Khusus Buat Yang Capek dan Lelah Melayani Tuhan:
Isi Email ini bagus sekali, Sudah diterjemahkan dari teks aslinya
REQUEST FOR TRANSFER (Permohonan Pindah).
Kepada: Panglima Angkatan Bersenjata Rohani, Yesus Kristus:
Dengan Hormat,
Saya menulis ini untuk meminta Anda sebagai Panglima untuk memindahkan saya ke
pekerjaan yang lain seperti administrasi atau pekerjaan yang mudah saya
kerjakan yang tidak ada kritikan. Saya mengajukan ini dengan beberapa alasan:
Saya memulai karir saya sebagai prajurit, namun karena beratnya peperangan,
Anda telah dengan cepat mempromosikan saya. Anda telah mengangkat saya menjadi
Kapten dan memberikan tanggung jawab yang sangat besar.
Ada begitu banyak prajurit di bawah saya, dan saya terus menerus
dipanggil untuk memberikan nasehat, motivasi dan membuat keputusan dan mencari
penyelesaian masalah.
Anda telah menempatkan saya sebagai Kapten, walau saya tahu
kemampuan saya cuma seorang prajurit, terimakasih akan hal pengangkatan tsb
tapi sekarang keadaan saya sedang sekarat..
Tolong pindahkan saya...Tolong Jendral..
Saya ingat sekali dulu Anda menjanjikan untuk memenuhi SEGALA KEPERLUAN SAYA
untuk peperangan ini. Tapi, Jenderal, saya ingin memberitahukan gambaran yang
sesungguhnya.
Seragam saya yang dulunya Bersih, bagus, rapi dan licin, sekarang
telah kotor karena dipenuhi dengan noda darah dari orang-orang yang saya
tolong.
Kaki saya capek sekali karena setiap hari berjalan bermil-mil untuk
mengunjungi anak buah saya dan Senjata saya sudah menjadi usang dan aus
karena peperangan yang terus menerus setiap detik dengan musuh.
Bahkan buku petunjuk yang saya punya, sudah robek-robek karena dipakai terus
menerus dan huruf-hurufnya sudah menjadi lapur..
Jendral yang saya Hormati ...
Dulu Anda berjanji untuk terus bersama-sama saya di setiap peperangan,
tetapi gemuruh peperangan sangatlah mengerikan dan serangan semakin banyak
terjadi kepada saya dan suasananya begitu riuh dan sangat kacau, saya tidak
dapat mendengar atau melihat Anda...
Saya merasa sendiri dan kesepian..Mengapa anda tidak menemani saya
Jendral...??Saya Capek Jendral..Saya Letih Jendral..Tapi saya tetap ingin
MELAYANI Anda,
Hari ini saya memohon dengan sangat rendah hati,Tolong pindahkan saya
Jendral..Saya tidak mau masuk dalam susasana dan peperangan seperti ini..
Pokoknya, Jangan taruh saya dimedan Peperangan ini.
Tertanda,
Pahlawan yang Setia tapi Lelah.
BALASAN:
Kepada: Tentara yang Lelah, Angkatan Bersenjata Rohani
Di: Medan Perang.
Perihal: Permohonan Pindah
Dengan Hormat,
Permohonan pindah dari Saudara telah ditolak.
Saya mengajukan keberatan.
Karena: Saudara sangat dibutuhkan untuk peperangan ini.
Saya telah memilih Saudara dan Saya akan memenuhi segala janji saya untuk
memenuhi semua keperluan Saudara dalam peperangan ini.
Saudara tidak perlu turun pangkat atau dipindahkan dari Jabatan saudara.
Saudara tidak cocok untuk menjadi Administrator atau pekerjaan ringan lainnya..
Saudara membutuhkan sesi khusus Yaitu Sesi SENTUHAN YESUS.
Saya telah menyiapkan sebuah tenda di medan perang yang kedap dari
segala hiruk pikuk medan perang, dan akan dijaga ketat oleh sebatalyon
PASUKAN KHUSUS.
Saya akan bertemu dengan Saudara di sana, dan Saya akan
memberikan Saudara istirahat. Saya akan mengganti segala yang lama dan usang,
dan
akan membuat semuanya menjadi baru.
Saudara sudah terluka dalam peperangan. Luka-lukamu terlihat, bukan
hanya dari luar, tapi dari luka dalam sehinggaLUKA DIDALAM dirimu yang
melemahkan engkau..
Saudara harus disembuhkan..
dan Saya akan menyembuhkan luka-luka saudara.
Saudara telah menjadi lemah di medan perang, dan perlu dikuatkan kembali.
Saya akan menguatkan Saudara dan menjadi sumber kekuatan saudara.
Saya akan mencurahkan bagi Saudara KEKUATAN KHUSUS.
Jika saudara terluka SEGERALAH MELAPOR KEPADA SAYA AGAR SAUDARA SEGAR KEMBALI
DALAM MENGHAPADI PEPERANGAN INI.
Dengan penuh belas kasihan,
Panglima Angkatan Bersenjata, Yesus Kristus
************ ***
Minggu lalu selepas kebaktian gereja, seorang teman bercerita
tentang kasus orang-orang atau pelayan-pelayan Tuhan yang akhirnya meninggalkan
pelayanan dan meninggalkan Gereja, walaupun dulunya sangat berapi-api melayani
Tuhan. "Dengan kacamata umum,
Biasanya mereka akan di-cap dan di-nodai sebagai sosok yang negatif,
tidak setia, dan sering digosipi yang tidak baik bahkan banyak Hamba Tuhan
yang BERGOSIP NEGATIF tentang pelayan-pelayan Tuhan.," ujarnya.
"Tapi apakah ada yang tahu, pergumulan yang
dia (Pelayan-pelayan Tuhan) hadapi waktu pelayanan, permasalahan dia....Dan
adakah orang yang mengerti dengan benar permasalahan yang dihadapinya yang
mengakibatkan dia akhirnya meninggalkan Pelayanan ???"
Saya cuma senyum... senyum sedih maksudnya.
Saya mengerti maksudnya.
Dalam pelayanan kita lebih mudah untuk bertanya, "Halo....kok jadi begini sih?"
atau
"Kalau dikasih tugas itu mbok yang bener ngerjainnya…"
Daripada bertanya, "Halo, apa kabar? Bagaimana kedaanmu, bagaimana
kehidupanmu??
bagaimana kabar Keluargamu, apa baik-baik saja?
Kalau perlu apa-apa kasih tahu saya yah biar saya bantu..."
Seringkali atas nama pelayanan kita mengabaikan arti pelayanan itu
sendiri.
Pelayanan dari kata "layan", artinya kita melayani. Tapi manakala
sudah sedemikian "maju" kemudian malah kehilangan esensi "layan"
tersebut.
Sahabat-sahabat saya di milis ini, mungkin ada di antara saudara yang aktif
Melayani Tuhan tapi anda terus dikrikik dan terus digosipi negatif, bahkan
banyak orang menghindari anda karena suara-suara negatif dari orang lain,
Pesan saya: layani terus Tuhan !!
Saya teringat kata-kata dukungan kepada beberapa orang muda yang suka melayani
dari hamba Tuhan Pdt JS Perangin-angin:
"Saya suka dengan orang-orang yang suka melayani Tuhan, kalau ada orang yang
mengritik kalian, katakan seperti ini:Pak kritiklah yang tidak mau melayani
bukan yang suka melayani (sambil tersenyum),Lalu beliau lanjutkan, seharusnya
orang-orang yang suka melayani itu didukung, dan kalau tidak pas dengan
konsepnya yah dinasehati atau didoakan supaya semakin baik pelayananya."
"Sahabat-sahabat seiman,
"Mungkin anda tidak melihat bahwa Tuhan ada bersama dengan anda dalam
peperangan hidup ini,
Tapi yang penting TUHAN MELIHAT ANDA ada bersama dengan Tuhan di dalam
peperangan ini."
***********
Teruntuk semua tentara yang sedang lelah di medan perang.
Keep it up!!!!!
Never give up!!!!!!.God be with u.
CHRISTINE SATORI.