Pak Tommy yg rupawan,
Senang sekali rasanya saya mendapat tawaran ini. Tidak hanya saya, bahkan para 
pembaca pun, saya yakin akan senang mendapat tawaran tersebut.
Pak Tommy yg pemurah...(murah senyum-red)
Mempaca ringkasan pak Tommy dibawah, dimana di daerah Pelayanan tsb ada banyak 
ilmu2 gaib akan ditemui. Agar hal itu tidak membikin hati kami kecut dan 
menjadi halangan bagi kami utk ikut YCS ini, dapatkah pak Tommy memberi 
penjelasan, kira-kira apalah yg kami persiapkan agar kami kebal terhadap ilmu 
gaib tsb. Sebab menurut buku2 yg pernah kubaca, salah satu cara gampang untuk 
menarik jiwa di desa2 terpencil adalah dengan cara mengalahkan ilmu hitam drpd 
dukun2 di desa tsb. Hal seperti inilah yg barangkali dilakukan oleh penyebar2 
agama seperti Sembilan sunan (Wali-songo) dan Pdt. Daud Tony. 
Mohon tanggapannya pak..

Rgds,
Harris Sipahutar

--- On Tue, 7/22/08, Tommy Wala <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Tommy Wala <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Pemuda  Advent] BUKAN LIBURAN SERU ATAU PETUALANGAN...!!!
To: [email protected]
Date: Tuesday, July 22, 2008, 12:21 AM










    
            Om Harris yang lucu...

Lain kali kalau baca email harus jeli dan jangan terburu-buru ya. 

Sudah ditulis subjectnya BUKAN PETUALANGAN, eh masih dianggap program 

ini petualangan.

Tetapi tetap kujawab pertanyaan Om Harris yang ganteng ini:



Tentu saja model pelayanan seperti ini sudah pernah dilakukan oleh 

anak-anak muda kita.

Kejadian tepatnya adalah pada bulan Desember 2007 lalu, dilakukan 

oleh 12 anak muda dari Perkumpulan Perbaktian HE-Cempaka Mas dengan 

lokasi 3 desa di daerah Ciranjang, selama satu minggu: melakukan 

kegiatan persis seperti program YCS yang akan dilakukan di Kalbar.

Mungkin juga karena pengalaman sudah pernah melakukan kegiatan 

seperti itu sehingga Direktur P.A. Konfrens DKI mempercayakan team 

panitia inti untuk YCS-Kalbar di berikan kepada anak muda PP HE-

Cempaka Mas.



Tapi yang harus diakui adalah bahwa dari hasil survey, lokasi kali 

ini memang lebih berat daripada sebelumnya karena memang benar-benar 

berada di tempat yang jauh dan terpencil. Masalah terbesar yang 

mungkin dihadapi peserta adalah tinggal di desa yang tidak ada air 

bersih, tidak ada listrik dan ilmu hitam yang masih kuat mengakar. 

(Kalau cuma tidur di gedung sekolah atau jalan berjam-jam itu sudah 

biasa kali ya)

Buktinya, setelah presentasi hasil survey lokasi, ada sekitar 7 

peserta yang mendadak mengundurkan diri dengan berbagai alasan. 

(Mudah-mudahan bukan karena alasan takut ya)

Tapi meski begitu, masih ada peserta yang tetap bertekad untuk tetap 

pergi: mahasiswa maupun yang sudah bekerja.



Apakah Om Harris tertarik untuk mendaftar juga? (Lebih cape kasih 

komentar di milis daripada ikut kegiatan ini. coba deh! pasti om 

ketagihan deh!)



Tetap semangat dalam pelayanNya,

Towal



--- In pemuda_advent@ yahoogroups. com, harris budi <harrisbudi@ ...> 

wrote:

>

> Terima kasih Pak Tommy atas informasinya. Bagi saya ini TELL THE 

WORLD banget...

> Kalau boleh tanya, apakah "Petualangan" ini sdh pernah berjalan di 

lokasi lain, sebelum di Kalbar nanti pak?. Boleh dong diceritakan 

sedikit.

> Trims.

>  

>  

> Rgds,

> Harris Sipahutar

> 

> 

> --- On Thu, 7/17/08, Tommy Wala <wala_tommy@ ...> wrote:

> 

> From: Tommy Wala <wala_tommy@ ...>

> Subject: [Pemuda Advent] BUKAN LIBURAN SERU ATAU PETUALANGAN. ..!!!

> To: pemuda_advent@ yahoogroups. com

> Date: Thursday, July 17, 2008, 8:32 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> Mungkin masih ada yang membutuhkan informasi mengenai program 

¡§Youth 

> Community Service (YCS)¡¨ yang akan dilakukan oleh Department P.A. 

> Konfrens DKI & Sekitarnya, yang memilih lokasi pelayanannya di 

> Kalimantan Barat (Sanggau dan Bengkayang) mulai dari tanggal 08-18 

> Agustus 2008 mendatang.

> 

> ¡§Kristus menyerahkan kepada para pengikut-Nya satu pekerjaan 

> perorangan, satu pekerjaan yang tidak dapat diwakilkan kepada orang 

> lain. Pelayanan bagi orang sakit dan orang miskin, penyampaian 

Injil 

> kepada orang yang sesat, itu bukanlah diserahkan kepada komite atau 

> organisasi sosial. Tanggung jawab perorangan, usaha perorangan, 

> pengorbanan perorangan, adalah tuntutan penginjilan¡¨. (Penuntun 

> Pelayanan Kristen,14-15)

> 

> Sesuai kutipan diatas, ada 3 jenis kegiatan yang sekaligus akan 

> dilakukan pada program YCS ini (dari hasil survey lokasi yang akan 

di 

> tempati peserta):

> 

> 1. Lokasi desa yang terpencil, menyebabkan kebutuhan pengobatan 

> bagi warga desa yang menderita sakit, nyaris tidak dapat dilayani 

> oleh tenaga medis. 

> Kehadiran peserta YCS yang didukung oleh tenaga medis (minimal 

> tamatan perawat) tentu akan sangat berarti bagi setiap desa yang 

> dikunjungi karena mereka akan mendapatkan pelayanan pengobatan 

gratis 

> selama keberadaan peserta disana.

> 

> 2. Pelayanan bagi masyarakat desa dalam hal: pembagian bibit 

> gratis, wirakarya, dorkas, kampanye air bersih dan penanaman padi 

> sistem S.R.I diharapkan dapat mengurangi beban warga desa yang 

tidak 

> mampu dan kurangnya informasi pengetahuan.

> 

> 3. Kabar baik yang dilakukan setiap harinya di setiap desa, 

> berupa kunjungan perlawatan dari rumah ke rumah dan juga kegiatan 

> Pelayanan Anak-anak tanpa ada KKR atau target baptisan, tentu 

> memaksimalkan waktu pengalaman setiap peserta selama berada di 

lokasi 

> kegiatan.

> 

> Sesuai juga dengan kutipan Roh Nubuat diatas, maka:

> 1. Setiap peserta bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Semua 

> petunjuk dan pelatihan sudah dilakukan sebelum penempatan, sehingga 

> tidak ada yang mengawasi jalannya program kecuali peserta itu 

sendiri.

> 

> 2. Setiap desa, akan ditempati minimal oleh dua (2) orang 

> peserta. Dengan semua kegiatan yang ada, tentu saja usaha 

perorangan 

> akan benar-benar dilakukan sendiri sesuai dengan seluruh materi 

> pelatihan yang diberikan dan yang akan dijalankan.

> 

> 3. Pengorbanan perorangan tidak kalah pentingnya: pengorbanan 

> waktu dalam bentuk cuti kantor selama 5 hari (bagi peserta yang 

> bekerja), pengorbanan harta dalam bentuk biaya peserta 

(transportasi, 

> kegiatan dan makanan) dan pengorbanan tenaga (bekerja melayani 

> sepanjang hari). 

> Peserta akan tinggal di ruang sekolah atau rumah penduduk yang 

> bersedia menampungnya dalam kondisi semua desa belum terpasang 

sarana 

> aliran listrik, inipun suatu pengorbanan perorangan yang tidak 

kalah 

> pentingnya.

> 

> Semoga informasi diatas dapat berguna bagi yang membutuhkannya.

> 

> Catatan:

> „\ Bagi Pendeta atau anggota Majelis mungkin dapat membantu 

> mendukung pemuda/i di gerejanya untuk mengikuti program ini dalam 

> bentuk moril dan materil, karena pengalaman sekembalinya mereka 

> mengikuti program ini sedikit banyak akan berguna bagi kegiatan P.A 

> di gereja masing-masing.

> „\ Pembagian lokasi akan disesuaikan dengan talenta, iman, 

> kemampuan dan keberanian setiap peserta itu sendiri. (Hasil survey 

> lokasi telah memetakan tingkat kesulitan desa yang satu dengan yang 

> lainnya)

> „\ Lokasi kegiatan dibagi dua kategori: desa-desa yang berada di 

> pinggiran sungai kapuas (ditempuh dengan kapal misi milik 

organisasi 

> GMHAK) dan desa-desa yang berada di bukit (kadang ditempuh 

bergantian 

> dengan bis, perahu dan berjalan kaki)

> 

> Tetap semangat dalam pelayanan,

> Towal (Sie. Kegiatan YCS)

>




      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke