Saya kira laptop cuma alat bantu untuk memudahkan si pengkhotbah  untuk 
menyampaikan firman Tuhan.Bila laptop divisualisasikan ke layar... makan si 
pendengar juga akan terbantu untuk memahami firman Tuhan dengan baik.
Dalam Dunia presentasi,materi yang akan disampaikan akan semakin baik jika di 
bantu dengan alat bantu seperti OHP,alat peraga,papan tulis, power point 
dll.Intinya sangat membantu. Teknologi  dan ilmu pengetahuan diberikan Tuhan 
untuk kita manfaatkan sebaik baiknya .Sebaiknya janganlah di sikapi dengan 
negatif thingking

----- Original Message ----- 
  From: pisctwentyfour 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, August 28, 2008 8:39 AM
  Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: [Sahabat-Advent] [DISKUSI] Laptop & Khotbah


        amin bung harriss...
        sy rasa inilah kesimpulan dari topik kita tentang laptop dan khotbah...
        kalaupun masih ada yang menambahkan silahkan
        untuk segala kekurangan, kebodohan, kekhilafan, kemalasan, kekasaran 
dan dlll..
        dihaturkan maaf yang sedalam dalamnya...semoga semua dapat diberkati 
olehNya...

        --- On Wed, 8/27/08, harris budi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

          From: harris budi <[EMAIL PROTECTED]>
          Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: [Sahabat-Advent] [DISKUSI] Laptop & 
Khotbah
          To: [email protected]
          Date: Wednesday, August 27, 2008, 2:26 AM


                Kalau pak p24 dan teman2 semilis lainnya rajin "mengekor" 
pengkotbah Non SDA (Gilbert L, Pariadji, Advent Bangun), ternyata mereka juga 
mengulang kotbahnya. Gilbert Lumondong misalnya, pada hari yg sama di tempat yg 
sama, tapi jemaat/pendengar yg berbeda, topik kotbahnya adalah sama atau yg itu 
juga. Coba deh buktikan omongan saya ini. Benar.
                Berarti bukanlah hal yg tabu, apa bila kita menjumpai atau 
memergoki seorang Gembala atau Awam yg berkotbah dgn topik kotbah itu-itu saja. 
                Memang tidak dapat kita pungkiri bahwa "treatment" yg itu-itu 
saja dapat mendatangkan suatu kebosanan. Beda-beda tipislah itu ketika kita 
makan dgn menu yg itu-itu saja, atau ketika kita bercinta dengan perempuan 
(baca istri) yg itu-itu saja. Munculnya rasa bosan itu adalah suatu hal yg 
manusiawi.
                Tapi.....
                ada suatu keistimewaan dan otoritas psikologis yg dimiliki oleh 
firman Tuhan saat dikumandangkan yakni "dia" harus diterima dengan senang hati 
walaupun harus berulang-ulang (itu-itu saja) kita dengar. Ketika kita 
mendengarkan kotbah yg itu-itu saja, kita dipantangkan (tidak diperkenankan) 
untuk protes (dalam arti yg halus), atau menjauhkan diri dari pendengaran kita. 
Apa kata bunda Ellen GW dalam bukunya ? : "mendengarkan/ mempelajari firman 
Tuhan dengan cara berulang-ulang akan memberikan kamu kekuatan yg ampuh untuk 
mengalahkan kuasa setan. (Kira2 begitu pesannya).
                Kebetulan saya adalah salah satu anggota Paduan Suara Hummeo 
Echoes Jakarta. Ada beberapa Kotbah (baca Lagu) yg kami nyanyikan itu-itu saja, 
saat melayani di berbagai Jemaat DKI. Barangkali Paduan Suara yg lainnyapun 
seperti itu. Kami tidak peduli apakah ada orang yg mengekor kami untuk 
mengetahui apakah lagu kami yg itu-itu juga. Yang kami nyanyikan atau 
persembahkan adalah produksi Allah. Kalaupun ada yg "protes", berarti dia sudah 
memprotes Allah. jadilah dia orang yg berdosa.
                Oleh karena itu rekan milis sekalian, marilah kita terima 
dengan ikhlas kotbah yg kita dengar di Gereja kita, apakah enak atau tidak 
enak, apakah bikin ngantuk atau tidak, bikin sedih atau bahagia, terimalah 
semua itu dengan sikap yg cerdas dan manis karena semuanya itu berasal dari 
Allah. Jangan salahkan kotbah jika kamu mengantuk, sebab jangan-jangan ngantuk 
itu terjadi oleh karena kamu yg kurang tidur ataupun lapar.


                Rgds,


                --- On Wed, 8/27/08, pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com> 
wrote:

                  From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
                  Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: [Sahabat-Advent] [DISKUSI] 
Laptop & Khotbah
                  To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                  Date: Wednesday, August 27, 2008, 11:40 AM


                        loh? siapa bilang menginjil itu hanya berkhotbah atau 
berbicara?
                        banyak cara kok seperti yang anda bilang itu...
                        hanya tergantung kreatifitas kita bagaimana meracik 
supaya orang2 bisa tertarik...
                        dengan mengambil kasus bahwa khotbah2 yang ada sudah 
ada di laptop teman2 atau sudah pernah dikhotbahkan sebelumnya, nah loh kan 
kembali kepada yang mengkhotbahkannya lagi..
                        biasanya terjadi kalo pas pelayanan dari jemaat ke 
jemaat (seperti yang dilakukan oleh para officer daerah atau konfrens contohnya 
hari sabat ini di jemaat A, next sabat di jemaat B trus khotbahnya itu lagi 
yang diulang..) 

                        --- On Tue, 8/26/08, harris budi <[EMAIL PROTECTED] 
com> wrote:

                          From: harris budi <[EMAIL PROTECTED] com>
                          Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: [Sahabat-Advent] 
[DISKUSI] Laptop & Khotbah
                          To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                          Date: Tuesday, August 26, 2008, 8:58 PM


                                Maaf saya ingin meluruskan/mengkore ksi sedikit.
                                Tidaklah salah, apa bila dalam mengabarkan 
ucapan Gusti Allah (menginjil) kita menciplak.
                                Tengok saja Musa, dia "menciplak" ucapan Allah. 
Pasalnya Allah sendirilah yg meminta Musa untuk menciplak ucapannya.
                                Kemudian memang kreatifitas itu perlu, tapi 
tidaklah salah apa bila dalam menginjil kita tidak mempunyai kreatifitas. 
Tengok saja orang bisu, mereka bisa mengabar injil tanpa berbicara. Mau tahu 
caranya? silahkan tanyakan kepada PA Taman Harapan...


                                Rgds,
                                Harris Sipahutar

                                --- On Wed, 8/27/08, pisctwentyfour 
<pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:

                                From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
                                Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: 
[Sahabat-Advent] [DISKUSI] Laptop & Khotbah
                                To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                                Date: Wednesday, August 27, 2008, 8:15 AM


                                sebenarnnya bukan dikurangi... malah harus 
difungsikan teknologi yang ada...
                                hanya masalahnya adalah budaya jiplak menjiplak 
lah yang harus dikurangi,, karena hal itu akan mengurangi kreatifitas kita 
dalam berkarya... bisalah untuk meniru hasil karya orang lain tapi jangan 
sepenuhnya .. harus ada perubahan ide dan kreasi kita tanpa mengurangi maksud 
dan tujuan topik yang di tiru itu..... pintar2 lah supaya topik yang kita 
bawakan di depan belum pernah ada sebelumnya apalgi di laptop orang lain...

                                salam...

                                --- On Tue, 8/26/08, donly sinaga 
<donlygmahk_karimun@ yahoo.com> wrote:

                                From: donly sinaga <donlygmahk_karimun@ 
yahoo.com>
                                Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: 
[Sahabat-Advent] [DISKUSI] Laptop & Khotbah
                                To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                                Date: Tuesday, August 26, 2008, 7:08 AM


                                emank benar seh.... budaya laptop dalam khotbah 
harus dikurangilah. ...
                                o..ia...karena di diskusi ini pdt.R.W.Sagala 
ada diteringati, maka saya selaku mantan murid beliau memohon kepada semua 
teman2 di milis ini untuk turut berdoa untuk pdt sagala yang sedang sakit.smoga 
Tuhan akan memberikan kesembuhan kepada beliau dan dapat kembali melayani 
Tuhan...(baru2 ini saya dapat kabar dari teman2 yang ada di PTASN)
                                thanks..GBU all..


                                --- On Mon, 8/25/08, pisctwentyfour 
<pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:

                                From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
                                Subject: Re: [Pemuda Advent] Re: 
[Sahabat-Advent] [DISKUSI] Laptop & Khotbah
                                To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
                                Date: Monday, August 25, 2008, 10:23 PM


                                bukan berarti menyepelehkan pendeta2 advent, 
walaupun banyak juga pendeta advent yang hebat berkhotbah tanpa laptop atau 
teks....tapi itulah yang terjadi sekarang ini... banyak bahan yang ibaratnya 
khotbah berantai... (tinggal copy paste) dan itu membuat para pendeta menjadi 
malas dan manja.. maunya yang praktis2 saja tidak ada kreatifitas. ..makanya 
pendeta2 jaman sekarang dijuluki "PENDETA LAPTOP". (kayak tukul kalo laptop 
mati gk bisa berbuat apa?) heheheeh

                                terus terang saya lebih enjoy mendengarkan 
khotbah dari pendeta2 yang bukan advent. topiknya tuh membara dan membuka 
hati...lebih semangat dan menyentuh... saya masih ingat waktu masih di jakarta 
sering mengikuti ibadah pemuda nya pdt GL ministry...tiap hari sabat jam 3 
sore... toh bagi saya hal itu gk menjadi masalah..

                                --- On Sun, 8/24/08, Richan S 
<richansitumorang@ gmail.com> wrote:

                                From: Richan S <richansitumorang@ gmail.com>
                                Subject: [Pemuda Advent] Re: [Sahabat-Advent] 
[DISKUSI] Laptop & Khotbah
                                To: Sahabat-Advent@ googlegroups. com
                                Date: Sunday, August 24, 2008, 5:31 PM


                                setuju bos,
                                khotbah baiknya kembali ke jaman batu 
saja...anggap saja kita lagi denger khotbah di atas sebuah bukit..pada tahun 
1500 SM hehehe
                                klo seminar dan ceramah masuk diakal lah klo 
pakai alat-alat moderen spt itu..

                                terus terang, saya sering ngantuk dan malah 
tertidur di gereja karena bahan yang di khotbahkan rata-rata sudah ada di 
notebook saya. tidur nya bukan aku buat-buat..tetapi memang alami bangat hehehe 
kalau di gereja tempat saya beribadah..khotbah kayaknya ga pake 
notebook-notebookan deh..paling notebook di pake untuk lagu sion dengan 
ayat-ayat saja..
                                bayangkan saja kalau misalnya khotbah nya itu 
persis sama dengan yang ada di notebook kita 4 atau 5 tahun yang lalu hehehe...

                                kebanyakan orang lebih senang dibawa 
berimajinasi. .melalui uraian kata-kata Firman dari mulut si pengkhotbah. .dari 
pada melihat gambar2 plus membaca text di layar.
                                silahkan ditambahkan oleh sahabat yang lain :-) 

                                btw, sabat lalu aku dapat berkat khotbah luar 
biasa dari seorang saudara kita..(nilai excellent) hehehe
                                ayatnya : Amsal 24:32 Aku memandangnya, aku 
memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran. (Tanpa Notebook)
                                cakrawala perasaan semua pendengar terbongkar 
dan terbuka..luar biasa. sampai hari ini khotbah itu masih mengiang-ngiang di 
pikiranku..

                                Salam,
                                rs

                                Tommy Sitompul wrote: 
                                Selamat Sabat All!

                                 

                                Waktu menghadiri acara Revival yg dibawakan 
Ps.Peter Gregory saya sgt terkesan dengan cara beliau menyampaikan firman 
Tuhan,semangatnya begitu tinggi dan disampaikan tanpa ada naskah tertulis. 
Semuanya sudah luar kepala even sampai membuka ayat2 yg terdapat dalam Alkitab. 

                                Ini sangat berbeda sekali dengan apa yg 
dilakukan oleh kebanyakan pendeta2 kita sekarang, kemana2 kalo berkhotbah harus 
ada laptop disampingnya. Bahkan saya pernah dengar cerita karena laptopnya 
error jadinya pendeta tsb tdk bisa berkhotbah dengan baik. 

                                 

                                Mohon tanggapan dari teman2 yg ada di milis 
Sahabat Advent ini ttg hal tsb. Apakah tdk sebaiknya pendeta2 kl berkhotbah 
tanpa laptop krn seharusnya mereka sudah menguasai bahan tersebut? Karena 
kesannya ada ketergantungan terhadap laptop/teknologi? 

                                 Jika ada pak pendeta yg ikut milis ini 
khususnya Pdt R.W. Sagala jangan tersinggung ya pak. Saya cuma pengen diskusi 
saja. Terimakasih n GBU 

                                 

                                 

                                Best Regards, 

                                Tom 


                                --~--~------ ---~--~-- --~------ ------~-- 
-----~--~ ----~
                                You received this message because you are 
subscribed to the Google Groups "Sahabat-Advent" group. 
                                To post to this group, send email to 
Sahabat-Advent@ googlegroups. com 
                                To unsubscribe from this group, send email to 
Sahabat-Advent+ unsubscribe@ googlegroups. com 
                                For more options, visit this group at 
http://groups. google.com/ group/Sahabat- Advent 
                                -~---------- ~----~--- -~----~-- ----~---- 
~------~- -~---






-- Salam,Richan S 

                                 

                                 

                               

                       

               

       



   

Kirim email ke