menurut saya bursa di suspend itu ga wajar.
selain dari pihak direksi BEI yang tidak konsisten, bursa tidak punya peraturan 
untuk memberhentikan transaksi ntk sementara (suspend).
karena tugas utama bursa adalah sebagai fasilitator saja.
coba bayangkan klo anda sebagai fund manager di luar negeri yang ingin 
mengetahui portofolio anda di indonesia.
ini juga sebagai bumerang bagi indonesia, merusak citra & market indonesia.
(ini hanya pendapat pribadi saya saja, mohon maaf jika ada yang tersinggung)

_____________
kind regard,
arifin manurung



----- Original Message ----
From: Irsan Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, October 10, 2008 9:25:04 AM
Subject: Re: [Pemuda Advent] Rakyat RI Panik Karena Presiden Membekukan 
Perdagangan Saham


Suspend di Bursa Efek, walau tak sering, termasuk wajar dilakukan kok. 
Kalau gak salah Nikkei dan Hang Seng juga sempat disuspend. Biasanya 
dilakukan untuk meredam kepanikan temporal. Lagipula, dana yang panas 
biasanya bukan milik investor Indonesia, tapi investor luar yang 
biasanya memang dana jangka pendek. Korbannya bukan cuma Indonesia dan 
Asia, bursa Eropa juga anjlok kok. Saya gak melihat hubungannya dengan 
menipu rakyat Indonesia ;)

Lagipula, setau saya, suspend dilakukan oleh otoritas bursa, bukan oleh 
presiden. Jadi apa hubungannya dengan presiden?

Keep smiling,
Irsan Siregar

Richan S wrote:
> 
> 
> FW: Milis tetangga.
> 
> Rakyat RI Panik Karena Presiden Membekukan Perdagangan Saham
> 
> Judul diatas ini nadanya sih keren, se-olah2 tindakan presiden ini 
> sebagai kebijaksanaan politik atau ekonomi yang terkait dengan krisis 
> yang katanya melanda perekonomian Amerika sehingga Indonesia perlu 
> mengantisipasinya. Rakyat Indonesia kebanyakan enggak ngerti apa yang 
> sedang dilakukan presiden.
> Sebenarnya apa yang dilakukan presiden sangat sederhana, sama sekali 
> bukan kebijaksanaan ekonomi melainkan menipu rakyatnya sendiri, 
> merugikan rakyatnya sendiri.
> 
 


      

Kirim email ke