"Lupakan Mc Cain dan beralihlah ke Mc Donald"hehehehehehehe.....
--- On Tue, 9/16/08, Richan S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Richan S <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Pemuda Advent] PRESIDEN AMERIKA :Prediksi dari MILIS tetangga
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, September 16, 2008, 9:05 AM
Saya Copy-Paste ringkasan diskusi perpolitikan
hangat di amerika hingga hari ini :
Saya rencananya mau memilih McCain kata NyMbM
(nama samaran), celakanya sewaktu saya
menonton
wawancaranya dimuka podium, saya kaget, setiap pertanyaan dijawabnya
lama sekali sambil ter-menung2, dan kelihatannya dia lupa apa yang dia
mau ucapkan. Untuk menutupi linglungnya, dia sengaja banyak2 tersenyum.
Dibelakangnya kelihatan ada yang bisik2in.
Sewaktu ditanya policy-nya nanti setelah jadi presiden, dia enggak ada
jawaban sama sekali, dia cuma bilang, "saya akan melanjutkan apa yang
telah dilakukan Bush". Lalu ditanya lagi, yang sudah dikerjakan Bush
itu apa saja? Dia kaget enggak bisa menjawab, lagi2 ada yang bisikin,
kemudian dia bilang bahwa yang dikerjakan Bush itu adalah merencanakan
penarikan tentara Amerika dari Iraq secara bertahap berdasarkan
schedule yang sudah dibuat.
Enggak usah akurasi2an, cukup nonton saja kalo dia lagi kampanye. Kalo
memang meyakinkan, saya pasti pilih dia katimbang Obama. Tapi kalo
dia cuma mau ngasih jalan agar Sarah Palin bisa langsung jadi presiden
dengan cara dia mendadak mengundurkan diri dengan alasan kesehatan,
lebih baik enggak milih dia.
Saya kutip:
Siapapun yang bakal jadi Vice Presiden tidak bisa menutup kenyataan Mc
Cain merupakan calon presiden yang salah pilih karena orang Amerika
tentu tak mau memiliki presiden yang sudah linglung.
Obama Lebih Besar Kemungkinan Menangnya !!!
Kelemahan Obama hanyalah dia bukan kulit putih. Tetapi pemilih di
Amerika juga banyak yang bukan kulit putih, sedangkan banyak sekali
pendukung Obama yang juga berkulit putih.
Meskipun warna kulit berpengaruh besar dalam pemilu di Amerika, namun
rakyat Amerika lebih terpengaruh masalah keuangan mereka, terpengaruh
simpanan mereka, terpengaruh investasi mereka daripada pengaruh
perbedaan kulit.
Mc Cain hanyalah menyambung keserakahan keluarga Bush dan group
capitalist-nya.
Donatur2 untuk Obama jauh lebih besar dari donatur2 bagi Mc Cain.
Antara bulan Januari hingga Maret 2008, Obama berhasil mengumpulkan
dana sebesar $76 juta dibandingkan Mc Cain hanya berhasil mengumpulkan
sejumlah $3.1 juta saja.
Dengan hasil sumbangan pendukungnya, Obama memberikan sumbangan sebesar
$12 juta kepada team Olympiade Amerika ke Bejing.
Pengumpulan Pooling dimanapun dan kapanpun selalu Obama berada diatas
Mc Cain secara sangat meyakinkan.
Namun setelah Mc Cain menunjuk Sarah Palin sebagai vice presiden-nya,
ternyata terjadi kegoncangan para pemilih dimana akhir2 ini Mc Cain
berhasil mengungguli Obama sebesar antara satu hingga 3 point. Mc Cain
agak menang tipis akhir2 ini. Namun hasil ini kelihatannya tidak
konsistent, Mc Cain tetap sangat rapuh. Siapapun yang bakal jadi Vice
presiden tidak bisa menutup kenyataan Mc Cain merupakan calon presiden
yang salah pilih karena orang Amerika tentu tak mau memiliki presiden
yang sudah linglung.
http://www.realclea rpolitics. com/epolls/ 2008/president/ us/general_
election_ mccain_vs_ obama-225. html#polls
Situasinya masih relative sama2 kuat, enggak bisa dipastikan siapa yang
keluar jadi pemenangnya.
Kalo membandingkan program2nya, maka Obama yang bakal keluar jadi
pemenangnya karena dia berjanji sangat muluk2 yang masuk akal,
sebaliknya Mc Cain sama sekali enggak punya program apapun selain
melanjutkan kebijaksanaan si Bush. Kampanye Mc Cain sama seperti
kampanye orang pikun. Umurnya sudah ketuaan susah untuk bisa dipilih
jadi presiden apapun alasannya.
Obama sebenarnya tidak direncanakan untuk menang mewakili Demokrat,
namun oleh Partai Demokrat dia cuma dipasang untuk jadi figuran saja.
Jadi sewaktu dia bersaing dengan Hillary Clinton, mendadak cukong2 dari
partai Republik ngedrop dana untuk Obama agar Hillary Clinton bisa
tersingkir.
Apabila Hillary Clinton yang mewakili Demokrat, maka partai Republik
pasti kalah siapapun yang keluar mewakilinya karena Hillary Clinton
menang segala2nya.
Namun karena Hillary Clinton diganjel Obama akibat permainan cukong2
dari partai Republik sehingga terjungkal, maka Obama yang maju mewakili
Demokrat yang dirasakan merupakan saingan yang lebih ringan dari
Hillary Clinton.
Gagalnya Hillary Clinton betul2 parah melukai keluarga Clinton karena
untuk dana kampanye ratusan juta telah dikeluarkan dimana sebagian
besar uangnya berasal dari pinjaman yang berbunga. Begitu Hillary
Clinton kalah, Bill Clinton mata gelap dia caci maki semuanya termasuk
juga si Obama.
Akhirnya, untuk bisa menutupi hutang2nya, Hillary Clinton tawar2an
dengan Obama agar dirinya diangkat jadi wapres sehingga bisa ada jalan
membayar kembali hutang2nya selama kampanye. Dengan mendukung Obama,
Hillary dan Bill Clinton kemudian kembali kampanye mendukung Obama, dia
berdua mengajak pendukung2nya untuk memilih Obama padahal sebagian
besar pendukung2nya hanya akan mendukung Mc Cain apabila Hillary
Clinton kalah.
Demikianlah, permasalahan keuangan keluarga Clinton menjadi bahan debat
dan diskusi besar diseluruh Amerika. Masalah hutang keluarga Clinton
ini membuat rakyat Amerika marah besar, dan Obama makin tertekan,
mulanya dia setuju menunjuk Hillary Clinton untuk menjadi wakil
presiden-nya, tetapi pooling pendapat masyarakat berbalik mencerca
keluarga Clinton yang mata duitan ini. Keluarga Clinton jelas2
mendukung Obama se-mata2 untuk bisa dapat duit membayar kembali
hutang2nya. Penasihat Obama menganjurkan Obama membatalkan rencananya
menunjuk Hillary sebagai vice presiden, dan Obama akhirnya menunjuk
kepada Joe Biden dan tindakan Obama itu saya yakin tepat sekali karena
kalo sampai dia memilih Hillary Clinton, maka dia melakukan blunder
besar, karena Hillary Clinton bukan pasangan yang baik melainkan mata
duitan yang akan menggerogoti uang rakyat untuk membayar hutang2
pribadinya.
Dengan kondisi yang sekarang, Obama tetap mendapat suara pooling lebih
banyak dari Mc Cain, dan secara teoritis kalo dinilai dari keadaan
sekarang, sangat kecil kemungkinannya Mc Cain bisa memenangkan Obama.
Memang, penunjukkan S.Palin sebagai vice presiden oleh Mc Cain ada
sedikit merubah pooling yang meningkatkan suara untuk Mc Cain dan suara
untuk Obama sedikit menurun. TETAPI, perubahan suara pooling itu tidak
cukup bagi Mc Cain untuk melebihi banyaknya suara yang mendukung Obama.
Secara pribadi, saya adalah pendukung Mc Cain, saya tidak bersimpati
kepada Obama. Namun dalam menilai situasi kita harus benar2 berpegang
kepada realitasnya bukan kepada perasaan kita. Ternyata memang
pendukung Obama makin banyak karena Mc Cain sudah tampak pikun
sedangkan S Palin sama sekali tidak berbobot.
Kenyataannya bahwa donatur2 Obama melebihi donatur2 kepada Mc Cain.
Obama mendapatkan sekitar 10x lipat dari jumlah pendukung Mc Cain, dan
yang paling menyolok adalah bahwa perusahaan2 besar lebih mendukung
Obama dibandingkan mendukung Mc Cain.
Dengan hati berat, saya harus mengakui bahwa kecil sekali kemungkinan
Mc Cain bisa menang atau dengan lain perkataan bahwa Mc Cain pasti
tidak mungkin menang. Semoga analisa saya ini salah, saya sangat
antipati kepada Obama.
Penulis : NyMbM, GBU all