Subject: WJTDIY & GMAHK YOSODIPURO KEBAKARAN !!!

Eits ... jangan panik dulu ...
Gereja kita masih utuh kok ... tapi memang WJTDIY & khususnya Gereja Yoso baru 
saja mengalami kebakaran ... emang apa yang kebakaran?

Tanggal 19-21 Juni 2009 kemarin Dir Pemuda Advent WJTDIY bekerjasama dengan 
Desires of Ages (DOA) Ministry & ISMA (Indonesia Senior Missionary Association) 
mengadakan acara "Youth Prayer & Bible Camp" di Bumi Perkemahan PENGGARON 
Ungaran dengan tema "BORN & BURNT AGAIN".

Kurang lebih sekitar 200an orang turut serta mengikuti acara ini yang sebagian 
besar adalah orang-orang muda berusia antara 15-30 tahun. Acara ini benar-benar 
menjadi acara yang sangat berarti bagi orang muda khususnya membuat orang-orang 
muda lahir dan terbakar kembali semangat kerohanian mereka.

Acara pembukaan pada hari jumat petang diawali dengan acara Vesper oleh Pdt. 
Donny Ch, yang kemudian dilanjutkan SESI 1 materi acara ini yang dibawakan oleh 
Ps. Park Yun Gown (Dir. 1000MM Indonesia) dengan topik "Pengantar 'Bible 
Meditation' & Exodus Motive".

Sabtu pagi, tepatnya jam 4.00 WIB orang-orang muda sudah kembali berkumpul di 
aula untuk mengikuti SESI-2 Bible Meditation yang dipandu oleh Sony Maromon. 
Orang-orang muda diajakan me-meditasikan satu perikop dalam Daniel 3 tentang 
kisah Sadrakh, Mesakh & Abednego. Dari Sesi-2 ini, peserta diajak untuk 
mempraktekkan materi yang sudah diterima malam sebelumnya mengenai meditasi 
alkitab. Bagaimana untuk menggali pertanyaan, mendapatkan jawabannya & 
mengaplikasikannya didalam kehidupan.

Sepanjang hari Sabat dari pagi hingga tutup Sabat orang-orang mendapat brkat 
yang luar biasa dari berbagai Firman Tuhan yang disampaikan. Pada SESI-3 Glen 
Sianipar dari ISMA melalui acara Loving Time memberikan praktek penginjilan 
melalui hubungan persahabatan, bahkan orang-orang muda diajak untuk 
mempraktekkan bagaimana melalui hubungan pertemanan menjadi satu alat untuk 
saling menguatkan kerohanian satu sama lain, baik  melalui pembicaraan 
langsung, bahkan melalui alat komunikasi seperti telp/hp. 

Ps. Park Yun Gown kembali memberikan materi "Biblical Prayer Concept" pada 
sesi-4, dengan Pdtm. Jolly Suot sebagai penerjemah, orang-orang muda diajak 
untuk melihat bahwa ternyata DOA memiliki kuasa yang sangat besar, pengalaman 
hidup dari Ps. Park yang dibagikan menjadi bukti bagaimana melalui DOA ada 
hal-hal yang diluar nalar manusia terjadi oleh karena doa yang dijawab oleh 
Tuhan. Orang yang sakit, sembuh melalui kuasa doa. Gereja yang tadinya kecil .. 
berkembang menjadi sangat besar.. melalui kuasa doa.

Setelah makan siang orang-orang muda diajak untuk mempraktekan kehidupan yang 
penuh doa dalam sesi-5. Dengan dipandu oleh Pdtm. Jolly Suot orang-orang muda 
diajak mempraktekan beberapa model doa, baik itu doa pribadi, doa kelompok, 
bahkan ada juga "shouting prayer". Orang-orang muda yang tadinya agak canggung 
dalam berdoa mulai menikmati dan justru merasakan kedekatan yang lebih dalam 
kepada Yesus saat berdoa kali ini.

Menjelang renungan tutup sabat yang dibawakan oleh Pdt. Suciyanto, Markus 
Sulaiman (Ketua ISMA) menyampaikan promosi dari 1000 Missionary Movement. 
Promosi ini cukup menggugah orang-orang muda, karena mereka dapat melihat 
ternyata ada banyak orang-orang muda seperti mereka yang saat ini tengah 
bekerja melayani Tuhan menjadi missionary di berbagai pelosok daerah. Beberapa 
orang dari ISMA memberikan kesaksian mereka selama mengikuti program 1000MM 
ini, bagaimana mereka merasakan manfaat dan berkat yang luar biasa selama 
mengikuti program 1000MM baik yang ada di Filipina maupun yang ada di Manado.

Kesaksian terakhir disampaikan oleh Pdt. Avian Sadondang yang saat ini bertugas 
menggembalakan umat-umat Tuhan di pedalaman Papua. Kesaksian yang mengharukan 
sekaligus sangat menguatkan manakala mendengar perjuangan beliau mengabarkan 
injil kebenaran di pedalaman papua hingga saat ini. Seringkali nyawa menjadi 
taruhan, dan harus siap menanggung resiko kematian. Namun demikian melalui 
kesaksian ini terbukti bahwa ALLAH kita adalah ALLAH yang berkuasa dan sangat 
mengasihi kita. Pdt. Avian tidak memiliki latar belakang medis, namun dalam 
pelayanannya Tuhan gunakan dia menjadi seorang Pendeta, seorang Pengajar 
(Guru), dan juga menjadi seorang Dokter bagi masyarakat disana. Hal-hal yang 
tidak pernah terbayangkan terjadi oleh karena kuasa Tuhan. Menyembuhkan orang 
yang sakit kanker payudara hanya dengan rempah-rempah yang ada, membantu 
seorang ibu yang mengalami kesulitan proses melahirkan hanya dengan menggunakan 
minyak tawon ... dan berbagai hal diluar nalar manusia .... itu semua terjadi 
... bukan karena alat sederhana yang digunakan, bukan oleh kekuatan Pdt. Avian, 
tetapi karena Kuasa TUHAN menyertai dia selama melayani masyarakat di pedalaman 
Papua.

Seusai kesaksian dari Pdt. Avian Sadondang, diadakan suatu panggilan oleh Pdt. 
Wilcox Siringoringo kepada orang-orang muda untuk menjadi missionary. Sabtu 
malam itu ... 5 orang muda maju ke depan memenuhi panggilan ini. Tangis haru 
dan kebahagiaan mengiringi langkah orang-orang muda ini maju ke depan, oleh 
sebab keputusan ini didapatkan melalui pergumulan yang sangat berat. Menjadi 
seorang missionary adalah keputusan antara hidup & mati, bukan keputusan 
sembarangan dan bisa diambil secara asal-asalan.

Pada hari minggu pagi setelah renungan pagi, panggilan kedua diadakan untuk 
meneguhkan panggilan yang pertama. Ke lima orang muda yang telah maju semalam 
tetap teguh untuk maju menjadi missionary bagi Tuhan ... dan puji Tuhan ... 
selain ke enam orang muda ini ... 3 orang muda yang lain menyusul setelah 
memenangkan pergumulan mereka sepanjang malam untuk mengambil keputusan menjadi 
missionary bagi Tuhan.

Inilah mengapa penulis memberi judul WJTDIY kebakaran, karena memang 
orang-orang muda di WJTDIY telah terbakar semangat kerohanian mereka dan 
terbakar semangat penginjilan mereka, karena selain ke delapan orang muda yang 
siap dikirim ke manado untuk mengikuti program 1000MM ada 21 orang muda yang 
berkomitmen bekerja untuk Tuhan di jawa tengah di tengah-tengah aktifitas 
mereka saat ini. 

Lalu apa hubungannya dengan Yosodipuro Kebakaran? Dari 8 orang muda yang siap 
dikirim ke manado, 5 orang diantaranya adalah dari Jemaat Yosodipuro. Rasa 
kehilangan tidak dipungkiri tetap ada karena mereka adalah orang-orang muda 
yang aktif dalam aktifitas pelayanan di jemaat, tetapi rasa syukur tetap lebih 
besar karena orang-orang muda kita pergi bukan untuk hal yang sia-sia, tetapi 
mereka pergi untuk memenuhi panggilan Tuhan. Kita semua perlu berbangga 
memiliki orang-orang muda yang penuh semangat bekerja bagi Tuhan, dan kiranya 
semangat ini dapat menular & membakar orang-orang muda dan anggota jemaat yang 
lainnya.

Ke delapan orang muda yang siap dikirim ke program 1000MM di Manado adalah:

1. Haley Christian (Yosodipuro)
2. Puji (Yosodipuro)
3. Triyono (Salatiga) 
4. Dwi Purwati (Bibis Luhur)
5. Paul (Gandrungmangu)
6. Amala Sukarno (Yosodipuro)
7. Doddy (Yosodipuro)
8. "pemudi" (Yosodipuro) --belum berkenan disebut namanya--

Mohon dukungan doa dari kita semua bagi orang-orang muda kita ini supaya Roh 
Kudus Tuhan berkuasa dan terus menguatkan mereka. Karena selama 1 bulan ke 
depan sebelum keberangkatan pastilah mereka akan mengalami berbagai tantangan 
yang dapat melemahkan keputusan mereka. Mereka akan memulai pendidikan mereka 
di 1000MM pada tanggal 3 Agustus sehingga sebelum tanggal tersebut mereka harus 
sudah tiba di Campus 1000MM Manado.

MARI MENGINJIL!!, YESUS PASTI SEGERA DATANG!!


Salam,
Ari Palgunadi

Kirim email ke