ada satu fakta yang saya lihat dan rasakan dengan hati dan mata kepala sendiri menjangkiti sahabat2 kita umat advent, yang mungkinkah mereka menggenapi nubuatan itu? berikut ini uraiannya: fakta yang terjadi adalah bahwa apabila salah seorang ditunjuk mengambil bagian dalam suatu acara baik itu sebagai MC, pembaca ayat, berita mission,doa dkk (jadwal sudah dibagikan dan sudah ada di tangan yang bersangkutan jauh hari sebelumnya) banyak diantara mereka itu menolak dengan beberapa alasan seperti : - oh..kebetulan hari itu saya tidak ada di tempat. - waduh... suara lagi serak, batuk, radang dan lain lain. - lagi jagain anak kecil - tidak memakai kemeja, dasi, jas dan beberapa aksesori yang legal (dianggap pantas) dalam perbaktian.. karena ada beberapa yang tidak pantas seperti celana jeans, baju kaos, sendal dll.. - di jalan kena macet. - telat bangun hari sabat. - tidak siap dan beberapa alasan lain yang mungkin temans milis semua pernah mengalaminya. (silahkan ditambahkan..) oklah toleransi mungkin diberikan kepada yang membawakan khotbah (renungan) dan mungkin juga lagu pujian karena merasa bakatnya bukan disitu... tetapi untuk pembawa acara (MC), doa, berita mision, ayat inti dan hal2 ringan lainnya, masak sih sama sekali tidak bisa? segitu lemahnya kah mental orang orang yang mengaku umat Tuhan untuk hanya menjadi "penonton" saja dalam setiap acara kebaktian? masak yang tampil hanya orang itu itu saja? bosan? ya iyalah masak ya iya dongs..... dan otomatis jadwal yang selama ini sudah capek2 disusun tidak berlaku sama sekali. sangat disayangkan kalo hal ini terjadi kepada kita pemuda2 advent. bangga kah kita temans kalo kita datang ke acara gereja hanya datang duduk dengar diam dengkur selesai dan langsung pulang? oh oh... sangat disayangkan untuk kedua kalinya... marilah kita sesekali terlibat dalam "aksi panggung" rohani atau kah setidaknya memberikan pendapat dan pertanyaan dalam setiap diskusi SS....kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi...

