pantasan saya makannya "dupirleb" dua piring lebih hehe
ternyata kasiat dari tertawa rupanya.
rs
On 7/21/2010 4:54 PM, Maxwel Kapitan wrote:
Bro Echel
Hahahhahahah, kalau nafsu makannya uda besar? tertawanya dikurangin
aja, tapi cukup dengan senyuman aja.... biar imbang gitu....
Salam
Maxwel Kapitan
<<send from BerryBerry Pinjaman, Pulsa Baru Minjam dan sinyal timbul
tenggelam, meski dekat BTS TELKOMSEL>>
------------------------------------------------------------------------
*Dari:* Herschel Najoan <[email protected]>
*Kepada:* [email protected]
*Terkirim:* Rab, 21 Juli, 2010 15:46:03
*Judul:* Re: [PemudaAdvent] Tertawa Bisa Tingkatkan Nafsu Makan
Bro Maxwell,
Kalau begitu saya nggak mau tertawa aja deh .... abis nafsu makan saya
besar ..... apalagi kalau sering tertawa ....bisa bsia saya nggak
berhenti-henti makan hee...hee...
rdgs,
Echel
----- Original Message -----
*From:* Maxwel Kapitan <mailto:[email protected]>
*To:* hakekatku_00@ yahoogroups. com
<mailto:[email protected]> ; Hakekat Muda Grups
<mailto:[email protected]> ; istiq...@yahoogroup
s.com <mailto:[email protected]> ; islam-kristen@
yahoogroups. com <mailto:[email protected]> ;
gmahkcp...@yahoogro ups.com <mailto:[email protected]> ;
parapemikir@ yahoogroups. com <mailto:[email protected]>
; pemudapersis@ yahoogroups. com
<mailto:[email protected]> ; Pemuda Advent
<mailto:[email protected]> ; istiq...@yahoogroup s.com
<mailto:[email protected]> ; prole...@yahoogroup s.com
<mailto:[email protected]> ; 1888kemangpratama@
yahoogroups. com <mailto:[email protected]>
*Sent:* Wednesday, July 21, 2010 3:44 PM
*Subject:* [PemudaAdvent] Tertawa Bisa Tingkatkan Nafsu Makan
Tertawa memiliki efek yang serupa dengan olahraga. Sesi
kegembiraan yang diberi nama /'laughercise'/ ternyata dapat
meningkatkan suasana hati, mengurangi hormon stres, meningkatkan
sistem kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan tingkat
kolesterol jahat.
Lebih lanjut, sama halnya dengan olahraga, tertawa bisa merangsang
nafsu makan, menyediakan cara potensial untuk membantu pasien
kurang gizi, yang tidak bernafsu dengan makanan mereka. Dalam
menurut penelitian yang dikutip /Daily Mail/
Para sukarelawan penelitian diminta untuk melihat dua video
berdurasi 20 menit, yakni video berisi adegan mengerikan dan video
humor. Para peneliti mengukur tekanan darah dan kedua tingkat
hormon nafsu makan; /leptin /dan /ghrelin/. Tidak ada efek
signifikan yang terlihat setelah relawan melihat video mengerikan.
Tapi, melihat adegan lucu menyebabkan perubahan dalam tekanan
darah dan penurunan tingkat /leptin/. Efek ini sama halnya dengan
efek secara langsung setelah seseorang melakukan olahraga yang
disertai dengan peningkatan nafsu makan.
Ilmuwan California, Dr Lee Berk mengatakan, "Nilai dari penelitian
ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan mendapat wawasan baru,
pemahaman, dan opsi lebih lanjut bagi para pasien yang tidak dapat
menggunakan aktivitas fisik untuk menormalkan atau meningkatkan
nafsu makan."
”Banyak pasien berusia matang yang nafsu makannya menurun akibat
depresi dan kurangnya aktivitas fisik. Pasien ini mungkin dapat
menggunakan /"laughercise"/ untuk membantu mendapatkan kembali
nafsu makannya,” kata para ilmuwan.
Nafsu makan menurun juga sering terlihat pada pasien lanjut usia
yang ditinggalkan pasangannya karena kematian dan rasa sakit kronis.
”Menariknya, emosi positif yang dihasilkan sukarelawan, seperti
halnya bermain musik, bernyanyi dan tertawa riang. Tertawa adalah
obat yang baik,” tukas Dr Berk.
Salam
Maxwel Kapitan
<<send from BerryBerry Pinjaman, Pulsa Baru Minjam dan sinyal
timbul tenggelam, meski dekat BTS TELKOMSEL>>