bagus juga..tapi jangan ada lagi yang ingin makan ayam lalu kejar kejar tuk 
tangkap ayam ,agar bisa dimakan jadi ayam goreng.. sebab disurga tidak ada lagi 
pertumpahan darah,
Singa akan makan jerami dan bermain dengan anak domba dst dst.
Bagi saudara saudara yang belum bisa vegetarian sekarang lah waktunya  untuk 
vegetarian..sebab disurga nga ada makanan  daging dagingan..sebab kasian juga 
sementara kita makan durian yang lezat yang lain sibuk kejer kejar ayam 
,sapi,kambing untuk dimakan dagingnya.
Ada yang tahu nga berapa persen orang orang advent yang sekarang ini sudah  
vegetarian???   lima tahun yang lalu  saya dapatkan di gereja advent  ngak 
lebih dari 6 %  yang vegetarian... coba saja kita bayangkan kalau saja 5 tahun 
yang lalu Yesus datang trus jemput kita kesurga ...yang 94 %  masih kejar kejar 
ayam disurga...ngak kebayang kaya apa surga itu........
untuk itulah firdaus disediakan sangat terbatas hanya khusus kepada yang 6 % 
itu  bahka lebih kecil dari separuh Pulau sumatera. sebab diluar itu  orang 
yang 94 % ngak akan bisa hidup dengan  budaya hidup surgawi, terutama pola 
makannya.,tabiat nya  dll

  ----- Original Message ----- 
  From: loran napitupulu 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 05, 2008 10:28 AM
  Subject: Re: [Pemuda Advent] NGAPAIN SAJA KITA DI SURGA ??


        kita memang tidak akan baca alkitab lagi karena Yesus yang langsung 
bercerita dan kita akan banyak diskusi kali disurga ttg kehidupan ini.

        Bila saya masuk surga yang akan saya lakukan adalah menikmati makanan 
alam/buah-buahan yang sangat lezat tentunya, makan durian kali...emang ada ya 
buah yang berduri lagi disurga....

        --- On Mon, 8/4/08, Irsan Siregar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: Irsan Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Re: [Pemuda Advent] NGAPAIN SAJA KITA DI SURGA ??
          To: [email protected]
          Date: Monday, August 4, 2008, 5:31 AM


          Mmmm, you miss the point bro... Saya gak bicara soal Alkitab. Tapi 
soal 
          minat kita.

          Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa 
oleh-Nya 
          kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu 
          memberi kesaksian tentang Aku, (Yoh 5:39)

          Alkitab bercerita soal Yesus. Kita membaca Alkitab karena ingin 
mengenal 
          Yesus lebih dekat lagi, kan begitu? Kalau sekarang saja kita sudah 
tidak 
          berminat untuk membaca Alkitab (ie. mengenal Yesus), untuk apa ke 
surga?

          Keep smiling,
          Irsan

          Darmawan Triosa wrote:
          > saya kira disurga kita tidak perlu baca alkitab lagi...hal hal yang 
kita 
          > belum tahu tinggal tanya saja pada Yesus, pada Musa pada Yohanes 
          > pembaptis dll.
          > Alkitab hanya buku pedoman hidup kita selama ada didunia...kalo 
sudah 
          > disurga mungkin sudah tidak banyak manfaatnya
          > PDT Misah pernah Buat KKR di RSA cihamplas bandung beberapa tahun 
yang 
          > lalu. Beliau bercerita tentang kehidupan disurga nanti... beliau 
          > bercita cita ingin menanam pohon durian agar bisa menikmati buahnya 
          > disurga..waw keren juga.
          > 
          > 
          > ----- Original Message -----
          > *From:* Irsan Siregar <mailto:[EMAIL PROTECTED] com>
          > *To:* pemuda_advent@ yahoogroups. com
          > <mailto:pemuda_advent@ yahoogroups. com>
          > *Sent:* Monday, August 04, 2008 12:31 PM
          > *Subject:* Re: [Pemuda Advent] NGAPAIN SAJA KITA DI SURGA ??
          > 
          > Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau,
          > satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah
          > Engkau utus. (Yoh 17:3)
          > 
          > Di surga,kita lanjutkan pekerjaan kita di bumi, mengenal Tuhan :)
          > 
          > Jadi kalau di bumi kita bosan membaca Alkitab, di surga pasti lebih
          > bosan lagi. Bayangkan jumlah kitab yang tersedia tentang Tuhan kita.
          > Kalau di bumi kita bosan berbicara pada-Nya melalui doa, bayangkan
          > nanti, ketika kita senantiasa berada beserta-Nya.
          > 

       



   

Kirim email ke