Rabu, 21 Oktober 2009 | 20:42 WIB
KOMPAS.com - Bicara soal kamar tidur pasti berkaitan dengan kenyamanan. 
Tapi, sudah tahukah Anda bahwa tempat tidur tak bisa diletakkan di 
sembarang tempat?

Dalam menata kamar tidur, aspek kenyamanan memang yang paling utama. 
Intinya adalah membuat pengguna bisa segera beristirahat tanpa terganggu 
apapun. Kenyamanan bisa diperoleh dengan penggunaan lampu yang temaram, 
material kayu yang hangat, atau seprai dan bed cover yang lembut.

Sudah cukupkah itu semua?

Ada hal penting yang sering terlupakan, yaitu posisi tempat tidur. 
Sekilas mungkin terdengar sepele, tapi tunggu dulu, salah posisi bisa 
membahayakan kesehatan lho.

Jadi, perhatikan baik-baik beberapa posisi tempat tidur yang tidak 
disarankan ini:

* Tepat di depan pintu. Aliran udara langsung melaju ke arah tubuh 
sehingga bisa menimbulkan penyakit.

* Merapat ke dinding. Selain menyulitkan ketika mengganti seprai, warna 
dinding bisa belang karena bagian bawahnya tertutup tempat tidur. Bukan 
itu saja, dinding yang berbatasan langsung dengan kamar mandi sangat 
lembap dan berbahaya untuk kesehatan.

* Di sebelah jendela. Bukan hanya angin yang masuk melalui jendela, 
tetapi juga debu. Sangat bahaya bagi Anda yang berpenyakit asma.

* Di bawah AC. Ini sangat berbahaya untuk kesehatan. Udara AC memang 
sejuk, tapi bila terpapar langsung semalaman jelas bisa bikin masuk 
angin. Apalagi kalau anginnya mengarah langsung ke kepala, wah bisa 
sakit kepala seharian tuh.

Posisi terbaik tempat tidur memang di bagian tengah ruangan dengan 
headboard menempel ke dinding, dan dilengkapi dengan meja nakas di kedua 
sisinya. Namun bila ukuran ruangan tak memadai, yang penting sisakan 
jarak sekitar 40-60 cm dari dinding di samping tempat tidur.

Coba cek lagi. Sudahkah tempat tidur anda berada dalam posisi yang tepat?

Kirim email ke