ternyata masalah halal dan haram bisa dibuat buat yah oleh manusia. yang haram bisa jadi halal dan yang halal bisa jadi haram , sesuai dengan kebutuhan manusia. Padahal Tuhan sudah jelas membuat aturan mana yang haram dan mana yang halal.dan hanya Tuhan yang berhak menentukan mana haram dan mana halal.sesuai dengan petunjuk alkitab
2008/10/8 Richan S <[EMAIL PROTECTED]> > FW: Milis tetangga. > > MUI Batal Mengharamkan Daging Sapi Import > > Beberapa tahun yang lalu kita pernah dikagetkan oleh ancaman MUI yang > mengharamkan daging sapi yang di Import dari Australia dan dari New Zealand. > Tapi tahun demi tahun telah lewat tanpa pernah ancaman ini dilaksanakan. > Akibatnya beredar macam2 rumor yang antara lain adalah MUI dan Depag > mendapatkan uang bungkam sehingga rencana mengharamkan daging sapi import > ini dibatalkan secara total. > > Awal mulanya ide mengharamkan daging sapi import ini datangnya dari > pelajar2 Islam Indonesia yang mendapat beasiswa belajar pertanian dan > peternakan di Australia dimana mereka menyaksikan kenyataan bahwa Sapi2 > Australia maupun New Zealand lebih besar lebih banyak dagingnya, dan lebih > sedikit lemaknya. Ternyata, sapi2 ini bukan cuma diberi makanan rumput2 > segar, melainkan juga dicampur dengan daging babi yang dikeringkan seperti > abon kemudian digiling halus untuk dicampur dedak dan rumput2an khusus > sehingga menghasilkan kualitas daging sapi yang sangat prima. > > Atas laporan dan bukti2 yang dibawa para sarjana peternakan dan pertanian > Indonesia lulusan Australia dan New Zealand inilah kemudian Dep.Agama dengan > pemerintah berembuk untuk melarang, menghentikan dan mengharamkan import > daging sapi dari Australia maupun dari New Zealand. > > Namun sebelum fatwa mengharamkan daging sapi import ini dilakukan, > pemerintah melakukan studi banding lebih dulu mengingat resiko Indonesia > kekuarangan daging sapi kalo import daging sapi ini dilarang. > > Dalam studi banding inilah, pemerintah jadi terkejut, ternyata kalo mau > mengharamkan daging sapi import dari Australia dan New Zealand, mau diganti > mengimportnya dari Cina, Taiwan, Korea, bahkan dari Amerika, ternyata > semuanya sudah standard bahwa daging babi yang dikeringkan dan digiling > halus itu memang merupakan campuran makanan sapi yang paling sehat dan > berkualitas. Bahkan, peternakan Sapi milik pak harto diseluruh Indonesia pun > mengimport makanan sapi itu khusus dari Australia karena Australia inilah > yang kualitasnya paling bagus meskipun cuma sedikit saja lebih mahal dari > makanan sapi yang diimport > dari Cina. > > Melalui pertimbangan yang mendalam akhirnya pemerintah melarang dan > membatalkan rencana untuk mengharamkan daging sapi dari Australia maupun > dari New Zealand. Logikanya, yang haram itu khan babinya, jadi kalo Sapinya > yang makan daging babi, tidak bisa kita mengharamkan daging sapinya. Karena > yang ada tertulis dalam Quran itu bahwa muslim diharamkan untuk makan daging > babi, tidak ada satupun ayat2 yang menyatakan bahwa Sapi yang makan daging > babi itu sapinya jadi haram. > > Celakalah umat Islam di Indonesia kalo import daging sapi itu diharamkan, > makin susah saja makan daging. Daging sapi yang haram juga pun makin mahal > harganya. Sebenarnya diseluruh dunia semua peternakan sapi, kambing dan ayam > sekalipun diberi makan campuran daging babi yang dikeringkan dan digiling > sangat halus. > > Biasanya, bukan dagingnya saja, melainkan terutama kulit babi itu yang > banyak calcium-nya yang bagus untuk pertumbuhan tulang anak2, dan daging > babi terkenal dengan kualitas proteinnya untuk menghasilkan kualitas daging > sapi, daging ayam, maupun daging kambing yang tinggi, baik, sehat, dan murah > harganya. > > > === > Info: Saya sedang mengikuti perkembangan info daging babi asal amerika > halal, karena makanannya kurma dari arab. hehehe ada ada saja. > === > > Secara diam2, Departement Pengawasan Makanan Arab Saudia menghalalkan > daging Babi Import khusus dari Amerika karena semua babi2 peliharaan dari > negeri ini hanya diberi makan korma yang tinggi sekali kandungan > protein-nya. > > Namun MUA (Majelis Ulama Arab Saudia) tetap memfatwakan babi sebagai > binatang yang haram dan diharamkan, dan daging babi yang berasal dari > Amerika karena makanan utamanya hanya korma, tidak boleh disebut sebagai > binatang babi tetapi disebut sebagai kambing Amerika. > > Perdefinisi, babi diharamkan Quran dan Islam karena binatang ini makan > makanan yang haram, makan najis, dll. Oleh karena itu, babi yang makan korma > perdefinisi tidak boleh dinamakan Babi meskipun kenyataannya adalah babi, > sama halnya Islam Ahmadiah tidak boleh dinamakan Islam meskipun kenyataannya > juga agama Islam. > > Baru kemarin saya saksikan laporan TV KABC tentang pemelihara Babi di > Orange County yang menuntut perusahaan Korma import dari Arab yang ternyata > mengandung bibit penyakit sehigga banyak Babi2 peliharaannya mati dan oleh > FDA dilarang untuk dijual. > > Setelah kejadian ini, semua perusahaan pemeliharaan Babi mengimport Korma > dari Meksiko bukan lagi dari Arab. > > Ternyata makanan babi2 peliharaan diseluruh Amerika adalah korma karena > korma itu halal dimakan sehingga babi juga halal dimakan semua umat Islam > diseluruh Amerika. > > Memang seringkali umat Islam diluar Amerika jadi irasional, religous > primitive, ilogical, karena kalo makan daging sapi itu halal karena makanan > Sapi itu juga halal, apa bedanya? Kenapa daging babi harus diharamkan > padahal babi itu selama hidupnya makan cuma korma yang halal dimakan oleh > semua orang Arab dan umat Islam ??? > > Bahkan di-beberapa negara Afrika para pemelihara sapi itu memberi makanan > kepada sapi2nya dengan mencampurkan dedak dengan daging babi, karena dedak > itu murah harganya dan daging babi itu penuh protein sehingga menambah > daging dan mengurangi lemak dari sapinya. Negara2 Islam terutama Arab Saudi > mengimport daging sapinya terutama dari Afrika karena selain dagingnya > banyak juga lemaknya sangat sedikit disertai rasanya lebih gurih dari daging > babi yang cuma makan korma dari Amerika. > > > Note : Berita ini jangan dipercaya dulu sebelum dapat referensinya. > > >

