ya.. anggur nya satu bos//.. soalnya anggurnya yang sering kurang makanya kan
selalu dua kali, diakonnya melayani... kalo roti kan biasanya malah lebih
makanya ambil dua gk papa lah,,, ato ada aturan nya bahwa itu salah??
--- On Wed, 9/17/08, Richan S <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Richan S <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Pemuda Advent] FAKTA YANG TERSEMBUNYI DALAM PERJAMUAN...
To: [email protected]
Date: Wednesday, September 17, 2008, 6:22 PM
dear all,
sepenerawangan saya bahwa dahulu kala pada awal mula, pecahannya bukan bentuk
petak-petak seperti sekarang ini..namun terpecah-pecah sesuai dengan kepadatan
roti tersebut.
kalau lembek maka roti nya akan pecah mengikuti jalur lembek tersebut hehehe
sudah tentu bahwa bentuk pecahannya berkelok-kelok bukan?
Tuhan membagi-bagikan roti perjamuan kepada orang yang sedang linglung
ini....dengan kata lain belum pernah mereka melakukan hal aneh seperti ini.
mereka mengambilnya dengan penuh rasa sungkan dan segan-segan sambil
bertanya-tanya dalam hati, apa gerangan ini..sambil melihatin temannya
melakukan pengambilan roti tersebut, cara ngambilnya gimana sih..seperti
layaknya balita yang baru belajar mengambil sesuatu dari piring. semua
mengamati dan mengikuti seremonial itu dengan seksama sebab Tuhan Jesus ada
bersama mereka dan melihat mereka.
arti dari roti tersebut adalah tubuh Tuhan Jesus yang telah terkorbankan dan
bukan arti yang lainnya.
arti dari anggur tersebut adalah darah Tuhan Jesus yang telah terkorbankan dan
bukan arti yang lainnya.
btw, apakah anggurnya bro ambil dua porsi jg hihihi
takutnya kalau semua melakukan seperti yang bro lakukan, bisa kekurangan roti
dan gelas anggurnya nanti hihihihi
menurut saya satu porsi saja sudah cukup menjadi peringatan akan pengorbanan
Tuhan kita itu secara penuh dan sempurna, bukan separoh.
rs
pisctwentyfour wrote:
Adakah pemuda advent yang lain (yang ganteng2, yang cantik2, yang udah married,
yang masih single, yang udah punya pacar, yang masih jomblo dan masih betahh
berjomblo ria, yang udah kerja dan masih betahhh bekerja ato yang masih jg
nganggur, yang masih skul or masih kul ato yg lagi nyari bahan buat skripsi?
ato bahan makanan buat potlak hari sabat?) yang kebiasaannya sama seperti
kebiasaan yang aku perbuat?
INI FAKTA BUKAN FIKSI
Seperti biasa tiap kali ikut acara yang namanya upacara perjamuan kudus, saya
biasa mengambil roti 2 pieces (dibaca: pizzz) atau 2 buah (2 potong). gk tau
juga nih, apakah ini kebiasaan yang masuk kategori baik ato sebaliknya
kebiasaan yang buruk? saya sih tidak mau melihat dari sisi baik atau buruknya,
tapi yang penting ada beberapa faktor yang mengilhami dan menginspirasi
kebiasaan ini, baik dari sisi rohani maupun dari segi duniawi. baik.. mari kita
tengok dan cermati sisi dan segi itu:
1. mengambil dua roti dan bukannya satu mungkin karena satu itu tidak cukup
kali yah?! maunya lebih karena merasa tidak terpuaskan makanya 2 adalah pilihan
yang mungkin tepat,,, (seperti kata lagu sion no. 138 Aku Kasih Tuhan Lebih...
) ato mungkin terinspirasi juga dengan sebuah iklan yang mengatakan " saya
ambil dua"!!
2. dua roti melambangkan dua loh batu (10 hukum) yang memiliki arti kasih
kepada Tuhan dan kasih kepada manusia.
3. dua roti juga melambangkan dua kebutuhan yang tidak terpisahkan di dunia ini
yaitu kebutuhan akan makan dan kebutuhan yang utama yaitu datang setiap hari
kepada-NYA melalui doa dan pujian.
4. dua roti juga melambangkan dua sisi pribadi manusia yaitu baik dan jahat,
terang dan gelap, benar dan salah. sejahat dan seburuk buruknya perilaku
seseorang pasti ada sisi baiknya dan sebaliknya orang yang dianggap baik dan
paling baik pastinya memiliki sikap yang jelek dan tidak baik. yah.namanya juga
manusia. manusia kan manusia juga...!! ya iyalah, masak ya iya dongs..
Jadi, semuanya kembali kepada anda mau membuat dan meniru kebiasaan ini atau
tetap kepada kebiasaan yang anda lakukan.. yang penting hati anda jangan sampai
mendua karena yakobus mengatakan orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam
hidupnya...( tapi ini tidak berlaku bagi yang masih jomblo, bagaimana mau
mendua, satu aja belum dapat...)
--
Salam,
Richan S