Ini ada Artikel bagus, saya terusin dari temen kantor saya.
 GBU All.
Best Regards, 


MICHEL KOTTEN 
CDMA 021 9192 5081, Smart 088 111 48401, Mobile 0813 8242 9191, YM 
michel_kotten 



----- Pesan Diteruskan ----
Dari: Michel Kotten <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Senin, 11 Mei, 2009 11:11:54
Topik: Fwd: FW: [KHK-Solo] Fwd:Killer Statement



---------- Forwarded message ----------
From: Michel Kotten <[email protected]>
Date: 11 Mei 2009 11:11
Subject: Fwd: FW: [KHK-Solo] Fwd:Killer Statement
To: Fellowship of Bikers <[email protected]>


 



-------- Forwarded Message --------

Ada sebuah istilah komunikasi negatif dalam Kecerdasan Emosional yang disebut 
killer statement. 

Apa itu killer statement?

Gampangnya,killer statement itu adalah segala bentuk pernyataan kita yang kita 
keluarkan, sadar maupun tidak, tetapi melukai dan mampu merusak mental maupun 
semangat orang lain.

Jenis-jenis killer statement ini, tanpa sadar kita dengar setiap hari, atau 
barangkali tanpa sadar kita keluarkan dengan maksud bercanda, memotivasi, tapi 
justru merusak. 
Nah, kalimat-kalimat perusak jiwa yang menghasilkan perasaan yang negatif pada 
diri seseorang itulah yang seringkali kita sebut killer statement.

Menariknya, sejarah dunia komik pun pernah mencatat akibat buruk dari killer 
statement yang pernah diterima oleh dua anak bernama Jerry Siegel dan Joe 
Shuster. 
Kisahnya begini: 
Di masa depresi yang melanda Amerika pada 1933, Jeery Siegel mempunyai ide 
menciptakan seorang tokoh pahlawan anak-anak yang mempunyai kemampuan luar 
biasa.
Tenaganya lebih kuat dari besi, bisa terbang dan asalnya dari planet lain.
Maka, bersama dengan temannya yakni Joe Shuster yang pandai melukis, 
diciptakanlah untuk pertama kalinya gambaran manusia baja tersebut.

Tetapi gambaran komik manusia super itu tidaklah begitu menarik. 
Kecaman dan kritikan diterima.
Selama enam tahun berturut-turut komiknya pun ditolak sana-sini.
Hingga akhirnya, puncak kehancuran mental Siegel dan Shuster terjadi saat 
mereka mendengar ada editor dari Detective Comics yang membutuhkan komik 
strips. Lantas mereka pun mencoba menjual kepada mereka.
Tapi, saat membuka-buka dan melihat gambaran komik mereka, para editor pun 
tertawa dan berkata, "Wah, nggak akan ada yang percaya dengan ide komik seperti 
ini. Gambarnya murahan dan tak mungkin laku dijual". 

Maka, karena sudah terlalu frustrasi dengan penolakan dan kalimat yang 
menghancurkan itu, Shuster dan Siegel akhirnya sepakat menjual komik serta 
segala hak ciptanya kepada Detective Comics hanya senilai US$130.

Perhatikan baik-baik, hanya seharga US$130 ! 

Tapi, itulah kesalahan terbesar Siegel dan Shuster akibat terlalu mendengarkan 
killer statement yang diterimanya. 
Karena, beberapa saat setelah komiknya dibeli, karakter komiknya ternyata 
menjadi pujaan. 
Anda pasti bisa menebak. 
Itulah tokoh Superman, manusia Krypton dengan kemampuan terbang, penglihatan 
super serta kekuatan fisik yang luar biasa.
Komik Superman menjadi begitu laris, hingga difilmkan, karakternya menjadi 
tokoh idola anak-anak. 
Sementara Shuster dan Siegel, penciptanya yang pertama, hanya bisa gigit jari. 
Tokoh Superman menjadi populer dan meraup keuntungan miliaran dolar AS. 
Tapi tokoh penciptanya hanya mendapat US$130, bahkan hidup dalam utang dan 
kemiskinan.

Untungnya, pada 1975 setelah mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari publik yang 
menganggap Detective Comics tidak berperikemanusiaan dengan membiarkan pencipta 
Superman hidup dalam miskin, akhirnya Detective Comics sepakat memberikan 
jaminan finansial.

Tetapi, kalau kita melihat kembali, itulah harga dari sebuah killer statement 
yang telah menghancurkan karir dan kehidupan dua orang bocah bernama Shuster 
dan Siegel.

Pembaca, kisah ini kiranya membuat kita sadar akan bahaya dari killer statement 
dalam hubungan interpersonal kita. 
Memang, kadang killer statement ini diucapkan tidak dengan intensi yang 
negatif, tapi dampaknya, sungguh merusak! 
Namun, bisa juga killer statement ini diucapkan dengan maksud khusus untuk 
menjatuhkan mental orang yang mendengarnya.

Tip penting:

Pertama, 
hati-hati dengan killer statement yang mungkin kita ucapkan baik kepada anak 
kita, pasangan hidup kita, rekan kerja maupun bawahan kita.
Killer statement ini menunjukkan bahwa kalimat yang diucapkan tanpa 
pertimbangan, bisa membunuh potensi, kemampuan maupun karakter baik seseorang.
Karena itu, kalaupun Anda sedang stress, sedang tidak dalam kondisi mood untuk 
bicara, merasa tidak puas dengan hasilnya, ataupun merasa tidak suka dengan apa 
yang Anda saksikan, usahakan untuk menghindari menggunakan kalimat yang bernada 
menghancurkan atau mencela.

Kedua,
kita sendiri sebagai orang yang akan dan biasa menerima killer statement dari 
orang-orang di sekitar kita, lebih baik kita siapkan anti virus bagi kita 
sendiri.
Anti virus ini berisi kalimat lain yang kita ucapkan pada diri kita sendiri, 
meskipun orang lain sudah mengatakan killer statement itu kepada kita.
Dalam workshop Kecerdasan Emosional yang kami lakukan, salah satu latihan yang 
kami berikan adalah dengan menggunakan kalimat penguatan positif yang cepat 
menetralkan meskipun orang lain telah mengatakan hal yang buruk kepada Anda.

Menariknya, juga di salah satu acara kontes menyanyi, ada seorang penyanyi 
kodang yang sudah tua, tapi diundang menjadi tamu untuk juri.
Saat itu ada seorang penyanyi yang mendapat penilaian buruk dan akhirnya 
tersingkir.
Saat sebelum mundur, si penyanyi tua ini memberikan nasihat, "Jangan pedulikan 
hasil penilaian ini buatmu. Yang penting adalah kuatkanlah dirimu terus. 
Sayapun tidak pernah menjuarai kontes menyanyi, toh dengan kegigihan, saya bisa 
menjadi seorang penyanyi. Teruslah berlatih dan buktikan dirimu bisa berhasil".
Wow!!,mata saya berkaca-kaca mendengar motivasi dari sang artis dan bintang 
penyanyi tua ini.
Sungguh suatu kata-kata penguatan yang luar biasa. 

Andapun harus mengatakan hal yang sama kepada diri Anda, saat Anda diberikan 
kata-kata negatif ataupun killer statement. 
Ingatlah pembaca, jangan sampai potensi dan kemampuan Anda dirusak oleh 
kata-kata dari kalimat orang yang tidak bertanggung jawab. 
Merekalah yang sebenarnya punya masalah dengan diri mereka. 
Jangan biarkan mereka merusak diri Anda.
Jangan biarkan mereka mencuri mimpi Anda.

Sumber: Killer Statement oleh Anthony Dio Martin
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

(tambahan... )

Killer statement ini akan sangat berbahaya bila diterapkan dari orang dewasa 
(bisa dalam hal ini orang tua) kepada anak-anak terutama yang berumur -9bulan 
sampai remaja. 

Kenapa -9 bulan ? karena sadar atau tidak, seorang ibu yang sedang mengandung 
anaknya (bahkan saat pembuahan baru saja terjadi), akan mempunyai pengaruh 
terhadap si janin yang sedang dikandungnya. 

Mungkin di antara kita pernah mendengar 'gugon tuhon' yang melarang orang tua 
untuk membunuh hewan apa pun saat si ibu sedang hamil."Kuwalat!" katanya. 
Percaya atau tidak, kadang ada beberapa orang yang 'terpengaruh' saat2 
pembunuhan itu, dan bisa mempengaruhi kondisi kejiwaannya, dan itu 
mengakibatkan pengaruh terhadap janin yang sedang dikandung oleh si ibu. 

Why ?,
bagaimanapun juga, situasi kejiwaan seseorang akan mempengaruhi kondisi 
metabolismenya. 
Perubahan-perubahan yang terjadi saat otak bekerja merespon segala hal yang 
masuk (baik itu kejadian, emosi, saat bertengkar dengan pasangan atau suasana 
hati) akan membuat tubuh menghasilkan banyak zat kimia yang bisa mempengaruhi 
kondisi si jabang bayi juga.

Demikian pula dengan killer statement. 
Meski si jabang bayi-pun masih berada di dalam rahim, tapi karena killer 
statement itu juga mempengaruhi kondisi kejiwaan, dan akhirnya metabolisme 
tubuh, maka si jabang bayi pun akan merasakan juga. 
Demikian pula ketika si bayi sudah lahir.
Ia memang hanya bisa mengungkapkan dengan sedikit cara, belum bisa bicara. 
Tapi, justru di saat seperti inilah killer statement merupakan alat ampuh yang 
benar-benar akan membunuh karakter dan kepribadian si anak. 
Killer statement (KS) itu akan mengendap dalam bawah sadar anak-anak, dan itu 
akan menjadi semacam 'meterai' yang sulit sekali dihilangkan.

Jadi buat teman-teman yang punya (atau akan punya) anak, guru, pengajar, 
aktivis sekolah minggu dan semua peran yang berhubungan dengan anak/remaja. 
Tolong untuk berhati-hati dengan KS ini, karena pembunuhan karakter adalah 
kekejaman yang tidak terperi. 
Masa anak-anak hingga remaja adalah masa pembentukan karakter yang akan 
berperan penting dalam membentuk jati dirinya.  






-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Now you can get life insurance anytime & anywhere, JUST CLICK IT THEN GET IT @ 
www.clickforlife.co.id
 

-- 
GBU All.
Best Regards,

MICHEL KOTTEN 
CDMA 021 9192 5081, Smart 088 111 48401, Mobile 0813 8242 9191, YM michel_kotten
-www.fellowshipofbikers.org- 

-- 
GBU All.
Best Regards,

MICHEL KOTTEN 
CDMA 021 9192 5081, Smart 088 111 48401, Mobile 0813 8242 9191, YM michel_kotten
-www.fellowshipofbikers.org-


      Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa 
mendapatkan semuanya. http://id.mail.yahoo.com

Kirim email ke