Saudara Pisc24, ini merupakan suatu kesaksian yg luar biasa, menakjubkan dan 
penuh inspiratif.
Menurut saya, Tuhanlah yg mengajak si Pendeta  yg adalah juga Ketua Sinode 
KINGMI itu ke Yerusalem. Dan Tuhan pula yg memperkenalkan makna Hari Sabat 
kepadanya. Benarlah kata sebuah buku bahwa "Tuhan itu bekerja dgn jalan yg 
misterius". Kadangkala, cara kerja Tuhan tak terpikirkan oleh kita.
Dengan kondisi KINGMI yg seperti sekarang ini, bagi kita ini adalah "kabar 
gembira", artinya bagi kita, SDA, ini merupakan peluang dimana Sabat adalah 
"selembar tiket masuk" umat GMAHK (SDA) ke alam kerohanian mereka. SDA 
khususnya Pemudanya akan lebih mudah mendekati, berbaur dgn mereka dengan cara 
mengajak/mengundang mereka berpartisipasi dalam acara PA Gabungan misalnya, 
dimana nantinya dalam acara PA tsb, secara "perlahan tapi pasti" doktrin SDA 
kita masukkan dalam alam pikiran mereka. Kita beritahukan apa dan bagaimanakah 
Sabat itu lewat acara Games, Renungan, Topik2 yg berbau sharing (Seminar) dan 
seterusnya...dan seterusnya. Selanjutnya biarlah Roh Kudus yg bekerja.
Besar harapan saya, dari sini kita akan menuai gandum yg banyak.




________________________________
From: Jhon Sriven <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, December 1, 2008 11:49:03 AM
Subject: Re: [PemudaAdvent] GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI JAYAPURA


Saudaraku seiman dalam Yesus Kristus,
 
Menurut hemat saya, umat kristen yang menyucikan hari Sabat tidak serta-merta 
boleh jadi anggota GMAHK.  Kalau seorang pemelihara Sabat tidak mengimani 
doktrin lain yang diimani GMAHK, maka jangankan mereka diharuskan gabung, minta 
gabung pun jadi anggota GMAHK tidak boleh diterima kecuali mereka mengimani 
seluruh dasar-dasar iman yg dianut oleh GMAHK, seperti makanan halal/haram, 
baptisan selam bagi yang sudah cukup umur, menerima Ellen White sebagai nabiah 
serta hal-hal lainnya.
 
Namun, sekiranya seluruh keyakinan mereka sejalan dengan keyakinan yang dianut 
GMAHK, maka tentu saja sebaiknya bergabung dalam satu wadah, agar bersatu dalam 
menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali.
 
Demikian sepintas pandangan saya.  Terimakasih.
 
Salam hormat,
 
Jhon Sriven  

--- On Sun, 11/30/08, pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com> wrote:

From: pisctwentyfour <pisctwentyfour@ yahoo.com>
Subject: [PemudaAdvent] GEREJA KINGMI MENYUCIKAN HARI SABAT...DI JAYAPURA
To: "PEMUDA ADVENT" <pemuda_advent@ yahoogroups. com>, "PA DKI" <[EMAIL 
PROTECTED] com>, "pomanet pa" <[EMAIL PROTECTED] .com>
Date: Sunday, November 30, 2008, 8:12 PM


sabat kemarin tanggal 29 nov 08, saya dengan cell group mengikuti ibadah sabat 
di salah satu gereja yg bukan advent (KINGMI = GEREJA KEMAH INJIL) tapi 
beberapa minggu terakhir ini sudah merayakan hari sabtu sebagai hari sabat... 
tapi tetap setiap hari minggu melaksanakan ibadah seperti biasanya..walaupun 
belum semua anggota jemaatnya yang datang, tetapi yang hadir cukup lumayan ada 
sekitar 30 orang.
 
alasan utama knp mereka sudah mempercayai bahwa hari sabat yang benar adalah 
hari sabtu krn beberapa waktu yang lalu salah satu pendeta mereka yg juga 
adalah ketua sinode mereka, gereja kemah injil... berkunjung ke yerusalem dan 
mendapati di sana orang2 semua pergi ke gereja pada hari sabtu.. malah sempat 
mereka dikatakan orang kristen yang aneh karena hari sabat aja mereka gk tau... 
dari kunjungan itulah setelah pendeta ini kembali ke jayapura, beliau mengajak 
anggota jemaatnya untuk mulai menyucikan hari sabat yaitu hari sabtu....
 
mereka menganggap bahwa mereka akhirnya mendapatkan kebenaran yang sesungguhnya 
ttg hari sabat, kebenaran yang selama ini tersembunyi. kebenaran yang selama 
ini mereka tidak mau tahu..kebenaran yang mereka abaikan.. sehingga saya 
menganggapnya bahwa mereka sudah mulai fanatik tentang hari sabat...
 
ada satu kalimat pernyataan yang sempat saya dengar dari mereka adalah bahwa 
orang2 advent itu menganggap hari sabat adalah milik mereka, milik organisasi 
mereka sehingga siapa pun yang akhirnya menyucikan hari sabat mereka harus 
menjadi anggota jemaat gereja advent... maka dari itu saya ingin temans semua 
memberikan komentar dan pendapat bagaimana seharusnya kita bersikap kepada 
mereka....
 
rencana nanti tanggal 10 - 12 , rabu - jumat akan diadakan seminar ttg sabat di 
gereja mereka, ini juga ada permintaan mereka... 
 
    


      

Kirim email ke