak harus capek 'menanam' :)
Tolong dong dibagiin cara menabur yang baik atau menanam yang baik? Kebetulan aku pernah beberapa kali berbalas email dengan seseorang di milis non-advent. setelah beberapa kali dia bertanya-saya menjawab ujung2nya saya berpendapat bahwa tidak mungkin menjelaskan sesuatu kepada orang yang STONE HEAD (kepala batu), akhirnya dengan sendirinya per-email-an tsb merenggang hingga kini. menurut saya kemungkinannya ada beberapa ; - saya yang emang gak bisa menjelaskan - dia yang emang STONE HEAD - ato dua-dua yang STONE HEAD - etc pliss dong advisnya, selamat menjelang hari sabat, james 2008/7/18 harris budi <[EMAIL PROTECTED]>: > Mantap... > > Judulnya Tell The World, tapi isi Tell Anything.....hehehehehehe.. > > > > End-end this (akhir-akhir ini) saya lihat banyak orang mengalami kesulitan > menentukan pilihannya utk menginjil. Padahal menginjil banyak pilihannya, > ada yg berat, ada yg sedang dan ada yg ringan. Ketiga fase tsb tergantung > dari penilaian manusianya sendiri. > > His name also people (namanya juga manusia), keinginan utk memilih tingkat > penginjilan yg enak dan nyaman tentulah ada. > > Bagi saya, menginjil yg paling enak (very delicious) adalah menginjil lewat > internet. Cukup dgn mentransfer, men-cc atau bcc tulisan2 rohani, kesehatan, > kesaksian2 yg menguatkan ke banyak orang. Gampang bukan? > > Dgn menginjil lewat internet, seperti yg kita lakukan ini, kita tdk kena > panas matahari sebab kita berada diruangan ber AC. Kita tidak kehausan > dan tidak mengeluarkan tenaga, sebab hanya kesepuluh jari kita doang yg > bergerak. Kita tidak mengorbankan uang kita sebab gratis dari kantor. Apa yg > kita lakukan sekarang ini adalah juga bagian dari penginjilan. > > Oleh karena itu, barangkali perlu dikoreksi kembali apabila ada yg > mengatakan bhw orang SDA kurang tertarik melakukan penginjilan. > > > > Rgds, > > > > --- On *Fri, 7/18/08, Richan S <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > From: Richan S <[EMAIL PROTECTED]> > Subject: [Pemuda Advent] Re: TELL THE WORLD > To: [email protected], [EMAIL PROTECTED] > Date: Friday, July 18, 2008, 10:00 AM > > > Bang Nobel..saya pernah ke makassar bareng rombongan Balikpapan tahun > 2003 klo ga salah. > > back : bukannya saya tidak tertarik dengan topik.. Tell The World > masalahnya lingkup kita berbeda-beda, tentu teknik penerapannya juga > beda-beda. > > komen tuk di bawah, bos setahu saya tidak ada mahkota yang polos, semua > mahkota harus berbintang. > sebab tidak ada yang masuk ke surga yang mahkotanya blank tak berbintang. > sekarang apakah kutipan itu yang memotifasi kita untuk mengabar injil. saya > pribadi tidak..saya tidak mau kejar2 bintang hehehe > > dengan pola pikir seperti itu, maka kita akan mulai hitung2 an bintang > hehehe > klo blum ada yang dibabtis oleh kita, maka kita akan takut2 dan kwatirrrr > slalu dalam hidup. > klo sudah banyak yang bibabtis maka boleh nyantai dahhh hehehe > > motifnya harus berubah.. > kita menginjil karena belas kasihan kepada mereka..sama seperti Jesus > berbelas kasihan kepada kita. > kasihan mereka tidak selamat gara-gara ga kenal Jesus, kita sebagai agen > dan duta bertanggung jawab memperkenalkan Jesus. > > saya selalu bilang ke teman-teman, > Kalian tidur saja, tidak usah pun kalian menginjil atau kalian > tidur-tiduran saja di rumah yang pasti pekabaran Ijil ini pasti selesai !! > dan tepat pada waktunya. > ketika selesai, ...berbahagialah orang yang sudah turut serta melakukan > tugas dan tanggung yang diberikan Kristus. > menangislah orang yang tidak melakukan apa-apa namun pekerjaan sudah > selesai. > > orang bekerja mendapat upah, yang tidak bekerja mendapat ganjarannya. > > Menaburlah sebanyak-banyaknya, jangan menanam...capek !! hehehe > > Salam, > Richan S > > > > > [EMAIL PROTECTED] net.id <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > betul pak Haris, Sy santai kok :) > > rekan Milister, mgkn tidak tertarik mengenai pembahasan bagaimana > menginjil keluar. Tapi apakah purpose daripada milist ini? kita semua > tau kejadian2 akhir zaman ini sudah dinubuatkan, semua org akan > melakukan tindakan yang mengarah kepada kemurtadan. supaya jgn terjadi > demikian kepada kita2 disini, marilah kita saling menguatkan. Kadang2 > kita sudah terlalu asyik membahas masalah2 kecil, menggigit dan humanis > (e.g Berpulang ke rumah bapa) sampai2 kita melupakan masalah2 besar (e. > g masih banyak teman dan keluarga saya yang belum mengenal Tuhan). > > Dear Uni, bukannya saya senang berargumen dengan anda :) saya sahabat > anda kok. Saya pernah seperti saudara, saya senang melihat hal2 kecil > yang menggelitik, yang salah tapi diacuhkan..sy juga aktif di > kepemudaan di Makassar terutama :) senang rasanya melihat semangat2 itu > muncul, tapi alangkah lebih senangnya kalau power yang anda miliki, > diarahkan kepada penginjilan ntuk menjangkau orang2 yang belum mengenal > kebenaran. > > Kalau menurut pak Haris kita tidak akan tertarik, well let's see... > saya tahu banyak dari anggota milist ini pasti merindukan untuk menjadi > pengabar2 injil, tapi saja mereka belum tau bagaimana cara memulai, > sama seperti saya. Saya juga rindu menjadi pengabar injil, tapi saya > masih sulit mengatur waktu. Saya rindu mengabar injil, tapi apakah > kelompok kecil saya bisa berkembang ? Bagaimana dengan waktu untuk > keluarga saya ? > > nah rekan2 milister, banyak sekali yg bisa dibahas dalam milist ini > selain dengan kejadian2 akhir zaman (we all know that) > 1. kita ga boleh minum kopi kenapa? simple answer gak sehat, jgn > rusakkan tubuh kita dgn barang2 yg gak sehat > 2. Berpulang ke rumah bapa? any better ideas ? > 3. Minum bir, anggur, extra joss? Mau coba nggak? apa anda akan > terpengaruh mau mencoba hal2 itu? tidak diharamkan kok? nah bingung > kan? sekali lagi simple answer kebanyakan anggur, alkohol, caffeine > akan merusak tubuh anda. Coba makan pepaya 1 biji setiap hari dalam > beberapa minggu kalo badan anda gak kuning. terlalu banyak gak bagus. > > intinya prinsip kesehatan harus dipegang teguh > > What can we discuss here about Tell The World. :) mmmhhh mana seh > moderatornya :). okay, what to discuss about tell the world : > 1. Bagaimana memulai kelompok kecil ? Kiat2 ? > 2. Bagaimana mengajak orang untuk ikut kelompok kecil? tanpa bersifat > memaksa? > 3. Pelajaran apa saja yang bisa dibagikan di kelompok kecil? ada yg > lebih menarik? > 4. Apakah ada yg mau jadi sponsor di kelompok kecil kami? > 5. Ada yang mau bagikan kesaksian ? > > Let's discuss...saya aja masih kesulitan berpikir konsep kelompok > kecil itu sendiri. Maunya sih mengabarkan injil. > > Satu lagi : saya pernah mendengar khotbah dari seorang pendeta kita, > satu pernyataannya yang menggelitik saya, "akankah sy masuk sorga > dengan mahkota yang polos, sementara mahkota orang lain dihiasi dengan > banyak bintang?" Mari kita sukseskan program "TELL THE WORLD" melaui > milis ini. > > P.S Diskusi lain tetap jalan juga ga apa2 :) No Offense bro/sis :) GBU > ALL > > Nobel Sutresman > Jemaat Durian > Makassar > > > > >

