Microsoft membeli program. Jadi, karena toh programnya sudah milik Microsoft, mereka berhak mengubah apapun dalam program itu.
Kita tidak membeli program. Kita membeli lisensi program. Hak pengguna lisensi tertuang dalam License Agreement, yang biasanya memuat klausul larangan melakukan perubahan, dan reverse-engineering program dimaksud. Jadi ada perbedaan antara Microsoft dengan kita. WGA membantu Microsoft, tapi saya pikir tidak akan menghapus pembajakan. Pembajakan sendiri tidak ditentukan dari apakah Windows kita dianggap asli atau tidak oleh server Microsoft. Jadi, walaupun software bro Richan sukses mengakali server Microsoft, software bro Richan tetap software bajakan ;) Sama seperti uang palsu dah. Kita bisa saja membuat uang yang sangat mirip sehingga mengelabui ahli BI sekalipun. Tapi tetap saja uang kita palsu. Asli tidaknya uang tidak terletak pada kemampuan mengelabui ahli BI dan Polisi. Uang disebut palsu, jika otoritas yang mengeluarkannya salah. Software juga sama. Seorang petugas BSA ketika mendengar alasan mahalnya harga sebagai sebab pembajakan mengatakan, "Saat ini saya punya sebuah Ford. Kenapa tidak Mercedes? Karena saya gak sanggup beli. Di dunia ini memang begitu, kalau gak sanggup beli, jangan pake." Menurut si petugas BSA, software juga sama. Produk Microsoft mahal? Mungkin, tapi, kembali ke prinsip tadi, kalau gak sanggup beli, jangan pake :D Kita mungkin masih punya program bajakan di komputer kita. Mungkin bukan cuma program, MP3 kita juga bajakan. Tapi janganlah kita menyalahkan orang lain atau menyalahkan situasi sebagai alasan kita membajak. Keep smiling, Irsan Siregar Richan S wrote: > > > dear all, > tahu kah bro bahwa microsoft sering sekali membeli software tertentu > dari perusahaan lain dengan hanya merobah merek, nama dan benderanya > jadi microsoft sekaligus merobah sedikit tampilan supaya kelihatan lebih > mantap ?? mengapa kalau kita yang merubah-ubah apa yang kita sudah beli > langsung diponis pembajak. ini sungguh tidak adil bukan. > > untuk OS Windows (Xp/ Vista), apakah bro kira bahwa setiap OS OEM dalam > notebook di install di pabrik sana ?? cuma HDD nya saja disuntikkan OS > standard dari satu paket image di server berdasarkan tipe tertentu > seperti meng gost HDD. kalau anda tidak yakin coba bro cek COA nya > (Certification of Authenticity), apakah nomer yang ada di bawah notebook > baru anda dengan nomer seri yang ada di OS terpasang adalah sama ?? > hehehe berarti semua notebook OEM yang beredar di dunia ini adalah > meggunakan windows palsu alias bajakan karena nomer seri terpasang dan > sertifikatnya ternyata berbeda. > berarti ini penipuan bukan ?? kita tahu hal ini terjadi karena ketidak > mampuan microsoft maupun produsen notebook untuk meladeni semua penduduk > bumi ini dengan cara manual maupun dengan cara system yang mereka pasang > di official website : www.microsoft.com/genuine > > WGA (Windows Genuine Advantage) adalah sistem yang digunakan microsoft > untuk mengecek apakah windows anda asli atau palsu. > > >>>>>>>>>>>>>>> > > > Windows Genuine Advantage (WGA) untuk Windows Vista ----- snip for brevity > > tapi sudah lah, daripada kita meributkan hal yang kurang penting > ini..terserah kita saja lah dan kita sesuaikan lah dengan kantong kita > masing-masing hehehe... > seandainya aku seorang millioner tentu aku tidak mau pakai software yang > teranggap bajakan ini hehehe > > Lihat price list OS dan Software di bawah ini, ihh sungguh mengerikan hehehe > > Microsoft Windows Vista Ultimate SP1 Price US$ 323 > Part Number: 66R-02266 (harga sudah termasuk ppn 10%) > > Microsoft Office Ultimate 2007 Price US$ 650 > Part Number: 76H-00049 (harga sudah termasuk ppn 10%) > > Salam, > rs > > Irsan Siregar wrote: >> >> Hehehehe, >> >> Biasanya kaya buku aja. Kalau kita cuma punya 1 buku, bacanya harus >> bergantian. Kalau punya 20 buku, bisa dibaca 20 orang pada saat >> bersamaan. Software umumnya seperti itu. Mau diinstall di beberapa >> tempat boleh aja. Asal tidak dipakai *pada saat bersamaan*. >> >> Kecuali software OEM, lisensi software umumnya bisa berpindah tangan. >> Ada dua cara yang legal. Pertama: dijual. Pemilik pertama tidak berhak >> lagi menggunakannya. Kedua: didonasikan. Katakanlah kita memiliki >> lisensi CorelDRAW X3 (versi retail box). Kemudian kita upgrade ke X4 >> (versi retail box juga). Maka kita boleh mendonasikan seluruh isi paket >> CorelDRAW X3 kita (buku manual, cd, juga boxnya) ke sekolah atau >> organisasi nirlaba (termasuk gereja). Kalau begini, pemakai yang >> mendonasikan berhak untuk menggunakan X4 (tapi tidak X3) dan penerima >> donasi berhak untuk menggunakan X3 (tapi tidak X4). Tapi ini hanya >> berlaku untuk versi retail box, tidak untuk versi download :) >> >> Setau saya waktu tidak punya pengaruh untuk lisensi, kecuali dituliskan >> secara khusus di license agreement. Mau 2 tahun lagi diminta ompung, >> license agreement tetap berlaku :D >> >> Keep smiling, >> Irsan Siregar

